<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Ingin Punya HP Buat Main Game Online, Dua Pelajar di Bandarlampung Nekat Ngejambret   </title><description>Dua remaja di Bandarlampung nekat menjambret handphone (HP) milik korban yang masih di bawah umur lantaran ingin memiliki HP&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/02/340/2964203/ingin-punya-hp-buat-main-game-online-dua-pelajar-di-bandarlampung-nekat-ngejambret</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/02/340/2964203/ingin-punya-hp-buat-main-game-online-dua-pelajar-di-bandarlampung-nekat-ngejambret"/><item><title> Ingin Punya HP Buat Main Game Online, Dua Pelajar di Bandarlampung Nekat Ngejambret   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/02/340/2964203/ingin-punya-hp-buat-main-game-online-dua-pelajar-di-bandarlampung-nekat-ngejambret</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/02/340/2964203/ingin-punya-hp-buat-main-game-online-dua-pelajar-di-bandarlampung-nekat-ngejambret</guid><pubDate>Jum'at 02 Februari 2024 01:01 WIB</pubDate><dc:creator>Ira Widyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/01/340/2964203/ingin-punya-hp-buat-main-game-online-dua-pelajar-di-bandarlampung-nekat-ngejambret-j2uXez6ZEW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/01/340/2964203/ingin-punya-hp-buat-main-game-online-dua-pelajar-di-bandarlampung-nekat-ngejambret-j2uXez6ZEW.jpg</image><title>Illustrasi (foto: dok Okezone)</title></images><description>
BANDARLAMPUNG - Dua remaja di Bandarlampung nekat menjambret handphone (HP) milik korban yang masih di bawah umur lantaran ingin memiliki HP untuk bermain game online. Kedua pelaku yakni inisial FRD (16) dan RA (16) warga Bandarlampung dan masih berstatus pelajar.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik mengatakan, peristiwa penjambretan itu terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Labuhan Dalam, Kecamatan Tanjung Senang, Bandarlampung pada Sabtu 27 Januari 2024.

&quot;Saat itu ada dua orang anak berinisial ASR (9) dan A (4) sedang bermain handphone di depan rumahnya,&quot; ujar Umi, Kamis (31/1/2024).

BACA JUGA:
Istri Perwira TNI Dijambret, Komplotan Pelaku Sudah 20 Kali Beraksi

Kemudian, FRD dan RA melintas di depan rumah korban dan melihat keduanya tengah bermain HP. Kedua pelaku kemudian putar balik menuju rumah korban. Sesampainya di depan rumah korban, pelaku RA turun dari motornya dan mendekati korban ASR.

&quot;Lalu para pelaku ini mengajak ngobrol dan anak kecil ini tidak ada yang curiga kalau mereka punya niat jahat,&quot; kata Umi.

Tiba-tiba, pelaku RA langsung merampas hp korban dan kabur dengan rekannya FRD yang sudah menunggu di atas motor.

BACA JUGA:
 Pertahankan Tas Dijambret Bandit, Emak-Emak di Bogor Terjatuh dari Motor&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Tapi aksi itu diketahui oleh dua orang yang melihat dan langsung mengejar para pelaku hingga sejauh 1 kilometer,&quot; ucap Umi.

Lantaran panik dikejar, para pelaku terjatuh dari motornya dan langsung diamankan oleh warga kemudian dibawa ke Ditreskrimum Polda Lampung.



Umi melanjutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, motif para pelaku menjambret hp korban lantaran ingin punya hp untuk bermain game online.



Selain pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit motor Yamaha Vega R, 1 unit HP dan 1 helai jaket warna hitam.



Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 365 KUHP subsider Pasal 368 KUHP subsider Pasal 363 KUHP UU Nomor 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan anak-anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 9 tahun.

</description><content:encoded>
BANDARLAMPUNG - Dua remaja di Bandarlampung nekat menjambret handphone (HP) milik korban yang masih di bawah umur lantaran ingin memiliki HP untuk bermain game online. Kedua pelaku yakni inisial FRD (16) dan RA (16) warga Bandarlampung dan masih berstatus pelajar.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik mengatakan, peristiwa penjambretan itu terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Labuhan Dalam, Kecamatan Tanjung Senang, Bandarlampung pada Sabtu 27 Januari 2024.

&quot;Saat itu ada dua orang anak berinisial ASR (9) dan A (4) sedang bermain handphone di depan rumahnya,&quot; ujar Umi, Kamis (31/1/2024).

BACA JUGA:
Istri Perwira TNI Dijambret, Komplotan Pelaku Sudah 20 Kali Beraksi

Kemudian, FRD dan RA melintas di depan rumah korban dan melihat keduanya tengah bermain HP. Kedua pelaku kemudian putar balik menuju rumah korban. Sesampainya di depan rumah korban, pelaku RA turun dari motornya dan mendekati korban ASR.

&quot;Lalu para pelaku ini mengajak ngobrol dan anak kecil ini tidak ada yang curiga kalau mereka punya niat jahat,&quot; kata Umi.

Tiba-tiba, pelaku RA langsung merampas hp korban dan kabur dengan rekannya FRD yang sudah menunggu di atas motor.

BACA JUGA:
 Pertahankan Tas Dijambret Bandit, Emak-Emak di Bogor Terjatuh dari Motor&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Tapi aksi itu diketahui oleh dua orang yang melihat dan langsung mengejar para pelaku hingga sejauh 1 kilometer,&quot; ucap Umi.

Lantaran panik dikejar, para pelaku terjatuh dari motornya dan langsung diamankan oleh warga kemudian dibawa ke Ditreskrimum Polda Lampung.



Umi melanjutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, motif para pelaku menjambret hp korban lantaran ingin punya hp untuk bermain game online.



Selain pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit motor Yamaha Vega R, 1 unit HP dan 1 helai jaket warna hitam.



Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 365 KUHP subsider Pasal 368 KUHP subsider Pasal 363 KUHP UU Nomor 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan anak-anak dengan ancaman hukuman penjara maksimal 9 tahun.

</content:encoded></item></channel></rss>
