<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Muntahkan Awan Abu, Status Gunung Marapi Masih Siaga!</title><description>Sempat diam selama empat hari, Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Tanah Datar dan Agam kembali terjadi erupsi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/06/340/2966550/muntahkan-awan-abu-status-gunung-marapi-masih-siaga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/06/340/2966550/muntahkan-awan-abu-status-gunung-marapi-masih-siaga"/><item><title>Muntahkan Awan Abu, Status Gunung Marapi Masih Siaga!</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/06/340/2966550/muntahkan-awan-abu-status-gunung-marapi-masih-siaga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/06/340/2966550/muntahkan-awan-abu-status-gunung-marapi-masih-siaga</guid><pubDate>Selasa 06 Februari 2024 18:45 WIB</pubDate><dc:creator>Rus Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/06/340/2966550/muntahkan-awan-abu-status-gunung-marapi-masih-siaga-gO8XWjLIl1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Marapi (Foto: Ist/Rus Akbar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/06/340/2966550/muntahkan-awan-abu-status-gunung-marapi-masih-siaga-gO8XWjLIl1.jpg</image><title>Gunung Marapi (Foto: Ist/Rus Akbar)</title></images><description>
PADANG - Sempat diam selama empat hari, Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Tanah Datar dan Agam kembali terjadi erupsi. Pada hari ini, erupsinya mencapai 1.000 meter, lebih besar dibanding beberapa hari lalu.

Berdasarkan data resmi dari Pos Pengamatan Gunungapi Marapi dari pukul 12.00 WIB siang tadi sampai pukul 18.00 WIB telah terjadi erupsi sebanyak dua kali, erupsi pertama terjadi pukul 15.28 WIB dengan tinggi kolom abu teramati lebih 800 meter di atas puncak (3.691 meter di atas permukaan laut).

&amp;ldquo;Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah selatan. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.2 mm dan durasi sementara ini &amp;plusmn; 28 detik,&amp;rdquo; tulis Petugas Pos Pengamatan Gunungapi Marapi, Teguh Purnomo, Selasa (6/2/2024).

BACA JUGA:
Gunung Semeru Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Letusan 1000 Meter di Atas Puncak


Kemudian, pada pukul pukul 16.04 WIB erupsi kembali terjadi dengan tinggi kolom abu teramati 1.000 meter di atas puncak. &amp;ldquo;Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah tenggara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.5 mm dan durasi sementara ini 38 detik,&amp;rdquo; katanya.

Teguh menambahkan, pada pukul 17.02 WIB erupsi kembali terjadi dengan tinggi kolom abu teramati  800 m di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga coklat dengan intensitas tebal condong ke arah utara.

&amp;ldquo;Erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum 30.4 mm dan durasi 38 detik,&amp;rdquo; katanya.

BACA JUGA:
Gempa M5,4 Guncang Pegunungan Bintang Papua


Berdasarkan pendataan yang dilakukan petugas Pos Pengamatan Gunungapi Marapi sejak pukul 00.00 WIB sampai pukul 06.00 WIB telah terjadi hembusan sebanyak 33 kali. Jika dibandingkan data kemarin, 5 Februari 2024 letusan terjadi 1 kali dan hembusan 17 kali.
</description><content:encoded>
PADANG - Sempat diam selama empat hari, Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Tanah Datar dan Agam kembali terjadi erupsi. Pada hari ini, erupsinya mencapai 1.000 meter, lebih besar dibanding beberapa hari lalu.

Berdasarkan data resmi dari Pos Pengamatan Gunungapi Marapi dari pukul 12.00 WIB siang tadi sampai pukul 18.00 WIB telah terjadi erupsi sebanyak dua kali, erupsi pertama terjadi pukul 15.28 WIB dengan tinggi kolom abu teramati lebih 800 meter di atas puncak (3.691 meter di atas permukaan laut).

&amp;ldquo;Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah selatan. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.2 mm dan durasi sementara ini &amp;plusmn; 28 detik,&amp;rdquo; tulis Petugas Pos Pengamatan Gunungapi Marapi, Teguh Purnomo, Selasa (6/2/2024).

BACA JUGA:
Gunung Semeru Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Letusan 1000 Meter di Atas Puncak


Kemudian, pada pukul pukul 16.04 WIB erupsi kembali terjadi dengan tinggi kolom abu teramati 1.000 meter di atas puncak. &amp;ldquo;Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah tenggara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.5 mm dan durasi sementara ini 38 detik,&amp;rdquo; katanya.

Teguh menambahkan, pada pukul 17.02 WIB erupsi kembali terjadi dengan tinggi kolom abu teramati  800 m di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga coklat dengan intensitas tebal condong ke arah utara.

&amp;ldquo;Erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum 30.4 mm dan durasi 38 detik,&amp;rdquo; katanya.

BACA JUGA:
Gempa M5,4 Guncang Pegunungan Bintang Papua


Berdasarkan pendataan yang dilakukan petugas Pos Pengamatan Gunungapi Marapi sejak pukul 00.00 WIB sampai pukul 06.00 WIB telah terjadi hembusan sebanyak 33 kali. Jika dibandingkan data kemarin, 5 Februari 2024 letusan terjadi 1 kali dan hembusan 17 kali.
</content:encoded></item></channel></rss>
