<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dana UNRWA Disetop karena Staf Diduga Terlibat dalam Serangan Hamas ke Israel, RI: Setiap Tuduhan Harus Dibuktikan</title><description>Hal ini dinilai akan semakin memperburuk situasi kemanusiaan di Gaza, Palestina, yang saat ini sudah sulit.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/30/18/2962994/dana-unrwa-disetop-karena-staf-diduga-terlibat-dalam-serangan-hamas-ke-israel-ri-setiap-tuduhan-harus-dibuktikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/30/18/2962994/dana-unrwa-disetop-karena-staf-diduga-terlibat-dalam-serangan-hamas-ke-israel-ri-setiap-tuduhan-harus-dibuktikan"/><item><title>Dana UNRWA Disetop karena Staf Diduga Terlibat dalam Serangan Hamas ke Israel, RI: Setiap Tuduhan Harus Dibuktikan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/30/18/2962994/dana-unrwa-disetop-karena-staf-diduga-terlibat-dalam-serangan-hamas-ke-israel-ri-setiap-tuduhan-harus-dibuktikan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/30/18/2962994/dana-unrwa-disetop-karena-staf-diduga-terlibat-dalam-serangan-hamas-ke-israel-ri-setiap-tuduhan-harus-dibuktikan</guid><pubDate>Selasa 30 Januari 2024 19:22 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/30/18/2962994/dana-unrwa-disetop-karena-staf-diduga-terlibat-dalam-serangan-hamas-ke-israel-ri-setiap-tuduhan-harus-dibuktikan-4LhEgZsum3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dana UNRWA disetop karena staf diduga terlibat dalam serangan Hamas ke Israel (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/30/18/2962994/dana-unrwa-disetop-karena-staf-diduga-terlibat-dalam-serangan-hamas-ke-israel-ri-setiap-tuduhan-harus-dibuktikan-4LhEgZsum3.jpg</image><title>Dana UNRWA disetop karena staf diduga terlibat dalam serangan Hamas ke Israel (Foto: Reuters)</title></images><description>
JAKARTA &amp;ndash; Indonesia angkat bicara terkait tuduhan Israel soal keterlibatan staf badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk pengungsi Palestina atau UNRWA dalam serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober lalu.
Kementeria Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengatakan setiap tuduhan harus dibuktikan. Karena itu, investigasi yang menyeluruh, kredibel dan transparan harus dilakukan.
&amp;ldquo;Sekjen PBB telah menginstruksikan Office of Internal Oversight Service (OIOS) untuk melakukan investigasi. Kita tunggu hasilnya,&amp;rdquo; terang juuru bicara Kemlu RI Lalu Muhamad Iqbal melalui siaran pers.

BACA JUGA:
UNRWA Putus Asa Dana Distop karena Staf Diduga Terlibat dalam Serangan Hamas ke Israel

Di sisi lain, Indonesia menyayangkan keputusan sejumlah negara donor yang langsung menunda dukungan keuangan kepada UNRWA sebelum tuduhan itu dibuktikan.
Hal ini dinilai akan semakin memperburuk situasi kemanusiaan di Gaza, Palestina, yang saat ini sudah sulit.

BACA JUGA:
9 Negara Ini Hentikan Dana Bantuan Palestina untuk UNRWA karena Tuduhan Israel, Berikut Daftarnya

Seperti diketahui, semakin banyak negara yang menghentikan pendanaan untuk UNRWA yang yang beroperasi di Gaza, seiring dengan semakin parahnya krisis akibat dugaan peran beberapa staf dalam serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober lalu.
Beberapa negeri yang menyetop dananya yakni Jepang, Austria, Amerika Serikat (AS), Inggris, Jerman dan Italia.UNRWA mengatakan kepada BBC bahwa mereka &amp;ldquo;sangat putus asa&amp;rdquo; karena kebutuhan kemanusiaan di Gaza terus meningkat dari waktu ke waktu.

Juliette Touma, direktur komunikasi UNRWA, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan BBC bahwa tuduhan tersebut sangat serius.



&amp;ldquo;Kami sangat putus asa. Hal ini terjadi pada saat kebutuhan kemanusiaan di Gaza semakin meningkat,&amp;rdquo; katanya, seraya menambahkan bahwa dia sendiri telah mengunjungi wilayah tersebut minggu lalu.



&amp;ldquo;Orang-orang terus mengungsi. Orang-orang kelaparan. Waktu terus berjalan cepat menuju kelaparan,&amp;rdquo; ujarnya.

</description><content:encoded>
JAKARTA &amp;ndash; Indonesia angkat bicara terkait tuduhan Israel soal keterlibatan staf badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk pengungsi Palestina atau UNRWA dalam serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober lalu.
Kementeria Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengatakan setiap tuduhan harus dibuktikan. Karena itu, investigasi yang menyeluruh, kredibel dan transparan harus dilakukan.
&amp;ldquo;Sekjen PBB telah menginstruksikan Office of Internal Oversight Service (OIOS) untuk melakukan investigasi. Kita tunggu hasilnya,&amp;rdquo; terang juuru bicara Kemlu RI Lalu Muhamad Iqbal melalui siaran pers.

BACA JUGA:
UNRWA Putus Asa Dana Distop karena Staf Diduga Terlibat dalam Serangan Hamas ke Israel

Di sisi lain, Indonesia menyayangkan keputusan sejumlah negara donor yang langsung menunda dukungan keuangan kepada UNRWA sebelum tuduhan itu dibuktikan.
Hal ini dinilai akan semakin memperburuk situasi kemanusiaan di Gaza, Palestina, yang saat ini sudah sulit.

BACA JUGA:
9 Negara Ini Hentikan Dana Bantuan Palestina untuk UNRWA karena Tuduhan Israel, Berikut Daftarnya

Seperti diketahui, semakin banyak negara yang menghentikan pendanaan untuk UNRWA yang yang beroperasi di Gaza, seiring dengan semakin parahnya krisis akibat dugaan peran beberapa staf dalam serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober lalu.
Beberapa negeri yang menyetop dananya yakni Jepang, Austria, Amerika Serikat (AS), Inggris, Jerman dan Italia.UNRWA mengatakan kepada BBC bahwa mereka &amp;ldquo;sangat putus asa&amp;rdquo; karena kebutuhan kemanusiaan di Gaza terus meningkat dari waktu ke waktu.

Juliette Touma, direktur komunikasi UNRWA, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan BBC bahwa tuduhan tersebut sangat serius.



&amp;ldquo;Kami sangat putus asa. Hal ini terjadi pada saat kebutuhan kemanusiaan di Gaza semakin meningkat,&amp;rdquo; katanya, seraya menambahkan bahwa dia sendiri telah mengunjungi wilayah tersebut minggu lalu.



&amp;ldquo;Orang-orang terus mengungsi. Orang-orang kelaparan. Waktu terus berjalan cepat menuju kelaparan,&amp;rdquo; ujarnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
