<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Poin Seruan Guru Besar dan Alumni UI Jelang Pemilu 2024</title><description>Pertama Mengutuk segala bentuk tindakan yang menindas kebebasan berekspresi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/02/337/2964400/4-poin-seruan-guru-besar-dan-alumni-ui-jelang-pemilu-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/02/337/2964400/4-poin-seruan-guru-besar-dan-alumni-ui-jelang-pemilu-2024"/><item><title>4 Poin Seruan Guru Besar dan Alumni UI Jelang Pemilu 2024</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/02/337/2964400/4-poin-seruan-guru-besar-dan-alumni-ui-jelang-pemilu-2024</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/02/337/2964400/4-poin-seruan-guru-besar-dan-alumni-ui-jelang-pemilu-2024</guid><pubDate>Jum'at 02 Februari 2024 11:54 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/02/337/2964400/4-poin-seruyan-guru-besar-dan-alumni-ui-jelang-pemilu-2024-0faMDIgzR7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Guru Besar UI resah atas hancurnya demokrasi di Indonesia (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/02/337/2964400/4-poin-seruyan-guru-besar-dan-alumni-ui-jelang-pemilu-2024-0faMDIgzR7.jpg</image><title>Guru Besar UI resah atas hancurnya demokrasi di Indonesia (Foto : MPI)</title></images><description>

&amp;nbsp;

DEPOK - Puluhan guru besar dan alumni Universitas Indonesia (UI) menyampaikan keresahan atas hancurnya tatanan hukum dan demokrasi di Indonesia menjelang Pemilu Serentak 2024.
Adapun keresahan disampaikan di Halaman Rektorat Kampus UI, Depok, Jawa Barat pada Jumat (2/2/2024).

BACA JUGA:
Jokowi Tanggapi Petisi UGM dan UII : Itu Hak Demokrasi

Ketua Dewan Guru Besar UI dijabat oleh Prof. Harkristuti Harkrisnowo, mengajak seluruh sivitas akademika perguruan tinggi di tanah air untuk merapatkan barisan menjelang Pemilu 2024.
Ia juga menyampaikan empat poin seruan mulai dari kutukan penindasan kebebasan berekspresi hingga menuntut ASN hingga TNI-Polri bebas dari paksaan menangkan salah satu Pasangan Calon (Paslon).

BACA JUGA:
Guru Besar dan Alumni UI Resah Atas Hancurnya Demokrasi di Indonesia

&quot;Berdasarkan ruh kebebasan akademik yang kami punya, kami berdiri di sini mengajak sivitas akademika perguruan tinggi di seluruh tanah air, untuk segera merapatkan barisan guna mengawal pelaksanaan Pemilu yang adil, jujur dan bermartabat,&quot; kata Harkristuti.
Pertama Mengutuk segala bentuk tindakan yang menindas kebebasan berekspresi. Kedua, menuntut hak pilih rakyat dalam pemilu dapat dijalankan tanpa intimidasi dan ketakutan. Ketiga, menuntut agar semua ASN, Pejabat Pemerintah, TNI dan Polri dibebaskan dari paksaan untuk memenangkan salah satu paslon.Kemudian kempat, menyerukan agar semua perguruan tinggi di seluruh tanah air mengawasi dan mengawal secara ketat pelaksanaan  pemungutan dan penghitungan suara di wilayah masing-masing.
Harkristuti juga mengajak seluruh elemen menjaga demokrasi dan NKRI menjelang Pemilu 2024.
&quot;Mari kita jaga bersama demokrasi dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai dan banggakan,&quot; ungkapnya.
Pantauan MNC Portal Indonesia dilokasi puluhan guru besar long march dari Balai Sidang menuju Area Halaman Rektorat UI berjalan kaki mengenakan toga. Selain itu terlihat pula nyanyian Hymne Guru Besar, Hymne UI hingga Lagu 'Maju Tak Gentar' berkumandang dinyanyikan guru besar dan alumni UI tersebut.</description><content:encoded>

&amp;nbsp;

DEPOK - Puluhan guru besar dan alumni Universitas Indonesia (UI) menyampaikan keresahan atas hancurnya tatanan hukum dan demokrasi di Indonesia menjelang Pemilu Serentak 2024.
Adapun keresahan disampaikan di Halaman Rektorat Kampus UI, Depok, Jawa Barat pada Jumat (2/2/2024).

BACA JUGA:
Jokowi Tanggapi Petisi UGM dan UII : Itu Hak Demokrasi

Ketua Dewan Guru Besar UI dijabat oleh Prof. Harkristuti Harkrisnowo, mengajak seluruh sivitas akademika perguruan tinggi di tanah air untuk merapatkan barisan menjelang Pemilu 2024.
Ia juga menyampaikan empat poin seruan mulai dari kutukan penindasan kebebasan berekspresi hingga menuntut ASN hingga TNI-Polri bebas dari paksaan menangkan salah satu Pasangan Calon (Paslon).

BACA JUGA:
Guru Besar dan Alumni UI Resah Atas Hancurnya Demokrasi di Indonesia

&quot;Berdasarkan ruh kebebasan akademik yang kami punya, kami berdiri di sini mengajak sivitas akademika perguruan tinggi di seluruh tanah air, untuk segera merapatkan barisan guna mengawal pelaksanaan Pemilu yang adil, jujur dan bermartabat,&quot; kata Harkristuti.
Pertama Mengutuk segala bentuk tindakan yang menindas kebebasan berekspresi. Kedua, menuntut hak pilih rakyat dalam pemilu dapat dijalankan tanpa intimidasi dan ketakutan. Ketiga, menuntut agar semua ASN, Pejabat Pemerintah, TNI dan Polri dibebaskan dari paksaan untuk memenangkan salah satu paslon.Kemudian kempat, menyerukan agar semua perguruan tinggi di seluruh tanah air mengawasi dan mengawal secara ketat pelaksanaan  pemungutan dan penghitungan suara di wilayah masing-masing.
Harkristuti juga mengajak seluruh elemen menjaga demokrasi dan NKRI menjelang Pemilu 2024.
&quot;Mari kita jaga bersama demokrasi dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai dan banggakan,&quot; ungkapnya.
Pantauan MNC Portal Indonesia dilokasi puluhan guru besar long march dari Balai Sidang menuju Area Halaman Rektorat UI berjalan kaki mengenakan toga. Selain itu terlihat pula nyanyian Hymne Guru Besar, Hymne UI hingga Lagu 'Maju Tak Gentar' berkumandang dinyanyikan guru besar dan alumni UI tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
