<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aiman Tolak Bongkar Identitas Narasumber saat Diperiksa Polda Metro: Mereka Wajib Dilindungi</title><description>Aiman kukuh tak ingin membongkar identitas narasumbernya di hadapan penyidik berkait pernyataan Polri tak netral di Pilpres 2024.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/27/338/2961247/aiman-tolak-bongkar-identitas-narasumber-saat-diperiksa-polda-metro-mereka-wajib-dilindungi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/27/338/2961247/aiman-tolak-bongkar-identitas-narasumber-saat-diperiksa-polda-metro-mereka-wajib-dilindungi"/><item><title>Aiman Tolak Bongkar Identitas Narasumber saat Diperiksa Polda Metro: Mereka Wajib Dilindungi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/27/338/2961247/aiman-tolak-bongkar-identitas-narasumber-saat-diperiksa-polda-metro-mereka-wajib-dilindungi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/27/338/2961247/aiman-tolak-bongkar-identitas-narasumber-saat-diperiksa-polda-metro-mereka-wajib-dilindungi</guid><pubDate>Sabtu 27 Januari 2024 02:29 WIB</pubDate><dc:creator>Ravie Wardani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/27/338/2961247/aiman-tolak-bongkar-identitas-narasumber-saat-diperiksa-polda-metro-mereka-wajib-dilindungi-pRN7z3xOjo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aiman Witjaksono usai diperika Polda Metro Jaya (Foto: Ravie Wardani)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/27/338/2961247/aiman-tolak-bongkar-identitas-narasumber-saat-diperiksa-polda-metro-mereka-wajib-dilindungi-pRN7z3xOjo.jpg</image><title>Aiman Witjaksono usai diperika Polda Metro Jaya (Foto: Ravie Wardani)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8yNi8xLzE3NjU1Mi81L3g4cnN1ODQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Aiman Witjaksono, kukuh tak ingin membongkar identitas narasumbernya di hadapan penyidik berkait pernyataan Polri tak netral di Pilpres 2024.
Bukan tanpa alasan, Aiman menyebut kalau sikapnya bagian dari kewajiban melindungi identitas narasumber. Ia juga menilai pesan yang disampaikan kepadanya harus diketahui publik.
&quot;Saya berkomitmen untuk tidak menyebutkan siapa narasumber saya karena saya meyakini mereka ini adalah orang-orang yang baik yang wajib dilindungi identitasnya. Bukan siapa yang penting tapi isi pesannya itu yang kemudian harus disampaikan,&quot; ujar Aiman usai menjalani pemeriksaan.
&quot;Bagian dari hal untuk ditindaklanjuti apakah itu benar apakah itu salah itu belakangan. Tapi yang penting adalah mereka menyampaikan sesuatu untuk ditindaklanjuti agar Pemilu ini berjalan jujur dan adil,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Aiman Bawa Bukti ke Penyidik saat Diperiksa di Polda Metro

Lebih lanjut, Aiman juga mengaku akan terus bersikap kooperatif dalam menjalani proses hukum yang ada. Ia merasa hal itu merupakan sebuah bentuk nyata sikap warga negara yang baik.
&quot;Biarkan resiko ini saya ambil karena saya meyakini mereka orang-orang baik dan mereka orang-orang yang wajib dilindungi identitasnya,&quot; pungkasnya.

BACA JUGA:
Diperiksa di Polda Metro, Aiman Terenyuh Dijenguk Hary Tanoe Tengah Malam


Sebagaimana diketahui, Aiman dilaporkan aliansi elemen masyarakat sipil untuk demokrasi yang terdiri dari garda pemilu damai, juga front pemuda jaga pemilu dan juga barisan mahasiswa Jakarta.


Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/6813/XI/2023/SPKT/POLDA METRO JAYA. Sebagai juru bicara TPN, Aiman menyebut bahwa ada oknum Polri yang diduga berpihak kepada pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.



Atas situasi ini, TPN Ganjar-Mahfud juga telah menyiapkan 1.000 advokat untuk mendampingi Aiman dalam kasus tersebut.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8yNi8xLzE3NjU1Mi81L3g4cnN1ODQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Aiman Witjaksono, kukuh tak ingin membongkar identitas narasumbernya di hadapan penyidik berkait pernyataan Polri tak netral di Pilpres 2024.
Bukan tanpa alasan, Aiman menyebut kalau sikapnya bagian dari kewajiban melindungi identitas narasumber. Ia juga menilai pesan yang disampaikan kepadanya harus diketahui publik.
&quot;Saya berkomitmen untuk tidak menyebutkan siapa narasumber saya karena saya meyakini mereka ini adalah orang-orang yang baik yang wajib dilindungi identitasnya. Bukan siapa yang penting tapi isi pesannya itu yang kemudian harus disampaikan,&quot; ujar Aiman usai menjalani pemeriksaan.
&quot;Bagian dari hal untuk ditindaklanjuti apakah itu benar apakah itu salah itu belakangan. Tapi yang penting adalah mereka menyampaikan sesuatu untuk ditindaklanjuti agar Pemilu ini berjalan jujur dan adil,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Aiman Bawa Bukti ke Penyidik saat Diperiksa di Polda Metro

Lebih lanjut, Aiman juga mengaku akan terus bersikap kooperatif dalam menjalani proses hukum yang ada. Ia merasa hal itu merupakan sebuah bentuk nyata sikap warga negara yang baik.
&quot;Biarkan resiko ini saya ambil karena saya meyakini mereka orang-orang baik dan mereka orang-orang yang wajib dilindungi identitasnya,&quot; pungkasnya.

BACA JUGA:
Diperiksa di Polda Metro, Aiman Terenyuh Dijenguk Hary Tanoe Tengah Malam


Sebagaimana diketahui, Aiman dilaporkan aliansi elemen masyarakat sipil untuk demokrasi yang terdiri dari garda pemilu damai, juga front pemuda jaga pemilu dan juga barisan mahasiswa Jakarta.


Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/6813/XI/2023/SPKT/POLDA METRO JAYA. Sebagai juru bicara TPN, Aiman menyebut bahwa ada oknum Polri yang diduga berpihak kepada pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.



Atas situasi ini, TPN Ganjar-Mahfud juga telah menyiapkan 1.000 advokat untuk mendampingi Aiman dalam kasus tersebut.

</content:encoded></item></channel></rss>
