<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diserang Nyamuk Misterius, Belasan Sapi Milik Warga Jambi Mati Mendadak</title><description>Kematian hewan peliharaannya terjadi disebabkan oleh gigitan nyamuk yang datang ditengah bencana banjir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/27/340/2961322/diserang-nyamuk-misterius-belasan-sapi-milik-warga-jambi-mati-mendadak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/27/340/2961322/diserang-nyamuk-misterius-belasan-sapi-milik-warga-jambi-mati-mendadak"/><item><title>Diserang Nyamuk Misterius, Belasan Sapi Milik Warga Jambi Mati Mendadak</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/27/340/2961322/diserang-nyamuk-misterius-belasan-sapi-milik-warga-jambi-mati-mendadak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/27/340/2961322/diserang-nyamuk-misterius-belasan-sapi-milik-warga-jambi-mati-mendadak</guid><pubDate>Sabtu 27 Januari 2024 09:56 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/27/340/2961322/diserang-nyamuk-misterius-belasan-sapi-milik-warga-jambi-mati-mendadak-rjNMTPY5lH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sapi Mati Mendadak di Jambi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/27/340/2961322/diserang-nyamuk-misterius-belasan-sapi-milik-warga-jambi-mati-mendadak-rjNMTPY5lH.jpg</image><title>Sapi Mati Mendadak di Jambi</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8yNy8xLzE3NjU4MS81L3g4cnRxdDY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAMBI - Pemilik sapi di kawasan Pinang Merah, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi dibuat rugi besar. Pasalnya, belasan sapi yang dipeliharanya mati mendadak.
Kematian hewan peliharaannya terjadi disebabkan oleh gigitan nyamuk yang datang ditengah bencana banjir.

BACA JUGA:
Terbantu Gerobak UMKM Perindo, Pedagang Bakso Sapi di Jaksel: Semoga Berkah

&quot;Sudah satu bulan ini hewan ternak kami mendadak mati. Kalau dihitung dikandang ini ada 15 ekor sapi,&quot; tutur Wo Domen, peternak sapi, Sabtu (27/1/2024).

BACA JUGA:
7 Tradisi Aneh Bisa Diikuti Sepanjang 2024, Perang Anggur hingga Lempar Kotoran Sapi

Awalnya kata dia, sapi peliharaannya ditemukan sakit, namun kemudian dia terkejut melihat Binatang peliharannya mati mendadak.
Diakuinya, penyebab kematian sapi tersebut tidak diketahui sama sekali. &quot;Ini terjadi sejak terjadinya banjir di Kota Jambi. Terus ada nyamuk-nyamuk yang tidak biasa hadir menyerang disaat datangnya magrib,&quot; tuturnya.Domen menambahkan, untuk mengatasi tersebut sudah berusaha melakukan penyemprotan dan pengasapan menjelang sore hari untuk mengusir nyamuk.

&quot;Namun dak mempan juga. Ya kan minta pihak Pemerintah Kota Jambi bisa menanggulangi,&quot; harapnya.

Akibat kejadian ini, dirinya mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. &amp;ldquo;Peternak sapi tidak menginginkan musibah ini berlanjut hingga memakan korban sapi lainnya,&amp;rdquo; pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8yNy8xLzE3NjU4MS81L3g4cnRxdDY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAMBI - Pemilik sapi di kawasan Pinang Merah, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi dibuat rugi besar. Pasalnya, belasan sapi yang dipeliharanya mati mendadak.
Kematian hewan peliharaannya terjadi disebabkan oleh gigitan nyamuk yang datang ditengah bencana banjir.

BACA JUGA:
Terbantu Gerobak UMKM Perindo, Pedagang Bakso Sapi di Jaksel: Semoga Berkah

&quot;Sudah satu bulan ini hewan ternak kami mendadak mati. Kalau dihitung dikandang ini ada 15 ekor sapi,&quot; tutur Wo Domen, peternak sapi, Sabtu (27/1/2024).

BACA JUGA:
7 Tradisi Aneh Bisa Diikuti Sepanjang 2024, Perang Anggur hingga Lempar Kotoran Sapi

Awalnya kata dia, sapi peliharaannya ditemukan sakit, namun kemudian dia terkejut melihat Binatang peliharannya mati mendadak.
Diakuinya, penyebab kematian sapi tersebut tidak diketahui sama sekali. &quot;Ini terjadi sejak terjadinya banjir di Kota Jambi. Terus ada nyamuk-nyamuk yang tidak biasa hadir menyerang disaat datangnya magrib,&quot; tuturnya.Domen menambahkan, untuk mengatasi tersebut sudah berusaha melakukan penyemprotan dan pengasapan menjelang sore hari untuk mengusir nyamuk.

&quot;Namun dak mempan juga. Ya kan minta pihak Pemerintah Kota Jambi bisa menanggulangi,&quot; harapnya.

Akibat kejadian ini, dirinya mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. &amp;ldquo;Peternak sapi tidak menginginkan musibah ini berlanjut hingga memakan korban sapi lainnya,&amp;rdquo; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
