<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Ungkap Manfaat KTP Sakti untuk Profiling, Termasuk Prioritaskan Disabilitas</title><description>Salah satunya, program ini dapat memberikan prioritas bagi disabilitas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/05/337/2965679/ganjar-ungkap-manfaat-ktp-sakti-untuk-profiling-termasuk-prioritaskan-disabilitas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/05/337/2965679/ganjar-ungkap-manfaat-ktp-sakti-untuk-profiling-termasuk-prioritaskan-disabilitas"/><item><title>Ganjar Ungkap Manfaat KTP Sakti untuk Profiling, Termasuk Prioritaskan Disabilitas</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/05/337/2965679/ganjar-ungkap-manfaat-ktp-sakti-untuk-profiling-termasuk-prioritaskan-disabilitas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/05/337/2965679/ganjar-ungkap-manfaat-ktp-sakti-untuk-profiling-termasuk-prioritaskan-disabilitas</guid><pubDate>Senin 05 Februari 2024 10:42 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Amanah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/05/337/2965679/ganjar-ungkap-manfaat-ktp-sakti-untuk-profiling-termasuk-prioritaskan-disabilitas-0LMeVtXfmB.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar di Debat Pilpres 2024. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/05/337/2965679/ganjar-ungkap-manfaat-ktp-sakti-untuk-profiling-termasuk-prioritaskan-disabilitas-0LMeVtXfmB.JPG</image><title>Ganjar di Debat Pilpres 2024. (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo menjelaskan manfaat program &amp;lsquo;KTP Sakti&amp;rsquo; yang diusungnya. Salah satunya, program ini dapat memberikan prioritas bagi disabilitas.

Hal itu disampaikan Ganjar dalam debat terakhir Pilpres 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (4/2/2024).
Mulanya, Ganjar mengungkap bahwa&amp;nbsp;&amp;nbsp;negara harus hadir memberikan berbagai prioritas untuk disabilitas dengan data dan profiling yang lengkap. Melalui KTP Sakti, hal itu bisa diwujudkan.

BACA JUGA:
Ketua TPN Optimistis Rakyat Titipkan Indonesia di Pundak Ganjar-Mahfud

&amp;ldquo;Yang pertama negara harus hadir,&amp;nbsp;&amp;nbsp;tidak boleh alpa. Yang kedua kita harus menyiapkan data dengan baik. Kenapa kami pakai KTP Sakti? Satu KTP saja kita bisa profiling semuanya, termasuk disabilitas,&amp;rdquo; imbuhnya.

Apa yang dibutuhkan kelompok disabilitas dapat diberikan oleh negara dengan berbasis data-data yang tepat. Menurut Ganjar, data penyandang disabilitas di seluruh Indonesia harus dilengkapi melalui program KTP Sakti. Sehingga, pemerintah bisa membuat kebijakan yang ramah disabilitas.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Maka kalau satu data Indonesia kita cropping, satu saja terkait dengan disabilitas, maka perlakuan kita bisa kita berikan apapun untuk mereka,&amp;rdquo; tuturnya.

BACA JUGA:
Hari Ke-70 Kampanye, Ganjar-Mahfud Bakal Temui Pemulung hingga Rembuk Rakyat

Ganjar pun menceritakan pengalamannya selama memimpin Jawa Tengah (Jateng) sebagai Gubernur. Kala itu Ganjar merancang pembangunan dengan melibatkan disabilitas sebelum membuat kebijakan

&amp;ldquo;Ketika merancang pembangunan hadirkan untuk mereka, kasih ruang pertama untuk mereka berpendapat. Maka pada saat itu semua akan mendengarkan apa kebutuhan mereka,&amp;rdquo; imbuhnya.&amp;ldquo;Itulah yang nantinya akan keluar menjadi kebijakan publik, apa yang mesti disampaikan kepada mereka sehingga No One Left Behind diberikan dan mereka akan mendapatkan apa yang dia inginkan,&amp;rdquo; pungkas Ganjar.

Sebagai informasi, debat Pilpres 2024 kali ini meliputi pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, kebudayaan, teknologi informasi, serta kesejahteraan sosial dan inklusi.



</description><content:encoded>JAKARTA - Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo menjelaskan manfaat program &amp;lsquo;KTP Sakti&amp;rsquo; yang diusungnya. Salah satunya, program ini dapat memberikan prioritas bagi disabilitas.

Hal itu disampaikan Ganjar dalam debat terakhir Pilpres 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (4/2/2024).
Mulanya, Ganjar mengungkap bahwa&amp;nbsp;&amp;nbsp;negara harus hadir memberikan berbagai prioritas untuk disabilitas dengan data dan profiling yang lengkap. Melalui KTP Sakti, hal itu bisa diwujudkan.

BACA JUGA:
Ketua TPN Optimistis Rakyat Titipkan Indonesia di Pundak Ganjar-Mahfud

&amp;ldquo;Yang pertama negara harus hadir,&amp;nbsp;&amp;nbsp;tidak boleh alpa. Yang kedua kita harus menyiapkan data dengan baik. Kenapa kami pakai KTP Sakti? Satu KTP saja kita bisa profiling semuanya, termasuk disabilitas,&amp;rdquo; imbuhnya.

Apa yang dibutuhkan kelompok disabilitas dapat diberikan oleh negara dengan berbasis data-data yang tepat. Menurut Ganjar, data penyandang disabilitas di seluruh Indonesia harus dilengkapi melalui program KTP Sakti. Sehingga, pemerintah bisa membuat kebijakan yang ramah disabilitas.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Maka kalau satu data Indonesia kita cropping, satu saja terkait dengan disabilitas, maka perlakuan kita bisa kita berikan apapun untuk mereka,&amp;rdquo; tuturnya.

BACA JUGA:
Hari Ke-70 Kampanye, Ganjar-Mahfud Bakal Temui Pemulung hingga Rembuk Rakyat

Ganjar pun menceritakan pengalamannya selama memimpin Jawa Tengah (Jateng) sebagai Gubernur. Kala itu Ganjar merancang pembangunan dengan melibatkan disabilitas sebelum membuat kebijakan

&amp;ldquo;Ketika merancang pembangunan hadirkan untuk mereka, kasih ruang pertama untuk mereka berpendapat. Maka pada saat itu semua akan mendengarkan apa kebutuhan mereka,&amp;rdquo; imbuhnya.&amp;ldquo;Itulah yang nantinya akan keluar menjadi kebijakan publik, apa yang mesti disampaikan kepada mereka sehingga No One Left Behind diberikan dan mereka akan mendapatkan apa yang dia inginkan,&amp;rdquo; pungkas Ganjar.

Sebagai informasi, debat Pilpres 2024 kali ini meliputi pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, kebudayaan, teknologi informasi, serta kesejahteraan sosial dan inklusi.



</content:encoded></item></channel></rss>
