<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPBD DKI Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrim Tiga Hari ke Depan</title><description>Hal tersebut kata dia berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/29/338/2962287/bpbd-dki-imbau-warga-waspadai-cuaca-ekstrim-tiga-hari-ke-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/29/338/2962287/bpbd-dki-imbau-warga-waspadai-cuaca-ekstrim-tiga-hari-ke-depan"/><item><title>BPBD DKI Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrim Tiga Hari ke Depan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/29/338/2962287/bpbd-dki-imbau-warga-waspadai-cuaca-ekstrim-tiga-hari-ke-depan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/29/338/2962287/bpbd-dki-imbau-warga-waspadai-cuaca-ekstrim-tiga-hari-ke-depan</guid><pubDate>Senin 29 Januari 2024 15:29 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/29/338/2962287/bpbd-dki-imbau-warga-waspadai-cuaca-ekstrim-tiga-hari-kedepan-aOyQ5eEcIu.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/29/338/2962287/bpbd-dki-imbau-warga-waspadai-cuaca-ekstrim-tiga-hari-kedepan-aOyQ5eEcIu.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Kasatpel Pengolahan Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Michael Sitanggang mengimbau warga Jakarta untuk waspada cuaca ekstrim selama tiga hari kedepan.
&quot;Waspada cuaca ekstrem pada 29 Januari - 1 Februari 2024,&quot; ujar Michael, Senin (29/1/2024).
Hal tersebut kata dia berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
&quot;Hasil analisis terkini mengidentifikasi adanya potensi peningkatan curah hujan intensitas sedang-lebat pada 29 Januari - 1 Februari 2024 di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya,&quot; kata Michael.

BACA JUGA:
Hujan Lebat Masih Terjadi di Awal Februari 2024? Begini Analisis BMKG

Kondisi tersebut dipicu oleh aktivitas Monsun Asia yang disertai adanya potensi seruakan dingin sehingga berpengaruh terhadap peningkatan massa udara basah di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan ekuator.
Masih aktifnya gelombang ekuator Rossby dan Kelvin di sekitar wilayah Indonesia bagian tengah turut memicu pembentukan awan hujan, serta terbentuknya pola belokan dan pertemuan angin yang memanjang di selatan ekuator sebagai dampak dari penguatan angin Monsun Asia.
&quot;Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari cuaca ekstrem,&quot; pungkas Michael.</description><content:encoded>JAKARTA - Kasatpel Pengolahan Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Michael Sitanggang mengimbau warga Jakarta untuk waspada cuaca ekstrim selama tiga hari kedepan.
&quot;Waspada cuaca ekstrem pada 29 Januari - 1 Februari 2024,&quot; ujar Michael, Senin (29/1/2024).
Hal tersebut kata dia berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
&quot;Hasil analisis terkini mengidentifikasi adanya potensi peningkatan curah hujan intensitas sedang-lebat pada 29 Januari - 1 Februari 2024 di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya,&quot; kata Michael.

BACA JUGA:
Hujan Lebat Masih Terjadi di Awal Februari 2024? Begini Analisis BMKG

Kondisi tersebut dipicu oleh aktivitas Monsun Asia yang disertai adanya potensi seruakan dingin sehingga berpengaruh terhadap peningkatan massa udara basah di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan ekuator.
Masih aktifnya gelombang ekuator Rossby dan Kelvin di sekitar wilayah Indonesia bagian tengah turut memicu pembentukan awan hujan, serta terbentuknya pola belokan dan pertemuan angin yang memanjang di selatan ekuator sebagai dampak dari penguatan angin Monsun Asia.
&quot;Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari cuaca ekstrem,&quot; pungkas Michael.</content:encoded></item></channel></rss>
