<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alam Ganjar Tekankan Pentingnya Akses Internet dalam Pendidikan</title><description>Zinedine Alam Ganjar menceritakan kualitas pendidikan di Indonesia masih belum merata.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/27/338/2961250/alam-ganjar-tekankan-pentingnya-akses-internet-dalam-pendidikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/27/338/2961250/alam-ganjar-tekankan-pentingnya-akses-internet-dalam-pendidikan"/><item><title>Alam Ganjar Tekankan Pentingnya Akses Internet dalam Pendidikan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/27/338/2961250/alam-ganjar-tekankan-pentingnya-akses-internet-dalam-pendidikan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/27/338/2961250/alam-ganjar-tekankan-pentingnya-akses-internet-dalam-pendidikan</guid><pubDate>Sabtu 27 Januari 2024 03:29 WIB</pubDate><dc:creator>Hambali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/27/338/2961250/alam-ganjar-tekankan-pentingnya-akses-internet-dalam-pendidikan-kwxypHqmdX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alam Ganjar (Foto: Hambali)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/27/338/2961250/alam-ganjar-tekankan-pentingnya-akses-internet-dalam-pendidikan-kwxypHqmdX.jpg</image><title>Alam Ganjar (Foto: Hambali)</title></images><description>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8yNi8xLzE3NjU1Ni81L3g4cnN2bGY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

TANGSEL - Seiring dengan berkembangnya teknologi informasi saat ini, mendorong masyarakat untuk semakin terampil dalam meningkatkan kreativitasnya.

Namun, teknologi informasi juga harus diberangi dengan edukasi serta literasi yang baik terkait pemanfaatan teknologi informasi itu sendiri. Agar nantinya setiap masyarakat bisa menyaring informasi atau berita yang tidak sesuai.

Bicara soal pendidikan, putra tunggal Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo, Muhammad Zinedine Alam Ganjar menceritakan pertemuannya bersama akademisi yang mengatakan bahwa kualitas pendidikan di Indonesia masih belum merata.

BACA JUGA:
Aiman Bawa Bukti ke Penyidik saat Diperiksa di Polda Metro


Di hadapan ratusan pelajar yang hadir di Sejenak Kopi X MP, Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, Alam menyampaikan bahwa fondasi awal untuk meningkatkan kualitas pendidikan saat ini dengan keterjangkauan internet.

Maka, menurut Alam, keberadaan akses internet secara merata harus menjadi prioritas utama agar akses informasi dan pendidikan menjadi hal utama dalam membangun peradaban.

&quot;Infrastruktur digital atau internet bisa jadi fondasi awal membentuk learning management sistem yang baru tapi internetnya harus ada dulu. Zero blank spot harus tercover seluruh titik Indonesia dengan cepat dan terjangkau,&quot; jelas dia.

BACA JUGA:
Alam Ganjar Dorong Kreativitas Pelajar Tingkatkan Kualitas Pendidikan


Apalagi, saat ini Indonesia menyandang status sebagai masyarakat dengan penggunaan internet paling lama di dunia. Hal ini sudah menjadi alasan mengapa internet itu penting dalam menunjang keberlangsungan hidup.

&quot;Internet sudah menjadi hal pokok dalam kehidupan sehari-hari, sejauh ini belum jadi fokus bersama bagaimana internet jadi fondasi aktifitas sehari-hari, karena masyarakat sudah hampir tergantung dengan keberadaan internet,&quot; ungkapnya.

Maka dari itu, Alam berharap kedepan akan adanya perubahan dari sisi kualitas internet secara merata, khususnya internet yang berada di daerah ujung Indonesia agar semua masyarakat berhak menikmati fasilitas yang sama dalam mengakses internet.



&quot;Jadi kalau internet kita jelek, satu Indonesia dikejar oleh sistem, itulah pentingnya internet. Tanpa disadari ini sudah jadi pendamping hidup kita, makannya kita harus manfaatkan dan merawat melalui proses berfikir secara bijaksana,&quot; imbuhnya.

BACA JUGA:
Datang ke Palembang, Alam Ganjar Nikmati Beragam Kuliner di Kota Pempek




Namun demikian, Alam mengimbau agar penggunaan internet dilakukan untuk menunjang produktivitas dan menggunakan internet untuk hal yang positif.



