<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Transaksi Mencurigakan Pemilu 2024, PPATK Harus Kuat</title><description>PPATK menemukan adanya dugaan transaksi yang mencurigakan selama Pemilu 2024.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/25/338/2960611/soal-transaksi-mencurigakan-pemilu-2024-ppatk-harus-kuat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/25/338/2960611/soal-transaksi-mencurigakan-pemilu-2024-ppatk-harus-kuat"/><item><title>Soal Transaksi Mencurigakan Pemilu 2024, PPATK Harus Kuat</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/25/338/2960611/soal-transaksi-mencurigakan-pemilu-2024-ppatk-harus-kuat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/25/338/2960611/soal-transaksi-mencurigakan-pemilu-2024-ppatk-harus-kuat</guid><pubDate>Kamis 25 Januari 2024 22:12 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/25/338/2960611/soal-transaksi-mencurigakan-pemilu-2024-ppatk-harus-kuat-BHV2zqmOvR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/25/338/2960611/soal-transaksi-mencurigakan-pemilu-2024-ppatk-harus-kuat-BHV2zqmOvR.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan adanya dugaan transaksi yang mencurigakan selama Pemilu 2024.

Terkait hal tersebut sejumlah mahasiswa dari Barisan Mahasiswa Indonesia (BIMA Indonesia) mendukung kepada Kepala Pusat PPATK Ivan Yustiavandana. Untuk itu, pihaknya mendorong agar PPATK tak boleh dilemahkan.

&amp;ldquo;Dukungan mahasiswa terhadap PPATK untuk terus mengawal dan memberantas dan pengawasan terhadap aliran dana yang mencurigakan selama pemilu berlangsung,&amp;rdquo; ujar Koordinator BIMA Indonesia, Riyadi, kepada wartawan di Jakarta, Kamis (25/1/2024).

BACA JUGA:
3 Fakta Terkait Temuan PPATK soal Transaksi Mencurigakan 100 Caleg yang Mencapai Rp51 Triliun


Riyadi menambahkan, bahwa penting bagi semua pihak untuk mendukung langkah-langkah dan ketegasan PPATK dalam mengungkap dugaan transaksi yang mencurigakan tersebut. Salah satunya dengan memberikan dukungan sepenuhnya.

&amp;ldquo;Jika ada lembaga yang konsisten untuk tetap berdiri sebagai penyelamat bangsa maka harus didukung penuh oleh seluruh elemen,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
Respons KPK Soal Temuan PPATK soal Transaksi Mencurigakan 100 Caleg Capai Rp51,4 Triliun


Temuan transaksi mencurigakan yang dilaporkan oleh PPATK merupakan tindakan kejahatan yang tidak bisa ditoleransi. Ia melihat hal ini juga sebagai bentuk kejahatan terkait dengan pencucian uang, yang berpotensi menyebabkan kemiskinan di kalangan masyarakat.


Riyadi menambahkan, PPATK harus berani menghadapi intimidasi apa pun, terutama setelah mendapat dukungan langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengawasi transaksi yang mencurigakan terkait Pemilu 2024.



&amp;ldquo;Mari kita dukung PPATK dan menyelamatkan PPATK dari gangguan-gangguan yang ada, kita harus tetap berdiri konsisten menyelamatkan lembaga ini. PPATK pasti akan kuat bersama mahasiswa dan rakyat,&amp;rdquo; pungkasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan adanya dugaan transaksi yang mencurigakan selama Pemilu 2024.

Terkait hal tersebut sejumlah mahasiswa dari Barisan Mahasiswa Indonesia (BIMA Indonesia) mendukung kepada Kepala Pusat PPATK Ivan Yustiavandana. Untuk itu, pihaknya mendorong agar PPATK tak boleh dilemahkan.

&amp;ldquo;Dukungan mahasiswa terhadap PPATK untuk terus mengawal dan memberantas dan pengawasan terhadap aliran dana yang mencurigakan selama pemilu berlangsung,&amp;rdquo; ujar Koordinator BIMA Indonesia, Riyadi, kepada wartawan di Jakarta, Kamis (25/1/2024).

BACA JUGA:
3 Fakta Terkait Temuan PPATK soal Transaksi Mencurigakan 100 Caleg yang Mencapai Rp51 Triliun


Riyadi menambahkan, bahwa penting bagi semua pihak untuk mendukung langkah-langkah dan ketegasan PPATK dalam mengungkap dugaan transaksi yang mencurigakan tersebut. Salah satunya dengan memberikan dukungan sepenuhnya.

&amp;ldquo;Jika ada lembaga yang konsisten untuk tetap berdiri sebagai penyelamat bangsa maka harus didukung penuh oleh seluruh elemen,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
Respons KPK Soal Temuan PPATK soal Transaksi Mencurigakan 100 Caleg Capai Rp51,4 Triliun


Temuan transaksi mencurigakan yang dilaporkan oleh PPATK merupakan tindakan kejahatan yang tidak bisa ditoleransi. Ia melihat hal ini juga sebagai bentuk kejahatan terkait dengan pencucian uang, yang berpotensi menyebabkan kemiskinan di kalangan masyarakat.


Riyadi menambahkan, PPATK harus berani menghadapi intimidasi apa pun, terutama setelah mendapat dukungan langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengawasi transaksi yang mencurigakan terkait Pemilu 2024.



&amp;ldquo;Mari kita dukung PPATK dan menyelamatkan PPATK dari gangguan-gangguan yang ada, kita harus tetap berdiri konsisten menyelamatkan lembaga ini. PPATK pasti akan kuat bersama mahasiswa dan rakyat,&amp;rdquo; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
