<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peristiwa Heroik Sangasanga, Para Pejuang Sobek Bendera Belanda Ganti Jadi Merah Putih</title><description>Sanggasana merupakan wilayah yang kaya akan sumber daya alam sehingga menarik minat Belanda.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/27/337/2961267/peristiwa-heroik-sangasanga-para-pejuang-sobek-bendera-belanda-ganti-jadi-merah-putih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/27/337/2961267/peristiwa-heroik-sangasanga-para-pejuang-sobek-bendera-belanda-ganti-jadi-merah-putih"/><item><title>Peristiwa Heroik Sangasanga, Para Pejuang Sobek Bendera Belanda Ganti Jadi Merah Putih</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/27/337/2961267/peristiwa-heroik-sangasanga-para-pejuang-sobek-bendera-belanda-ganti-jadi-merah-putih</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/27/337/2961267/peristiwa-heroik-sangasanga-para-pejuang-sobek-bendera-belanda-ganti-jadi-merah-putih</guid><pubDate>Sabtu 27 Januari 2024 07:02 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/27/337/2961267/peristiwa-heroik-sangasanga-para-pejuang-sobek-bendera-belanda-ganti-jadi-merah-putih-c8rlrtrSWD.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Aksi teaterikal Peristiwa Sangasanga. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/27/337/2961267/peristiwa-heroik-sangasanga-para-pejuang-sobek-bendera-belanda-ganti-jadi-merah-putih-c8rlrtrSWD.jpeg</image><title>Aksi teaterikal Peristiwa Sangasanga. (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Sangasanga jadi lokasi bersejarah masyarakat mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Sangasanga merupakan kecamatan di pesisir wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara. Letaknya sekitar 30 km dari Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Sanggasana merupakan wilayah yang kaya akan sumber daya alam sehingga menarik minat Belanda. Insinyur pertambangan Belanda J H Mendten dan anggota timnya berhasil menemukan sumber minyak di wilayah Sangasanga.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kisah Masa Kecil Barack Obama di Menteng Jakarta Pusat

Mengutip Antara berdasarkan catatan markas ranting LVRI Sangasanga, Tentara Belanda (NICA) pada 1945 menguasai Sangasanga untuk mengeruk kekayaan alamnya. Hal ini yang menjadi asal mula terjadinya peristiwa merah putih Sangasanga. Rakyat Sangasanga bersikeras mengusir Belanda melalui perlawanan tiada henti. Tujuannya saat itu merebut gudang senjata milik Belanda. Caranya dengan mengalihkan perhatian Belanda melalui beragam kesenian daerah. Rencana itu pun dilaksanakan pada 26 Januari 1947.

BACA JUGA:


Kisah Dendam Ratu Kalinyamat Usai Keluarganya Dibunuh Arya Penangsang&amp;nbsp;
Rencana berhasil, senjata dan amunisi Belanda yang dicuri dibagikan kepada para pejuang. Mereka melancarkan perlawanan untuk merebut wilayah pada pukul 03.00 Wita. Para pejuang berhasil memenangkan pertempuran. Pada pukul 09.00 Wita, ditandai dengan diturunkannya bendera Belanda oleh La Hasan, Sangasanga berhasil diambil alih oleh para pejuang.

Bendera Belanda dirobek pada bagian biru sehingga menyisakan warna merah dan putih saja, diiringi teriakan merdeka dari para pejuang serta masyarakat setempat.Peristiwa tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi warga Sangasanga, terlebih para pejuang yang terlibat mempertaruhkan nyawa. Sebagai tanda peringatan, didirikan monumen perjuangan yang juga terukir nama-nama para pejuang.



Aksi heroik pada pejuang tersebut diperingati sebagai peristiwa Perjuangan Merah Putih Sangasanga 27 Januari. Setiap 27 Januari selalu digelar beragam kegiatan oleh warga setempat, di antaranya napak tilas dan pameran pembangunan. Meski bukan termasuk warga Sanggasana, kita harus turut menghargai para pahlawan yang terlibat dalam peristiwa merah putih Sangasanga karena tujuannya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
</description><content:encoded>JAKARTA - Sangasanga jadi lokasi bersejarah masyarakat mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Sangasanga merupakan kecamatan di pesisir wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara. Letaknya sekitar 30 km dari Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Sanggasana merupakan wilayah yang kaya akan sumber daya alam sehingga menarik minat Belanda. Insinyur pertambangan Belanda J H Mendten dan anggota timnya berhasil menemukan sumber minyak di wilayah Sangasanga.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kisah Masa Kecil Barack Obama di Menteng Jakarta Pusat

Mengutip Antara berdasarkan catatan markas ranting LVRI Sangasanga, Tentara Belanda (NICA) pada 1945 menguasai Sangasanga untuk mengeruk kekayaan alamnya. Hal ini yang menjadi asal mula terjadinya peristiwa merah putih Sangasanga. Rakyat Sangasanga bersikeras mengusir Belanda melalui perlawanan tiada henti. Tujuannya saat itu merebut gudang senjata milik Belanda. Caranya dengan mengalihkan perhatian Belanda melalui beragam kesenian daerah. Rencana itu pun dilaksanakan pada 26 Januari 1947.

BACA JUGA:


Kisah Dendam Ratu Kalinyamat Usai Keluarganya Dibunuh Arya Penangsang&amp;nbsp;
Rencana berhasil, senjata dan amunisi Belanda yang dicuri dibagikan kepada para pejuang. Mereka melancarkan perlawanan untuk merebut wilayah pada pukul 03.00 Wita. Para pejuang berhasil memenangkan pertempuran. Pada pukul 09.00 Wita, ditandai dengan diturunkannya bendera Belanda oleh La Hasan, Sangasanga berhasil diambil alih oleh para pejuang.

Bendera Belanda dirobek pada bagian biru sehingga menyisakan warna merah dan putih saja, diiringi teriakan merdeka dari para pejuang serta masyarakat setempat.Peristiwa tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi warga Sangasanga, terlebih para pejuang yang terlibat mempertaruhkan nyawa. Sebagai tanda peringatan, didirikan monumen perjuangan yang juga terukir nama-nama para pejuang.



Aksi heroik pada pejuang tersebut diperingati sebagai peristiwa Perjuangan Merah Putih Sangasanga 27 Januari. Setiap 27 Januari selalu digelar beragam kegiatan oleh warga setempat, di antaranya napak tilas dan pameran pembangunan. Meski bukan termasuk warga Sanggasana, kita harus turut menghargai para pahlawan yang terlibat dalam peristiwa merah putih Sangasanga karena tujuannya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
</content:encoded></item></channel></rss>
