<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ahok Puji Sikap Ganjar Pranowo: Orangnya Enggak Bisa Diatur-atur   </title><description>Ahok menyebut Ganjar bukanlah sosok yang bisa diatur-atur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/07/337/2967008/ahok-puji-sikap-ganjar-pranowo-orangnya-enggak-bisa-diatur-atur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/07/337/2967008/ahok-puji-sikap-ganjar-pranowo-orangnya-enggak-bisa-diatur-atur"/><item><title>Ahok Puji Sikap Ganjar Pranowo: Orangnya Enggak Bisa Diatur-atur   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/07/337/2967008/ahok-puji-sikap-ganjar-pranowo-orangnya-enggak-bisa-diatur-atur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/07/337/2967008/ahok-puji-sikap-ganjar-pranowo-orangnya-enggak-bisa-diatur-atur</guid><pubDate>Rabu 07 Februari 2024 16:12 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/07/337/2967008/ahok-puji-sikap-ganjar-pranowo-orangnya-enggak-bisa-diatur-atur-J8g2ZMMXtI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Foto: MPI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/07/337/2967008/ahok-puji-sikap-ganjar-pranowo-orangnya-enggak-bisa-diatur-atur-J8g2ZMMXtI.jpg</image><title>Ganjar Pranowo dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Foto: MPI</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8wNi8xLzE3Njk3NS81L3g4czhoa2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merespons isu soal capres nomor urut tiga pada Pemilu 2024, Ganjar Pranowo yang selalu disebut sebagai &amp;lsquo;petugas partai&amp;rsquo;. Ahok menyebut Ganjar bukanlah sosok yang bisa diatur-atur.

Menurut Ahok yang mendukung Ganjar-Mahfud pada Pilpres 2024, penyebutan petugas partai itu seakan-akan membuat Ganjar sebagai petugas Megawati Soekarnoputri selaku Ketum PDIP.

&quot;Ini sebuah diksi, orang seolah-olah menganggap petugas partai adalah petugas Ibu Mega. Kan itu yang dipikiran orang. Orang Bu Mega juga petugas partai kok, sama-sama petugas mau perintah?&quot; ujar Ahok dalam sebuah wawancara, dikutip Rabu (7/2/2024).

BACA JUGA:
Ganjar : Ahok Bantu Saya karena Sebuah Nilai

Ahok yang merupakan mantan Komisaris Utama Pertamina itu lantas menerangkan ketika Ganjar dianggap petugas partai, maka nanti seakan-akan bisa diatur oleh ketua umum partai.

&quot;Ini negara, konstitusinya, presidennya powerfull lho. Kepala pemerintahannya sekaligus Kepala Negara. Mana ada di seluruh dunia Kepala Negara bisa diatur oleh kepala partai setelah terpilih,&quot; ujar Ahok.

Ahok lantas menyinggung sosok Ganjar yang tidak bisa diatur oleh partainya sendiri. Sebelum pencapresan, Ganjar bahkan sempat berbeda pendapat dengan DPP PDIP.

BACA JUGA:
Ahok Hadiri Kampanye Akbar Relawan Ganjar-Mahfud di Los Angeles

&quot;Pernah dengar kan dia (Ganjar) ribut-ribut dengan DPP (PDIP), waktu dia jadi gubernur. Beliau waktu jadi gubernur di Jateng itu petugas partai bukan? Iya, kok dia enggak nurut dengan DPP untuk hal-hal yang prinsip?&quot; ujar Ahok.

Hal tersebut, kata Ahok harus bisa dicermati oleh orang-orang bahwa Ganjar sekali pun petugas partai, dia tetap tak bisa dengan mudah diatur-atur oleh partai, apalagi hal yang bersangkutan dengan prinsip kepemimpinan.Dia pun mengaku dirinya juga seorang petugas partai seperti yang disampaikan Megawati dan Ahok menilai hal itu bukan sebuah kesalahan.



&quot;Jadi apa yang salah? Orang bilang pasti Pak Ganjar akan nurut sama ibu (Megawati). Sama-sama petugas, kok,&quot; ucapnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8wNi8xLzE3Njk3NS81L3g4czhoa2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merespons isu soal capres nomor urut tiga pada Pemilu 2024, Ganjar Pranowo yang selalu disebut sebagai &amp;lsquo;petugas partai&amp;rsquo;. Ahok menyebut Ganjar bukanlah sosok yang bisa diatur-atur.

Menurut Ahok yang mendukung Ganjar-Mahfud pada Pilpres 2024, penyebutan petugas partai itu seakan-akan membuat Ganjar sebagai petugas Megawati Soekarnoputri selaku Ketum PDIP.

&quot;Ini sebuah diksi, orang seolah-olah menganggap petugas partai adalah petugas Ibu Mega. Kan itu yang dipikiran orang. Orang Bu Mega juga petugas partai kok, sama-sama petugas mau perintah?&quot; ujar Ahok dalam sebuah wawancara, dikutip Rabu (7/2/2024).

BACA JUGA:
Ganjar : Ahok Bantu Saya karena Sebuah Nilai

Ahok yang merupakan mantan Komisaris Utama Pertamina itu lantas menerangkan ketika Ganjar dianggap petugas partai, maka nanti seakan-akan bisa diatur oleh ketua umum partai.

&quot;Ini negara, konstitusinya, presidennya powerfull lho. Kepala pemerintahannya sekaligus Kepala Negara. Mana ada di seluruh dunia Kepala Negara bisa diatur oleh kepala partai setelah terpilih,&quot; ujar Ahok.

Ahok lantas menyinggung sosok Ganjar yang tidak bisa diatur oleh partainya sendiri. Sebelum pencapresan, Ganjar bahkan sempat berbeda pendapat dengan DPP PDIP.

BACA JUGA:
Ahok Hadiri Kampanye Akbar Relawan Ganjar-Mahfud di Los Angeles

&quot;Pernah dengar kan dia (Ganjar) ribut-ribut dengan DPP (PDIP), waktu dia jadi gubernur. Beliau waktu jadi gubernur di Jateng itu petugas partai bukan? Iya, kok dia enggak nurut dengan DPP untuk hal-hal yang prinsip?&quot; ujar Ahok.

Hal tersebut, kata Ahok harus bisa dicermati oleh orang-orang bahwa Ganjar sekali pun petugas partai, dia tetap tak bisa dengan mudah diatur-atur oleh partai, apalagi hal yang bersangkutan dengan prinsip kepemimpinan.Dia pun mengaku dirinya juga seorang petugas partai seperti yang disampaikan Megawati dan Ahok menilai hal itu bukan sebuah kesalahan.



&quot;Jadi apa yang salah? Orang bilang pasti Pak Ganjar akan nurut sama ibu (Megawati). Sama-sama petugas, kok,&quot; ucapnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
