<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ribuan Kepala Desa Lempari Gedung DPR dan Ancam Blokade Jalan Tol, Sejumlah Polisi Jadi Korban</title><description>Mereka juga mengancam memblokade jalur tol di depan Gedung DPR jika tak diizinkan untuk masuk ke Gedung wakil rakyat tersebut.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/31/338/2963385/ribuan-kepala-desa-lempari-gedung-dpr-dan-ancam-blokade-jalan-tol-sejumlah-polisi-jadi-korban</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/31/338/2963385/ribuan-kepala-desa-lempari-gedung-dpr-dan-ancam-blokade-jalan-tol-sejumlah-polisi-jadi-korban"/><item><title>Ribuan Kepala Desa Lempari Gedung DPR dan Ancam Blokade Jalan Tol, Sejumlah Polisi Jadi Korban</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/31/338/2963385/ribuan-kepala-desa-lempari-gedung-dpr-dan-ancam-blokade-jalan-tol-sejumlah-polisi-jadi-korban</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/31/338/2963385/ribuan-kepala-desa-lempari-gedung-dpr-dan-ancam-blokade-jalan-tol-sejumlah-polisi-jadi-korban</guid><pubDate>Rabu 31 Januari 2024 14:46 WIB</pubDate><dc:creator>Giffar Rivana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/31/338/2963385/ribuan-kepala-desa-lempari-gedung-dpr-dan-ancam-blokade-jalan-tol-sejumlah-polisi-jadi-korban-BUYyb33kOS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Massa Lempari Gedung DPR dengan Batu/Foto: MNC Portal</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/31/338/2963385/ribuan-kepala-desa-lempari-gedung-dpr-dan-ancam-blokade-jalan-tol-sejumlah-polisi-jadi-korban-BUYyb33kOS.jpg</image><title>Massa Lempari Gedung DPR dengan Batu/Foto: MNC Portal</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8zMS8xLzE3NjczNy81L3g4cnh2bWI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sejumlah polisi terluka saat mengamankan jalannya aksi unjuk rasa Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) di Depan Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (31/1/2024).
&quot;Anggota kami terluka beberapa. Tolong mundur,&quot; kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro di lokasi.
Susatyo kemudian meminta kepada massa aksi untuk tidak melanjutkan tindakan anarkisnya. Dia juga mengimbau massa yang masuk menuju Gedung DPR RI.

BACA JUGA:
Demo Kepala Desa Memanas, Massa Lempari Gedung DPR RI dengan Batu hingga Bakar Spanduk

&quot;Mohon sekali lagi tidak melempari, tidak merusak pagar DPR,&quot; ujar Kombes Susatyo ke pengunjuk rasa.
Massa aksi dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) memaksa masuk ke dalam Gedung DPRI RI, dengan cara merusak pagar di depan gerbang utama.

BACA JUGA:
Usut Tuntas Pelanggaran HAM, Ratusan Mahasiswa Gelar Unjuk Rasa

Massa memaksa masuk yakni dengan menarik pagar yang sudah mulai terlihat bengkok yang ditarik-tarik dengan tambang.
Dari pantauan MNC Portal Indonesia pukul 14.10 WIB, polisi berusaha membubarkan massa yang umumnya kepala desa, karena merusak pagar dengan semprotan water canon.Namun, ribuan massa tak juga gentar dengan semprotan air tersebut. Mereka juga sesekali terlihat melempar batu ke dalam Gedung DPR RI di yang dihalau oleh aparat kepolisian.
Mereka juga mengancam memblokade jalur tol di depan Gedung DPR jika tak diizinkan untuk masuk ke Gedung wakil rakyat tersebut.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8zMS8xLzE3NjczNy81L3g4cnh2bWI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sejumlah polisi terluka saat mengamankan jalannya aksi unjuk rasa Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) di Depan Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (31/1/2024).
&quot;Anggota kami terluka beberapa. Tolong mundur,&quot; kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro di lokasi.
Susatyo kemudian meminta kepada massa aksi untuk tidak melanjutkan tindakan anarkisnya. Dia juga mengimbau massa yang masuk menuju Gedung DPR RI.

BACA JUGA:
Demo Kepala Desa Memanas, Massa Lempari Gedung DPR RI dengan Batu hingga Bakar Spanduk

&quot;Mohon sekali lagi tidak melempari, tidak merusak pagar DPR,&quot; ujar Kombes Susatyo ke pengunjuk rasa.
Massa aksi dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) memaksa masuk ke dalam Gedung DPRI RI, dengan cara merusak pagar di depan gerbang utama.

BACA JUGA:
Usut Tuntas Pelanggaran HAM, Ratusan Mahasiswa Gelar Unjuk Rasa

Massa memaksa masuk yakni dengan menarik pagar yang sudah mulai terlihat bengkok yang ditarik-tarik dengan tambang.
Dari pantauan MNC Portal Indonesia pukul 14.10 WIB, polisi berusaha membubarkan massa yang umumnya kepala desa, karena merusak pagar dengan semprotan water canon.Namun, ribuan massa tak juga gentar dengan semprotan air tersebut. Mereka juga sesekali terlihat melempar batu ke dalam Gedung DPR RI di yang dihalau oleh aparat kepolisian.
Mereka juga mengancam memblokade jalur tol di depan Gedung DPR jika tak diizinkan untuk masuk ke Gedung wakil rakyat tersebut.

</content:encoded></item></channel></rss>
