<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Daftar Dokter di Gaza yang Dibunuh Zionis Israel</title><description>200 lebih petugas kesehatan telah terbunuh di Gaza sejak perang dimulai.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/07/18/2967023/daftar-dokter-di-gaza-yang-dibunuh-zionis-israel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/07/18/2967023/daftar-dokter-di-gaza-yang-dibunuh-zionis-israel"/><item><title>Daftar Dokter di Gaza yang Dibunuh Zionis Israel</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/07/18/2967023/daftar-dokter-di-gaza-yang-dibunuh-zionis-israel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/07/18/2967023/daftar-dokter-di-gaza-yang-dibunuh-zionis-israel</guid><pubDate>Rabu 07 Februari 2024 16:29 WIB</pubDate><dc:creator>Ludwina Andhara Herawati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/07/18/2967023/daftar-dokter-di-gaza-yang-dibunuh-zionis-israel-pU3g1LeXNn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Daftar dokter di Gaza yang dibunuh zionis Israel (Foto: LinkedIn)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/07/18/2967023/daftar-dokter-di-gaza-yang-dibunuh-zionis-israel-pU3g1LeXNn.jpg</image><title>Daftar dokter di Gaza yang dibunuh zionis Israel (Foto: LinkedIn)</title></images><description>
GAZA - Perang Isral-Hamas yang terjadi di Gaza telah menelan banyak korban jiwa. Baik dari warga sipil hingga tenaga kesehatan seperti para dokter, perawat, dan tenaga medis lainnya yang bekerja sepanjang waktu.

Menurut Doctors Without Borders, pengeboman atas perang tidak hanya merusak fasilitas kesehatan, namun telah menelan korban jiwa. Salah satunya adalah tenaga kesehatan.

Tentu insiden rusaknya fasilitas dan kematian tenaga kesehatan adalah masalah serius, dan telah melanggar Hukum Humaniter Internasional.


BACA JUGA:
Hamas Respons Proposal Gencatan Senjata Baru Gaza, PM Qatar Sebut Positif

Berdasarkan laporan Kementrian Kesehatan Palestina di NPR, 200 lebih petugas kesehatan telah terbunuh di Gaza sejak perang dimulai.


BACA JUGA:
Pakai Baju Serba Hitam, Pria Ini Protes Genosida di Gaza Setiap Hari Selama 3 Bulan di Tokyo

Sekitar 130 lainnya dilaporkan terluka, dan lebih dari 11 ribu orang telah terbunuh akibat respon militer Israel atas militan Hamas yang telah membunuh dan menculik ratusan orang di Israel.

Siapa sajakah dokter yang meninggal akibat serangan Israel? Berikut 4 nama dokter yang menjadi korban serangan Israel.
1. Dr. Hammam Alloh
Melansir CBC News, Dr. Hammam Alloh tewas dalam serangan udara yang diluncurkan Israel dekat Rumah Sakit Al-Shifa, Gaza.

Diketahui Alloh adalah seorang dokter spesialis ginjal yang tinggal di Gaza.

2. Dr. Mahmoud Abu Nujaila
Menurut Front Line Defenders, Dr. Mahmoud Abu Nujaila adalah dokter dan pembela hak asasi manusia di Doctors Without Borders (MSF).

Diketahui pada 21 November 2023, Dr. Nujaila tewas yang diakibatkan oleh serangan udara Israel di Rumah Sakit Al-Awda. Pada saat itu, ia sedang merawat pasien dan rumah sakit tersebut menjadi sasaran Israel.
3. Dr. Ahmad Al Sahar

Sama seperti rekannya, Dr. Nujaila, Ahmad Al Sahar adalah seorang dokter dan pembela hak asasi manusia di MSF. Selama terjadinya kerusuhan di Gaza, Dr. Sahar berada di garis terdepan.



Pada 21 November 2023, Dr. Sahar tewas dalam serangan udara Israel di Rumah Sakit Al Awda. Diketahui rumah sakit tersebut menjadi fasilitas kesehatan terakhir yang masih berfungsi sebagian di Gaza bagian utara.



4. Ziad Al-Tatari

Mengutip NGO Monitor, Asosiasi Kesehatan dan Komunitas Awda merekrut Tatari sebagai dokter.



Menyusul kedua rekannya, Nujaila dan Sahar, Tatari tewas diakibatkan serangan yang diluncurkan Israel di Rumah Sakit Al Awda.</description><content:encoded>
GAZA - Perang Isral-Hamas yang terjadi di Gaza telah menelan banyak korban jiwa. Baik dari warga sipil hingga tenaga kesehatan seperti para dokter, perawat, dan tenaga medis lainnya yang bekerja sepanjang waktu.

Menurut Doctors Without Borders, pengeboman atas perang tidak hanya merusak fasilitas kesehatan, namun telah menelan korban jiwa. Salah satunya adalah tenaga kesehatan.

Tentu insiden rusaknya fasilitas dan kematian tenaga kesehatan adalah masalah serius, dan telah melanggar Hukum Humaniter Internasional.


BACA JUGA:
Hamas Respons Proposal Gencatan Senjata Baru Gaza, PM Qatar Sebut Positif

Berdasarkan laporan Kementrian Kesehatan Palestina di NPR, 200 lebih petugas kesehatan telah terbunuh di Gaza sejak perang dimulai.


BACA JUGA:
Pakai Baju Serba Hitam, Pria Ini Protes Genosida di Gaza Setiap Hari Selama 3 Bulan di Tokyo

Sekitar 130 lainnya dilaporkan terluka, dan lebih dari 11 ribu orang telah terbunuh akibat respon militer Israel atas militan Hamas yang telah membunuh dan menculik ratusan orang di Israel.

Siapa sajakah dokter yang meninggal akibat serangan Israel? Berikut 4 nama dokter yang menjadi korban serangan Israel.
1. Dr. Hammam Alloh
Melansir CBC News, Dr. Hammam Alloh tewas dalam serangan udara yang diluncurkan Israel dekat Rumah Sakit Al-Shifa, Gaza.

Diketahui Alloh adalah seorang dokter spesialis ginjal yang tinggal di Gaza.

2. Dr. Mahmoud Abu Nujaila
Menurut Front Line Defenders, Dr. Mahmoud Abu Nujaila adalah dokter dan pembela hak asasi manusia di Doctors Without Borders (MSF).

Diketahui pada 21 November 2023, Dr. Nujaila tewas yang diakibatkan oleh serangan udara Israel di Rumah Sakit Al-Awda. Pada saat itu, ia sedang merawat pasien dan rumah sakit tersebut menjadi sasaran Israel.
3. Dr. Ahmad Al Sahar

Sama seperti rekannya, Dr. Nujaila, Ahmad Al Sahar adalah seorang dokter dan pembela hak asasi manusia di MSF. Selama terjadinya kerusuhan di Gaza, Dr. Sahar berada di garis terdepan.



Pada 21 November 2023, Dr. Sahar tewas dalam serangan udara Israel di Rumah Sakit Al Awda. Diketahui rumah sakit tersebut menjadi fasilitas kesehatan terakhir yang masih berfungsi sebagian di Gaza bagian utara.



4. Ziad Al-Tatari

Mengutip NGO Monitor, Asosiasi Kesehatan dan Komunitas Awda merekrut Tatari sebagai dokter.



Menyusul kedua rekannya, Nujaila dan Sahar, Tatari tewas diakibatkan serangan yang diluncurkan Israel di Rumah Sakit Al Awda.</content:encoded></item></channel></rss>
