<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polri Sita 88 Kg Sabu Sindikat Narkoba Fredy Pratama dari Thailand   </title><description>Sabu tersebut disita di area pemeriksaan Seaport Interdiction Bakauheuni Lampung Selatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/07/337/2967088/polri-sita-88-kg-sabu-sindikat-narkoba-fredy-pratama-dari-thailand</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/07/337/2967088/polri-sita-88-kg-sabu-sindikat-narkoba-fredy-pratama-dari-thailand"/><item><title>Polri Sita 88 Kg Sabu Sindikat Narkoba Fredy Pratama dari Thailand   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/07/337/2967088/polri-sita-88-kg-sabu-sindikat-narkoba-fredy-pratama-dari-thailand</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/07/337/2967088/polri-sita-88-kg-sabu-sindikat-narkoba-fredy-pratama-dari-thailand</guid><pubDate>Rabu 07 Februari 2024 18:14 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/07/337/2967088/polri-sita-88-kg-sabu-sindikat-narkoba-fredy-pratama-dari-thailand-YDcdanJxUP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Barang bukti narkoba jaringan Fredy Pratama. (Foto: Riana Rizkia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/07/337/2967088/polri-sita-88-kg-sabu-sindikat-narkoba-fredy-pratama-dari-thailand-YDcdanJxUP.jpg</image><title>Barang bukti narkoba jaringan Fredy Pratama. (Foto: Riana Rizkia)</title></images><description>


JAKARTA - Satgas Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P3GN) menyita sebanyak 88 kg narkotika jenis sabu yang dikirim buronan sindikat narkoba jaringan internasional, Fredy Pratama.
Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa menjelaskan, sabu tersebut disita di area pemeriksaan Seaport Interdiction Bakauheuni Lampung Selatan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polri Tangkap 17.707 Tersangka Narkoba, Sita 3,2 Ton Sabu-Sabu

&quot;Iya betul itu barang dari Thailand,&quot; kata Brigjen Mukti Juharsa saat konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (7/2/2024).
Selain barang bukti tersebut, Mukti mengatakan, pihaknya turut menangkap delapan tersangka anak buah gembong narkoba Fredy Pratama di Lampung dan sejumlah wilayah lainnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tangan Kanan Gembong Narkoba Fredy Pratama Dituntut Hukuman Mati

&quot;Dan barang itu barangnya Fredy Pratama yang masuk melalui Malaysia dari Thailand,&quot; katanya.
Di sisi lain, Mukti menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran dan upaya penangkapan terhadap Fredy yang masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak 2014.</description><content:encoded>


JAKARTA - Satgas Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P3GN) menyita sebanyak 88 kg narkotika jenis sabu yang dikirim buronan sindikat narkoba jaringan internasional, Fredy Pratama.
Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa menjelaskan, sabu tersebut disita di area pemeriksaan Seaport Interdiction Bakauheuni Lampung Selatan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polri Tangkap 17.707 Tersangka Narkoba, Sita 3,2 Ton Sabu-Sabu

&quot;Iya betul itu barang dari Thailand,&quot; kata Brigjen Mukti Juharsa saat konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (7/2/2024).
Selain barang bukti tersebut, Mukti mengatakan, pihaknya turut menangkap delapan tersangka anak buah gembong narkoba Fredy Pratama di Lampung dan sejumlah wilayah lainnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tangan Kanan Gembong Narkoba Fredy Pratama Dituntut Hukuman Mati

&quot;Dan barang itu barangnya Fredy Pratama yang masuk melalui Malaysia dari Thailand,&quot; katanya.
Di sisi lain, Mukti menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran dan upaya penangkapan terhadap Fredy yang masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak 2014.</content:encoded></item></channel></rss>
