<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ngeri! Petani Tebas Leher Kepala Sekolah di Pangkep hingga Tewas</title><description>Aksi pembacokan seorang petani berinisal RM diduga karena tersinggung.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/07/609/2966933/ngeri-petani-tebas-leher-kepala-sekolah-di-pangkep-hingga-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/07/609/2966933/ngeri-petani-tebas-leher-kepala-sekolah-di-pangkep-hingga-tewas"/><item><title>Ngeri! Petani Tebas Leher Kepala Sekolah di Pangkep hingga Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/07/609/2966933/ngeri-petani-tebas-leher-kepala-sekolah-di-pangkep-hingga-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/07/609/2966933/ngeri-petani-tebas-leher-kepala-sekolah-di-pangkep-hingga-tewas</guid><pubDate>Rabu 07 Februari 2024 14:18 WIB</pubDate><dc:creator>Saharuddin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/07/609/2966933/ngeri-petani-tebas-leher-kepala-sekolah-di-pangkep-hingga-tewas-iw3qvCJ5jQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelaku pembunuhan di Pangkep. (Foto: Saharuddin)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/07/609/2966933/ngeri-petani-tebas-leher-kepala-sekolah-di-pangkep-hingga-tewas-iw3qvCJ5jQ.jpg</image><title>Pelaku pembunuhan di Pangkep. (Foto: Saharuddin)</title></images><description>PANGKEP - Muh Anwar seorang Kepala Sekolah Dasar  (SD) di Kampung Minggi, Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, mininggal dunia usai ditebas oleh seorang petani, pada Minggu 4 Februari 2024.
Polisi dari Satuan Reskrim Polres Pangkep mengungkapkan, aksi pembacokan seorang petani berinisal RM diduga karena tersinggung  dengan  perkataan kasar  yang dilontarkan korban.

BACA JUGA:
Polisi Periksa Kondisi Bocah 7 Tahun Korban Penganiayaan Ayah Kandung&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kanit  Resmob Polres Pangkep Ipda Ramadhan mengatakan, sebelum kejadian korban yang sedang mengendarai motornya menabrak pelaku dari belakang hingga jatuh ke tanah. Korban pun diduga molantarkan kalimat kepada RM.
&amp;ldquo;Pelaku  tidak menerima perkataan korban sehingga pelaku tebas korban di bagian leher sebanyak 3 kali dengan menggunakan sabilah  parang. Pelaku dan korban diketahui masih memiliki hubungan keluarga dekat yakni bersepupu dua kali,&amp;rdquo; ucap Ipda Ramadhan, dikutip Rabu (7/2/2024).

BACA JUGA:
Kasus Penganiayaan Pendukung Ganjar, TPM : Semua Orang Berhak Nyatakan Dukungan!

Sementara itu, pelaku RM menyerahkan diri ke pihak kepolisian setelah sempat buron selama 8  jam. RM  diburu atas kasus dugaan pembunuhan Muh Anwar, seorang kepala sekolah di SD 34 Minggi.&amp;ldquo;Pelaku ditangkap saat menyerahkan diri saat berada di rumah keluarganya di Kecamatan Tondong Talassa beserta barang bukti berupa sebilah parang,&amp;rdquo; ucapnya.

Setelah diinterogerasi, pelaku mengakui perbuatannya karena tidak menerima perkataan korban terhadap dirinya. Pelaku langsung dibawa ke Mapolres Pangkep untuk untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Sementara, jenazah Anwar telah dimakamkan pihak keluarga.



</description><content:encoded>PANGKEP - Muh Anwar seorang Kepala Sekolah Dasar  (SD) di Kampung Minggi, Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, mininggal dunia usai ditebas oleh seorang petani, pada Minggu 4 Februari 2024.
Polisi dari Satuan Reskrim Polres Pangkep mengungkapkan, aksi pembacokan seorang petani berinisal RM diduga karena tersinggung  dengan  perkataan kasar  yang dilontarkan korban.

BACA JUGA:
Polisi Periksa Kondisi Bocah 7 Tahun Korban Penganiayaan Ayah Kandung&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kanit  Resmob Polres Pangkep Ipda Ramadhan mengatakan, sebelum kejadian korban yang sedang mengendarai motornya menabrak pelaku dari belakang hingga jatuh ke tanah. Korban pun diduga molantarkan kalimat kepada RM.
&amp;ldquo;Pelaku  tidak menerima perkataan korban sehingga pelaku tebas korban di bagian leher sebanyak 3 kali dengan menggunakan sabilah  parang. Pelaku dan korban diketahui masih memiliki hubungan keluarga dekat yakni bersepupu dua kali,&amp;rdquo; ucap Ipda Ramadhan, dikutip Rabu (7/2/2024).

BACA JUGA:
Kasus Penganiayaan Pendukung Ganjar, TPM : Semua Orang Berhak Nyatakan Dukungan!

Sementara itu, pelaku RM menyerahkan diri ke pihak kepolisian setelah sempat buron selama 8  jam. RM  diburu atas kasus dugaan pembunuhan Muh Anwar, seorang kepala sekolah di SD 34 Minggi.&amp;ldquo;Pelaku ditangkap saat menyerahkan diri saat berada di rumah keluarganya di Kecamatan Tondong Talassa beserta barang bukti berupa sebilah parang,&amp;rdquo; ucapnya.

Setelah diinterogerasi, pelaku mengakui perbuatannya karena tidak menerima perkataan korban terhadap dirinya. Pelaku langsung dibawa ke Mapolres Pangkep untuk untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Sementara, jenazah Anwar telah dimakamkan pihak keluarga.



</content:encoded></item></channel></rss>