Jangan sampai, penggunaan internet bisa menjadi boomerang yang dapat merusak generasi muda Indonesia. Alam pun menghimbau untuk bisa menyaring informasi dan tidak mudah terpapar informasi hoax.



&quot;Menyeleksi informasi yang benar itu masih sulit dilakukan kalau kita gabisa menjaga hal itu, ini sepuluh tahun lagi warnanya hitam karena sosial media bisa mengubah persepsi menjadi fakta. Maka, tingkatkan skill dan wawasan kita,&quot; pungkas Alam.</description><content:encoded>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8yNi8xLzE3NjU1Ni81L3g4cnN2bGY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

TANGSEL - Seiring dengan berkembangnya teknologi informasi saat ini, mendorong masyarakat untuk semakin terampil dalam meningkatkan kreativitasnya.

Namun, teknologi informasi juga harus diberangi dengan edukasi serta literasi yang baik terkait pemanfaatan teknologi informasi itu sendiri. Agar nantinya setiap masyarakat bisa menyaring informasi atau berita yang tidak sesuai.

Bicara soal pendidikan, putra tunggal Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo, Muhammad Zinedine Alam Ganjar menceritakan pertemuannya bersama akademisi yang mengatakan bahwa kualitas pendidikan di Indonesia masih belum merata.

BACA JUGA:
Aiman Bawa Bukti ke Penyidik saat Diperiksa di Polda Metro


Di hadapan ratusan pelajar yang hadir di Sejenak Kopi X MP, Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan, Alam menyampaikan bahwa fondasi awal untuk meningkatkan kualitas pendidikan saat ini dengan keterjangkauan internet.

Maka, menurut Alam, keberadaan akses internet secara merata harus menjadi prioritas utama agar akses informasi dan pendidikan menjadi hal utama dalam membangun peradaban.

&quot;Infrastruktur digital atau internet bisa jadi fondasi awal membentuk learning management sistem yang baru tapi internetnya harus ada dulu. Zero blank spot harus tercover seluruh titik Indonesia dengan cepat dan terjangkau,&quot; jelas dia.

BACA JUGA:
Alam Ganjar Dorong Kreativitas Pelajar Tingkatkan Kualitas Pendidikan


Apalagi, saat ini Indonesia menyandang status sebagai masyarakat dengan penggunaan internet paling lama di dunia. Hal ini sudah menjadi alasan mengapa internet itu penting dalam menunjang keberlangsungan hidup.

&quot;Internet sudah menjadi hal pokok dalam kehidupan sehari-hari, sejauh ini belum jadi fokus bersama bagaimana internet jadi fondasi aktifitas sehari-hari, karena masyarakat sudah hampir tergantung dengan keberadaan internet,&quot; ungkapnya.

Maka dari itu, Alam berharap kedepan akan adanya perubahan dari sisi kualitas internet secara merata, khususnya internet yang berada di daerah ujung Indonesia agar semua masyarakat berhak menikmati fasilitas yang sama dalam mengakses internet.



&quot;Jadi kalau internet kita jelek, satu Indonesia dikejar oleh sistem, itulah pentingnya internet. Tanpa disadari ini sudah jadi pendamping hidup kita, makannya kita harus manfaatkan dan merawat melalui proses berfikir secara bijaksana,&quot; imbuhnya.

BACA JUGA:
Datang ke Palembang, Alam Ganjar Nikmati Beragam Kuliner di Kota Pempek




Namun demikian, Alam mengimbau agar penggunaan internet dilakukan untuk menunjang produktivitas dan menggunakan internet untuk hal yang positif.



Jangan sampai, penggunaan internet bisa menjadi boomerang yang dapat merusak generasi muda Indonesia. Alam pun menghimbau untuk bisa menyaring informasi dan tidak mudah terpapar informasi hoax.



&quot;Menyeleksi informasi yang benar itu masih sulit dilakukan kalau kita gabisa menjaga hal itu, ini sepuluh tahun lagi warnanya hitam karena sosial media bisa mengubah persepsi menjadi fakta. Maka, tingkatkan skill dan wawasan kita,&quot; pungkas Alam.</content:encoded></item></channel></rss>
