<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KKB Semakin Brutal, Jenderal Kopassus: Kampung di Nduga Kosong Ditinggal Warga Mengungsi</title><description>Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali melakukan teror dengan membuat kekacauan di masyarakat</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/27/340/2961289/kkb-semakin-brutal-jenderal-kopassus-kampung-di-nduga-kosong-ditinggal-warga-mengungsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/27/340/2961289/kkb-semakin-brutal-jenderal-kopassus-kampung-di-nduga-kosong-ditinggal-warga-mengungsi"/><item><title>KKB Semakin Brutal, Jenderal Kopassus: Kampung di Nduga Kosong Ditinggal Warga Mengungsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/27/340/2961289/kkb-semakin-brutal-jenderal-kopassus-kampung-di-nduga-kosong-ditinggal-warga-mengungsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/27/340/2961289/kkb-semakin-brutal-jenderal-kopassus-kampung-di-nduga-kosong-ditinggal-warga-mengungsi</guid><pubDate>Sabtu 27 Januari 2024 07:45 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/27/340/2961289/kkb-semakin-brutal-jenderal-kopassus-kampung-di-nduga-kosong-ditinggal-warga-mengungsi-Gk4lNGOGSj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga Intan Jaya Mengungsi di Pos TNI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/27/340/2961289/kkb-semakin-brutal-jenderal-kopassus-kampung-di-nduga-kosong-ditinggal-warga-mengungsi-Gk4lNGOGSj.jpg</image><title>Warga Intan Jaya Mengungsi di Pos TNI</title></images><description>



JAKARTA - Sejumlah kampung atau distrik di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Tengah, saat ini dalam keadaan kosong ditinggal warganya mengungsi karena takut gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
&quot;Warga takut karena adanya gangguan KKB di kampungnya hingga mereka mengungsi ke Kenyam, Ibu Kota Kabupaten Nduga; ke Timika, Kabupaten Mimika; dan Wamena, Kabupaten Jayawijaya,&quot;ujar   Pangdam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Izak Pangemanan, dikutip, Sabtu (27/1/2024).

BACA JUGA:
Undius Kogoya Akan Tembaki Pesawat dan Ancam Bunuh Warga Usai 7 KKB Tewas, Nih Tampangnya!

Dari laporan yang diterima Jenderal Kopassus Bintang dua ini menyebut, kampung atau distrik yang kosong ditinggal warganya mengungsi adalah Kampung Mapenduma, Paro, Yal, Dal, dan Mugi.

BACA JUGA:
TNI Kawal Logistik Pemilu ke Puncak Jaya, Siagakan Alutsista Canggih Antisipasi KKB

Keberadaan warga yang mengungsi itu sudah didata sehingga saat pencoblosan pemilu nanti mereka tetap dapat menyalurkan hak pilih di TPS yang ada di lokasi pengungsiannya. Saat ini wilayah tersebut relatif aman, namun prajurit tetap diminta waspada dan bersiaga.
&quot;Prajurit dalam melaksanakan tugas harus senantiasa siaga dan waspada serta tidak boleh lengah,&quot; tutup mantan Kaskogabwilhan III tersebut.
Sebelumnya, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Intan Jaya, juga melakukan teror dengan membuat kekacauan di masyarakat dan menyerang Pos TNI-Polri.Hal ini membuat masyarakat Kampung Mamba Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya mendatangi Pos TNI Satgas 330/TD (Batalyon Infanteri Para Raider 330/Tri Dharma), untuk minta perlindungan keamanan.
Kedatangan masyarakat tersebut dikarenakan rasa takut akan teror susulan pembakaran rumah dan penganiayaan terhadap masyarakat yang dilakukan oleh KKB setelah tertembaknya tujuh anggota KKB di dua lokasi yang berbeda. Salah satu anggota KKB yang tewas adalah Melkias Matani.</description><content:encoded>



JAKARTA - Sejumlah kampung atau distrik di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Tengah, saat ini dalam keadaan kosong ditinggal warganya mengungsi karena takut gangguan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
&quot;Warga takut karena adanya gangguan KKB di kampungnya hingga mereka mengungsi ke Kenyam, Ibu Kota Kabupaten Nduga; ke Timika, Kabupaten Mimika; dan Wamena, Kabupaten Jayawijaya,&quot;ujar   Pangdam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Izak Pangemanan, dikutip, Sabtu (27/1/2024).

BACA JUGA:
Undius Kogoya Akan Tembaki Pesawat dan Ancam Bunuh Warga Usai 7 KKB Tewas, Nih Tampangnya!

Dari laporan yang diterima Jenderal Kopassus Bintang dua ini menyebut, kampung atau distrik yang kosong ditinggal warganya mengungsi adalah Kampung Mapenduma, Paro, Yal, Dal, dan Mugi.

BACA JUGA:
TNI Kawal Logistik Pemilu ke Puncak Jaya, Siagakan Alutsista Canggih Antisipasi KKB

Keberadaan warga yang mengungsi itu sudah didata sehingga saat pencoblosan pemilu nanti mereka tetap dapat menyalurkan hak pilih di TPS yang ada di lokasi pengungsiannya. Saat ini wilayah tersebut relatif aman, namun prajurit tetap diminta waspada dan bersiaga.
&quot;Prajurit dalam melaksanakan tugas harus senantiasa siaga dan waspada serta tidak boleh lengah,&quot; tutup mantan Kaskogabwilhan III tersebut.
Sebelumnya, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Intan Jaya, juga melakukan teror dengan membuat kekacauan di masyarakat dan menyerang Pos TNI-Polri.Hal ini membuat masyarakat Kampung Mamba Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya mendatangi Pos TNI Satgas 330/TD (Batalyon Infanteri Para Raider 330/Tri Dharma), untuk minta perlindungan keamanan.
Kedatangan masyarakat tersebut dikarenakan rasa takut akan teror susulan pembakaran rumah dan penganiayaan terhadap masyarakat yang dilakukan oleh KKB setelah tertembaknya tujuh anggota KKB di dua lokasi yang berbeda. Salah satu anggota KKB yang tewas adalah Melkias Matani.</content:encoded></item></channel></rss>
