<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>13 Orang Dilaporkan Tersesat di Gunung Pangrango, Tim SAR Gabungan Lagi Mencarinya</title><description>Rombongan pendaki tersesat usai terpisah dalam 2 grup.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/29/338/2962072/13-orang-dilaporkan-tersesat-di-gunung-pangrango-tim-sar-gabungan-lagi-mencarinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/29/338/2962072/13-orang-dilaporkan-tersesat-di-gunung-pangrango-tim-sar-gabungan-lagi-mencarinya"/><item><title>13 Orang Dilaporkan Tersesat di Gunung Pangrango, Tim SAR Gabungan Lagi Mencarinya</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/29/338/2962072/13-orang-dilaporkan-tersesat-di-gunung-pangrango-tim-sar-gabungan-lagi-mencarinya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/29/338/2962072/13-orang-dilaporkan-tersesat-di-gunung-pangrango-tim-sar-gabungan-lagi-mencarinya</guid><pubDate>Senin 29 Januari 2024 12:01 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/29/338/2962072/13-orang-dilaporkan-tersesat-di-gunung-pangrango-tim-sar-gabungan-lagi-mencarinya-OwdMMDjIak.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tim SAR gabungan dikerahkan mencari pendaki yang tersesat di TNGGP (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/29/338/2962072/13-orang-dilaporkan-tersesat-di-gunung-pangrango-tim-sar-gabungan-lagi-mencarinya-OwdMMDjIak.jpg</image><title>Tim SAR gabungan dikerahkan mencari pendaki yang tersesat di TNGGP (Foto: Istimewa)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8zMC8yMC8xNzU2MzQvNS94OHIwa2tp&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BOGOR - Sebanyak 13 orang dilaporkan tersesat di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap rombongan tersebut.

Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Jalaludin mengatakan berdasarkan informasi sementara peristiwa itu bermula ketika rombongan berangkat menuju Gunung Pangrango pada Sabtu 27 Januari 2024. Mereka diduga naik via jalur Kulah Dua di wilayah Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menteri Siti Resmikan Hutan Satwa di Kaki Gunung Gede Pangrango

&quot;Berangkat ke puncak Gunung Pangrango via jalur ilegal atau membuka jalur sendiri,&quot; kata Jalaludin dalam keterangannya, Senin (29/1/2024).

Pada Minggu 28 Januari 2024, salah satu dari rombongan memberi kabar kepada anaknya bahwa rombongan mereka tersesat. Rombongan pun terpisah menjadi dua grup saat menuju petilasan.

&quot;1 grup terdiri 10 orang dan 1 grup lagi terdiri 3 orang di luar komunikasi rombongan tersebut,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Sampai 31 Maret 2024, Ini Alasannya

Tim SAR gabungan yang mendapat laporan tersebut bergegas menuju lokasi untuk melakukan upaya pencarian. Tim yang baru masuk menemukan 2 saung, bekas tungku, jejak kaki dan jejak motor.

&quot;Sekarang masih brifing karena jalan menuju lokasi tertutup dan anak korban masih coba menghubungi bapaknya yang tersesat tadi sempet telpon,&quot; tutupnya.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8zMC8yMC8xNzU2MzQvNS94OHIwa2tp&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BOGOR - Sebanyak 13 orang dilaporkan tersesat di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap rombongan tersebut.

Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Jalaludin mengatakan berdasarkan informasi sementara peristiwa itu bermula ketika rombongan berangkat menuju Gunung Pangrango pada Sabtu 27 Januari 2024. Mereka diduga naik via jalur Kulah Dua di wilayah Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menteri Siti Resmikan Hutan Satwa di Kaki Gunung Gede Pangrango

&quot;Berangkat ke puncak Gunung Pangrango via jalur ilegal atau membuka jalur sendiri,&quot; kata Jalaludin dalam keterangannya, Senin (29/1/2024).

Pada Minggu 28 Januari 2024, salah satu dari rombongan memberi kabar kepada anaknya bahwa rombongan mereka tersesat. Rombongan pun terpisah menjadi dua grup saat menuju petilasan.

&quot;1 grup terdiri 10 orang dan 1 grup lagi terdiri 3 orang di luar komunikasi rombongan tersebut,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Sampai 31 Maret 2024, Ini Alasannya

Tim SAR gabungan yang mendapat laporan tersebut bergegas menuju lokasi untuk melakukan upaya pencarian. Tim yang baru masuk menemukan 2 saung, bekas tungku, jejak kaki dan jejak motor.

&quot;Sekarang masih brifing karena jalan menuju lokasi tertutup dan anak korban masih coba menghubungi bapaknya yang tersesat tadi sempet telpon,&quot; tutupnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
