<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Romo Magnis : Sekarang Kita Menghadapi Etika Ndasmu</title><description>Sekarang kita menghadapi situasi etika ndasmu, apa kita mau dipimpin oleh orang yang menodai etika?</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/28/337/2961842/romo-magnis-sekarang-kita-menghadapi-etika-ndasmu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/28/337/2961842/romo-magnis-sekarang-kita-menghadapi-etika-ndasmu"/><item><title>Romo Magnis : Sekarang Kita Menghadapi Etika Ndasmu</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/28/337/2961842/romo-magnis-sekarang-kita-menghadapi-etika-ndasmu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/28/337/2961842/romo-magnis-sekarang-kita-menghadapi-etika-ndasmu</guid><pubDate>Minggu 28 Januari 2024 16:48 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/28/337/2961842/romo-magnis-sekarang-kita-menghadapi-etika-ndasmu-Iu9NgAEJFi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Romo Magnis hadiri acaar Talkshow di Jaksel (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/28/337/2961842/romo-magnis-sekarang-kita-menghadapi-etika-ndasmu-Iu9NgAEJFi.jpg</image><title>Romo Magnis hadiri acaar Talkshow di Jaksel (Foto : MPI)</title></images><description>


JAKARTA - Guru Besar Filsafat Moral, Franz Magnis Suseno atau Romo Magnis menghadiri Talkshow yang digelar Alumni SMA Top GUN di Triboon Jeruk Purut, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Minggu (28/1/2024).
Romo Magnis pun memamerkan tongkat yang diberikan oleh Capres yang diusung Partai Perindo, Ganjar Pranowo dalam acara tersebut.

BACA JUGA:
Usai Hajatan Rakyat di Medan, Ganjar Pranowo Langsung Menuju Yogyakarta

&quot;Tongkat ini yang memang saya dapat hadiah dari Pak Ganjar waktu mengunjungi saya, jadi membantu saya untuk jalan secara lurus,&quot; ujar Franz dalam talkshow tersebut sambil menunjukan tongkat pemberian Ganjar, Minggu (28/1/2024).
Dia menilai situasi pilitik dalam Pemilu 2024 dewasa ini kondisinya genting. Sebabnya, etika justru dinodai hingga adanya tanda-tanda Pemilu mendatang bakal dipengaruhi penguasa dan tanda-tanda manipulasi.

BACA JUGA:
Ganjar Optimistis Tabligh Akbar Mampu Eratkan Persatuan Umat Jelang Pilpres 2024

&quot;Kan sekarang kita menghadapi situasi etika ndasmu, apa kita mau dipimpin oleh orang yang menodai etika? Itu serius loh tampak etika kekuasaan merosot, paling-paling kekuasan yang disebut oligarki dan sebagainya,&quot; tuturnya.
Dirinya melihat ada tanda-tanda sekarang bukan hanya arah pemilihan mau dipengaruhi oleh penguasa, tapi tanda-tanda manipulasi dalam Pemilu 2024.Dia menambahkan, sejatinya dalam memilih Capres-cawapres, dia berprinsip untuk tak memilik pasangan yang dinilainya paling buruk. Maka itu, dia pun meminta pada masyarakat Indonesia agar tak memilih calon pemimpin masa depan yang bakal mencelakaan Indonesia nantinya.
&quot;Namun, pokoknya kita jangan memilih orang yang hampir pasti akan mencelakakan Indonesia,&quot; katanya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Guru Besar Filsafat Moral, Franz Magnis Suseno atau Romo Magnis menghadiri Talkshow yang digelar Alumni SMA Top GUN di Triboon Jeruk Purut, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Minggu (28/1/2024).
Romo Magnis pun memamerkan tongkat yang diberikan oleh Capres yang diusung Partai Perindo, Ganjar Pranowo dalam acara tersebut.

BACA JUGA:
Usai Hajatan Rakyat di Medan, Ganjar Pranowo Langsung Menuju Yogyakarta

&quot;Tongkat ini yang memang saya dapat hadiah dari Pak Ganjar waktu mengunjungi saya, jadi membantu saya untuk jalan secara lurus,&quot; ujar Franz dalam talkshow tersebut sambil menunjukan tongkat pemberian Ganjar, Minggu (28/1/2024).
Dia menilai situasi pilitik dalam Pemilu 2024 dewasa ini kondisinya genting. Sebabnya, etika justru dinodai hingga adanya tanda-tanda Pemilu mendatang bakal dipengaruhi penguasa dan tanda-tanda manipulasi.

BACA JUGA:
Ganjar Optimistis Tabligh Akbar Mampu Eratkan Persatuan Umat Jelang Pilpres 2024

&quot;Kan sekarang kita menghadapi situasi etika ndasmu, apa kita mau dipimpin oleh orang yang menodai etika? Itu serius loh tampak etika kekuasaan merosot, paling-paling kekuasan yang disebut oligarki dan sebagainya,&quot; tuturnya.
Dirinya melihat ada tanda-tanda sekarang bukan hanya arah pemilihan mau dipengaruhi oleh penguasa, tapi tanda-tanda manipulasi dalam Pemilu 2024.Dia menambahkan, sejatinya dalam memilih Capres-cawapres, dia berprinsip untuk tak memilik pasangan yang dinilainya paling buruk. Maka itu, dia pun meminta pada masyarakat Indonesia agar tak memilih calon pemimpin masa depan yang bakal mencelakaan Indonesia nantinya.
&quot;Namun, pokoknya kita jangan memilih orang yang hampir pasti akan mencelakakan Indonesia,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
