<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenapa Tidak Boleh Pakai Baju Hijau di Gunung Lawu? Ternyata Ini Alasannya</title><description>Hal ini menjadi salah satu pertanyaan bagi masyarakat yang baru berkunjung.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/31/337/2962736/kenapa-tidak-boleh-pakai-baju-hijau-di-gunung-lawu-ternyata-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/31/337/2962736/kenapa-tidak-boleh-pakai-baju-hijau-di-gunung-lawu-ternyata-ini-alasannya"/><item><title>Kenapa Tidak Boleh Pakai Baju Hijau di Gunung Lawu? Ternyata Ini Alasannya</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/31/337/2962736/kenapa-tidak-boleh-pakai-baju-hijau-di-gunung-lawu-ternyata-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/31/337/2962736/kenapa-tidak-boleh-pakai-baju-hijau-di-gunung-lawu-ternyata-ini-alasannya</guid><pubDate>Rabu 31 Januari 2024 09:47 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/30/337/2962736/kenapa-tidak-boleh-pakai-baju-hijau-di-gunung-lawu-ternyata-ini-alasannya-H7OyxGKyPo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi kenapa tidak boleh pakai baju hijau ( Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/30/337/2962736/kenapa-tidak-boleh-pakai-baju-hijau-di-gunung-lawu-ternyata-ini-alasannya-H7OyxGKyPo.jpg</image><title>Ilustrasi kenapa tidak boleh pakai baju hijau ( Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kenapa tidak boleh pakai baju hijau di Gunung Lawu? Hal ini menjadi salah satu pertanyaan bagi masyarakat yang baru berkunjung.
Gunung Lawu memiliki pesona berbeda dibandingkan gunung lain di Pulau Jawa. Sejumlah orang menyebut gunung yang berada di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, serta Kabupaten Ngawi dan Magetan, Jawa Timur itu memiliki aura mistis. Salah satunya kenapa tidak boleh pakai baju hijau.

BACA JUGA:
Kisah Loyalis Hitler di Kaki Gunung Lawu Eks Penghuni Kamp Interniran Belanda

Lantas kenapa tidak boleh pakai baju hijau di Gunung Lawu?
Dipercayai bahwa memakai pakaian hijau dapat mengakibatkan penculikan oleh Ratu Pantai Selatan. Meskipun sebagian orang mungkin meragukan hubungan antara Gunung Lawu dan pantai selatan yang jauh, masyarakat dan para pendaki tetap patuh pada larangan ini.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Gunung Lewotobi Laki-laki 8 Kali Gempa Guguran Senin Pagi, Luncurkan Lava 1 Kilometer

Tidak hanya itu gunung yang juga merupakan salah satu poros di pulau Jawa ini banyak masyarakat  yang mempercayai bahwa Gunung Lawu adalah persinggahan Brawijaya V yang merupakan Raja Majapahit terakhir yang akhirnya menghilang bersama raganya alias muksa.
Gunung Lawu juga menyimpan misteri pada tiga puncaknya dan menjadi tempat yang dianggap sakral  di Tanah Jawa.
Harga Dalem diyakini sebagai tempat pamoksan (menghilangnya) Prabu Brawijaya, Harga Dumiling diceritakan  sebagai tempat pamoksan Ki Sabdopalon yang merupakan abdi setia dari Prabu Brawijaya, dan Harga Dumilah merupakan tempat yang meditasi pagi penganut kejawen.
Seperti kebanyakan gunung yang ada di Indonesia yang kental dengan aura mistis, gunung Lawu memiliki pasar yang di sebut pasar setan. Yaitu pasar yang tak terlihat dengan kasat mata. Hanya terdengar suara ramai saja. Dan tidak semua orang bisa mendengarnya.
Lalu, pendaki juga dilarang untuk mengganggu atau membunuh kupu-kupu hitam dengan bulatan biru di kedua sayapnya. Karena, kupu-kupu dengan ciri tersebut merupakan penjaga Gunung Lawu.
</description><content:encoded>JAKARTA - Kenapa tidak boleh pakai baju hijau di Gunung Lawu? Hal ini menjadi salah satu pertanyaan bagi masyarakat yang baru berkunjung.
Gunung Lawu memiliki pesona berbeda dibandingkan gunung lain di Pulau Jawa. Sejumlah orang menyebut gunung yang berada di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, serta Kabupaten Ngawi dan Magetan, Jawa Timur itu memiliki aura mistis. Salah satunya kenapa tidak boleh pakai baju hijau.

BACA JUGA:
Kisah Loyalis Hitler di Kaki Gunung Lawu Eks Penghuni Kamp Interniran Belanda

Lantas kenapa tidak boleh pakai baju hijau di Gunung Lawu?
Dipercayai bahwa memakai pakaian hijau dapat mengakibatkan penculikan oleh Ratu Pantai Selatan. Meskipun sebagian orang mungkin meragukan hubungan antara Gunung Lawu dan pantai selatan yang jauh, masyarakat dan para pendaki tetap patuh pada larangan ini.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
Gunung Lewotobi Laki-laki 8 Kali Gempa Guguran Senin Pagi, Luncurkan Lava 1 Kilometer

Tidak hanya itu gunung yang juga merupakan salah satu poros di pulau Jawa ini banyak masyarakat  yang mempercayai bahwa Gunung Lawu adalah persinggahan Brawijaya V yang merupakan Raja Majapahit terakhir yang akhirnya menghilang bersama raganya alias muksa.
Gunung Lawu juga menyimpan misteri pada tiga puncaknya dan menjadi tempat yang dianggap sakral  di Tanah Jawa.
Harga Dalem diyakini sebagai tempat pamoksan (menghilangnya) Prabu Brawijaya, Harga Dumiling diceritakan  sebagai tempat pamoksan Ki Sabdopalon yang merupakan abdi setia dari Prabu Brawijaya, dan Harga Dumilah merupakan tempat yang meditasi pagi penganut kejawen.
Seperti kebanyakan gunung yang ada di Indonesia yang kental dengan aura mistis, gunung Lawu memiliki pasar yang di sebut pasar setan. Yaitu pasar yang tak terlihat dengan kasat mata. Hanya terdengar suara ramai saja. Dan tidak semua orang bisa mendengarnya.
Lalu, pendaki juga dilarang untuk mengganggu atau membunuh kupu-kupu hitam dengan bulatan biru di kedua sayapnya. Karena, kupu-kupu dengan ciri tersebut merupakan penjaga Gunung Lawu.
</content:encoded></item></channel></rss>
