<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Merapi Muntahkan Dua Kali Awan Panas Guguran ke Kali Bebeng</title><description>Gunung Merapi hari ini muntahkan dua kali awan panas guguran (APG) pada Senin (29/1/2024), pukul 10.47 WIB dan 12.37 WIB.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/29/510/2962197/gunung-merapi-muntahkan-dua-kali-awan-panas-guguran-ke-kali-bebeng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/29/510/2962197/gunung-merapi-muntahkan-dua-kali-awan-panas-guguran-ke-kali-bebeng"/><item><title>Gunung Merapi Muntahkan Dua Kali Awan Panas Guguran ke Kali Bebeng</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/29/510/2962197/gunung-merapi-muntahkan-dua-kali-awan-panas-guguran-ke-kali-bebeng</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/29/510/2962197/gunung-merapi-muntahkan-dua-kali-awan-panas-guguran-ke-kali-bebeng</guid><pubDate>Senin 29 Januari 2024 13:17 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/29/510/2962197/gunung-merapi-muntahkan-dua-kali-awan-panas-guguran-ke-kali-bebeng-l3kroWoXi2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Merapi Erupsi (Foto: BPPTKG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/29/510/2962197/gunung-merapi-muntahkan-dua-kali-awan-panas-guguran-ke-kali-bebeng-l3kroWoXi2.jpg</image><title>Gunung Merapi Erupsi (Foto: BPPTKG)</title></images><description>


JAKARTA - Gunung Merapi hari ini muntahkan dua kali awan panas guguran (APG) pada Senin (29/1/2024), pukul 10.47 WIB dan 12.37 WIB. Pantauan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) jarak luncur APG pertama 1.500 meter dan 1.300 meter ke arah Barat Daya (Kali Bebeng).
&amp;ldquo;Terjadi Awan Panas Guguran di Gunung Merapi tanggal 29 Januari 2024 pukul 12:37 WIB dengan Amplitudo max 15 mm, durasi 97.16 detik, dan jarak luncur 1300 meter ke Barat Daya (Kali Bebeng). Visual Gunung Merapi tampak,&amp;rdquo; tulis BPPTKG lewat akun media sosial resminya, Senin (29/1/2024).

BACA JUGA:
Dua Hari Berturut-turut, Gunung Merapi Muntahkan Awan Panas

Sementara itu, Awan Panas Guguran di Gunung Merapi sebelumnya terjadi pukul 10:47 WIB dengan Amplitudo max 67 mm, durasi 152.52 detik, dan jarak luncur 1500 meter ke Barat Daya (Kali Bebeng). Visual Gunung Merapi berkabut dan arah angin ke Timur.
Lebih lanjut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengatakan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.

BACA JUGA:
Gunung Merapi Kembali Muntahkan Awan Panas Guguran Sejauh 1.500 Meter&amp;nbsp;&amp;nbsp;

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
&amp;ldquo;Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya,&amp;rdquo; tulis PVMBG dalam laman resminya.PVMBG mengimbau masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
&amp;ldquo;Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali,&amp;rdquo; imbaunya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Gunung Merapi hari ini muntahkan dua kali awan panas guguran (APG) pada Senin (29/1/2024), pukul 10.47 WIB dan 12.37 WIB. Pantauan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) jarak luncur APG pertama 1.500 meter dan 1.300 meter ke arah Barat Daya (Kali Bebeng).
&amp;ldquo;Terjadi Awan Panas Guguran di Gunung Merapi tanggal 29 Januari 2024 pukul 12:37 WIB dengan Amplitudo max 15 mm, durasi 97.16 detik, dan jarak luncur 1300 meter ke Barat Daya (Kali Bebeng). Visual Gunung Merapi tampak,&amp;rdquo; tulis BPPTKG lewat akun media sosial resminya, Senin (29/1/2024).

BACA JUGA:
Dua Hari Berturut-turut, Gunung Merapi Muntahkan Awan Panas

Sementara itu, Awan Panas Guguran di Gunung Merapi sebelumnya terjadi pukul 10:47 WIB dengan Amplitudo max 67 mm, durasi 152.52 detik, dan jarak luncur 1500 meter ke Barat Daya (Kali Bebeng). Visual Gunung Merapi berkabut dan arah angin ke Timur.
Lebih lanjut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengatakan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.

BACA JUGA:
Gunung Merapi Kembali Muntahkan Awan Panas Guguran Sejauh 1.500 Meter&amp;nbsp;&amp;nbsp;

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
&amp;ldquo;Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya,&amp;rdquo; tulis PVMBG dalam laman resminya.PVMBG mengimbau masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
&amp;ldquo;Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali,&amp;rdquo; imbaunya.</content:encoded></item></channel></rss>
