<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir di Siak Kecil Surut, Warga dan Polisi Bersihkan Rumah dan Tempat Ibadah</title><description>Banjir ini berdampak pada sebanyak ratusan warga setempat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/06/340/2966376/banjir-di-siak-kecil-surut-warga-dan-polisi-bersihkan-rumah-dan-tempat-ibadah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/06/340/2966376/banjir-di-siak-kecil-surut-warga-dan-polisi-bersihkan-rumah-dan-tempat-ibadah"/><item><title>Banjir di Siak Kecil Surut, Warga dan Polisi Bersihkan Rumah dan Tempat Ibadah</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/06/340/2966376/banjir-di-siak-kecil-surut-warga-dan-polisi-bersihkan-rumah-dan-tempat-ibadah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/06/340/2966376/banjir-di-siak-kecil-surut-warga-dan-polisi-bersihkan-rumah-dan-tempat-ibadah</guid><pubDate>Selasa 06 Februari 2024 14:09 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/06/340/2966376/banjir-di-siak-kecil-surut-warga-dan-polisi-bersihkan-rumah-dan-tempat-ibadah-93l9u9byit.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga dan polisi bersih-bersih rumah dan tempat ibadah pasca-banjir. (Foto: Banda Haruddin)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/06/340/2966376/banjir-di-siak-kecil-surut-warga-dan-polisi-bersihkan-rumah-dan-tempat-ibadah-93l9u9byit.jpg</image><title>Warga dan polisi bersih-bersih rumah dan tempat ibadah pasca-banjir. (Foto: Banda Haruddin)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8wNi8xLzE3Njk2Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PEKANBARU - Banjir telah melanda Desa Sungai Linau,  Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis berlangsung selama tiga pekan. Kali ini banjir telah surut dan warga sudah bisa kembali hidup normal. Sebelumnya banjir telah melanda Desa Sungai Linau.  Banjir ini berdampak pada sebanyak 48 kepala keluara 169 jiwa.


Pasca banjir, pihak Polsek Bukit Batu bersama wargapun melakukan pembersihan di Desa Sungai Linau. Pembersihan dilukan di rumah dan juga fasilitas umum seperti rumah ibadah dan lainnya.

Kapolsek  Siak Kecil Ipda Eko wahyu mengatakan bahwa gotong-royong membersihkan daerah agar lingkungan lebih bersih. Selain kegiatan itu juga kata Kapolsek sebagai bagian dari kegiatan cooling system.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Terjebak Banjir di Kabupaten Grobogan, Petugas Evakuasi Lansia&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Bahwa kita telah melakukan gotong-royong bersama pasca banjir berasama,&quot; kata Kapolsek usai membersihkan komplek Masjid Al Muhajirin, Desa Sungai Linau, Selasa (6/2/2024).

Dalam kegiatan gotong royong, pihak kepolisian juga menyosialisasikan Pemilu. Dalam kegiatan tersebut, pesan yang disampaikan kepada masyarakat adalah agar tidak mudah terprovokasi dengan berita hoaks.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Grobogan Direndam Banjir, Jalur Kereta Api dari Semarang ke Surabaya Terdampak

&quot;Kita juga minta agar masyarakat mendukung kinerja Polri dalam hal memelihara Kamtibmas menjelang Pemilu dan menolak segala berita hoaks dan ujaran kebencian berbau SARA yang bisa memecah belah persaudaraan,&quot; tuturnya.Dia menambahkan, selain itu saat ini rangkaian pesta demokrasi sudah mulai berjalan, tentunya di antara warga akan ada perbedaan pandangan dan pilihan politik.



&quot;Jangan masyarakat jadikan perbedaan tersebut sumber perpecahan di antara warga, baik sebelum, pada saat dan setelah pemilu tetap jaga kerukunan dan kesatuan antar warga, Pemilu di depan mata, datang ke TPS tanggal 14 Februari 2024 dan mari sukseskan Pemilu tahun 2024,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8wNi8xLzE3Njk2Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PEKANBARU - Banjir telah melanda Desa Sungai Linau,  Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis berlangsung selama tiga pekan. Kali ini banjir telah surut dan warga sudah bisa kembali hidup normal. Sebelumnya banjir telah melanda Desa Sungai Linau.  Banjir ini berdampak pada sebanyak 48 kepala keluara 169 jiwa.


Pasca banjir, pihak Polsek Bukit Batu bersama wargapun melakukan pembersihan di Desa Sungai Linau. Pembersihan dilukan di rumah dan juga fasilitas umum seperti rumah ibadah dan lainnya.

Kapolsek  Siak Kecil Ipda Eko wahyu mengatakan bahwa gotong-royong membersihkan daerah agar lingkungan lebih bersih. Selain kegiatan itu juga kata Kapolsek sebagai bagian dari kegiatan cooling system.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Terjebak Banjir di Kabupaten Grobogan, Petugas Evakuasi Lansia&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Bahwa kita telah melakukan gotong-royong bersama pasca banjir berasama,&quot; kata Kapolsek usai membersihkan komplek Masjid Al Muhajirin, Desa Sungai Linau, Selasa (6/2/2024).

Dalam kegiatan gotong royong, pihak kepolisian juga menyosialisasikan Pemilu. Dalam kegiatan tersebut, pesan yang disampaikan kepada masyarakat adalah agar tidak mudah terprovokasi dengan berita hoaks.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Grobogan Direndam Banjir, Jalur Kereta Api dari Semarang ke Surabaya Terdampak

&quot;Kita juga minta agar masyarakat mendukung kinerja Polri dalam hal memelihara Kamtibmas menjelang Pemilu dan menolak segala berita hoaks dan ujaran kebencian berbau SARA yang bisa memecah belah persaudaraan,&quot; tuturnya.Dia menambahkan, selain itu saat ini rangkaian pesta demokrasi sudah mulai berjalan, tentunya di antara warga akan ada perbedaan pandangan dan pilihan politik.



&quot;Jangan masyarakat jadikan perbedaan tersebut sumber perpecahan di antara warga, baik sebelum, pada saat dan setelah pemilu tetap jaga kerukunan dan kesatuan antar warga, Pemilu di depan mata, datang ke TPS tanggal 14 Februari 2024 dan mari sukseskan Pemilu tahun 2024,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
