<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rakyat Sekarang Bisa Tidur Nyenyak, Tidak Takut Mafia Tanah</title><description>Sekarang rakyat dapat tidur dengan nyenyak tanpa khawatir tanahnya akan dirampas oleh mafia tanah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/24/340/2960045/rakyat-sekarang-bisa-tidur-nyenyak-tidak-takut-mafia-tanah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/24/340/2960045/rakyat-sekarang-bisa-tidur-nyenyak-tidak-takut-mafia-tanah"/><item><title>Rakyat Sekarang Bisa Tidur Nyenyak, Tidak Takut Mafia Tanah</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/24/340/2960045/rakyat-sekarang-bisa-tidur-nyenyak-tidak-takut-mafia-tanah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/24/340/2960045/rakyat-sekarang-bisa-tidur-nyenyak-tidak-takut-mafia-tanah</guid><pubDate>Rabu 24 Januari 2024 22:35 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/24/340/2960045/rakyat-sekarang-bisa-tidur-nyenyak-tidak-takut-mafia-tanah-nFPTDvJrj6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penyerahan 500 sertifikat tanah di Pekanbaru Riau (Foto: Kementerian ATR/BPN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/24/340/2960045/rakyat-sekarang-bisa-tidur-nyenyak-tidak-takut-mafia-tanah-nFPTDvJrj6.jpg</image><title>Penyerahan 500 sertifikat tanah di Pekanbaru Riau (Foto: Kementerian ATR/BPN)</title></images><description>PEKANBARU - Sekarang rakyat dapat tidur dengan nyenyak tanpa khawatir tanahnya akan dirampas oleh mafia tanah. Hal itu disampaikan oleh Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Raja Juli Antoni, saat menyerahkan 500 sertifikat tanah di Pekanbaru, Riau, pada Rabu (24/1/2024).

Dalam keterangan yang diterima, sertifikat yang diserahkan oleh Wakil Menteri ATR/BPN tersebar di berbagai kelurahan diantaranya Kelurahan Muara Fajar Barat, Umbah Sari, Sidomulyo barat, dan Tengkerang Tengah.


BACA JUGA:
Debat Cawapres, JK: Penuh Gimik untuk Jatuhkan Orang Lain


Dalam sambutannya, Raja Antoni mengungkapkan betapa pentingnya memliki sertipikat tanah, sebab sertipikat menjadi tanda bukti kepemilikan yang sah atas suatu bidang tanah. Sehingga dapat meminimalisir terjadi sengketa tanah.

&amp;ldquo;Maka dari itu sertifikat ini sangatlah penting untuk tanah Bapak/Ibu. Karena menjadi bukti kepemilikan sehingga nanti tidak bisa orang lain mengakui tanah Bapak/Ibu,&amp;rdquo; kata Raja Antoni.


BACA JUGA:
Wamen ATR/BPN Bagikan 616 Sertifikat Tanah di Bengkalis: Mohon Dijaga


Selain itu, dirinya juga menjelaskan bahwa sertifikasi tanah di era kepemimpinan Presiden Jokowi meningkat pesat dibanding dengan pemerintahan sebelumnya. Menurutnya, pada Era Jokowi, sertifikasi tanah menjadi 7 juta sertipikat pertahun padahal sebelumnya hanya 500 ribu sertifikat pertahun.

&amp;ldquo;Peningkatan sertifikasi tersebut karena program Presiden Jokowi yang bernama Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL),&amp;rdquo; sambung Wakil Menteri ATR/BPN.Politikus  Partai Solidaritas Indonesia tersebut mengatakan, sertifikat yang diterima juga dapat digunakan untuk agunan ke bank. Sehingga apabila di antara para penerima sertifikat tersebut ada yang berkeinginan untuk membuka usaha bisa dijadikan sebagai modal.

&quot;Kalau mau diagunkan, boleh, tapi tolong datang ke bank yang resmi, supaya tidak terjadi masalah di kemudian hari,&quot; imbuh Raja Antoni.


BACA JUGA:
Presiden Jokowi Sebaiknya Cuti Selama Masa Kampanye Pilpres 2024


Raja Antoni kemudian meminta supaya para penerima sertifikat tersebut dapat menjaga sertifikatnya dengan baik seperti melakukan fotocopy supaya sertipikatnya dimiliki beberapa rangkap.

&quot;Jadi mohon dijaga betul sertifikatnya, tolong difotocopy. Sehingga apabila hilang, bisa diganti baru oleh Kantor Pertanahan Pekanbaru,&quot; pungkas Raja Antoni.</description><content:encoded>PEKANBARU - Sekarang rakyat dapat tidur dengan nyenyak tanpa khawatir tanahnya akan dirampas oleh mafia tanah. Hal itu disampaikan oleh Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Raja Juli Antoni, saat menyerahkan 500 sertifikat tanah di Pekanbaru, Riau, pada Rabu (24/1/2024).

Dalam keterangan yang diterima, sertifikat yang diserahkan oleh Wakil Menteri ATR/BPN tersebar di berbagai kelurahan diantaranya Kelurahan Muara Fajar Barat, Umbah Sari, Sidomulyo barat, dan Tengkerang Tengah.


BACA JUGA:
Debat Cawapres, JK: Penuh Gimik untuk Jatuhkan Orang Lain


Dalam sambutannya, Raja Antoni mengungkapkan betapa pentingnya memliki sertipikat tanah, sebab sertipikat menjadi tanda bukti kepemilikan yang sah atas suatu bidang tanah. Sehingga dapat meminimalisir terjadi sengketa tanah.

&amp;ldquo;Maka dari itu sertifikat ini sangatlah penting untuk tanah Bapak/Ibu. Karena menjadi bukti kepemilikan sehingga nanti tidak bisa orang lain mengakui tanah Bapak/Ibu,&amp;rdquo; kata Raja Antoni.


BACA JUGA:
Wamen ATR/BPN Bagikan 616 Sertifikat Tanah di Bengkalis: Mohon Dijaga


Selain itu, dirinya juga menjelaskan bahwa sertifikasi tanah di era kepemimpinan Presiden Jokowi meningkat pesat dibanding dengan pemerintahan sebelumnya. Menurutnya, pada Era Jokowi, sertifikasi tanah menjadi 7 juta sertipikat pertahun padahal sebelumnya hanya 500 ribu sertifikat pertahun.

&amp;ldquo;Peningkatan sertifikasi tersebut karena program Presiden Jokowi yang bernama Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL),&amp;rdquo; sambung Wakil Menteri ATR/BPN.Politikus  Partai Solidaritas Indonesia tersebut mengatakan, sertifikat yang diterima juga dapat digunakan untuk agunan ke bank. Sehingga apabila di antara para penerima sertifikat tersebut ada yang berkeinginan untuk membuka usaha bisa dijadikan sebagai modal.

&quot;Kalau mau diagunkan, boleh, tapi tolong datang ke bank yang resmi, supaya tidak terjadi masalah di kemudian hari,&quot; imbuh Raja Antoni.


BACA JUGA:
Presiden Jokowi Sebaiknya Cuti Selama Masa Kampanye Pilpres 2024


Raja Antoni kemudian meminta supaya para penerima sertifikat tersebut dapat menjaga sertifikatnya dengan baik seperti melakukan fotocopy supaya sertipikatnya dimiliki beberapa rangkap.

&quot;Jadi mohon dijaga betul sertifikatnya, tolong difotocopy. Sehingga apabila hilang, bisa diganti baru oleh Kantor Pertanahan Pekanbaru,&quot; pungkas Raja Antoni.</content:encoded></item></channel></rss>
