<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabu Revolusi Lecehkan Civitas Akademik karena Sebut Pengkritik Jokowi Partisan</title><description>Padahal, kata Ari, Prabu sempat mendukung pasangan capres-cawapres tertentu dan pindah ke pasangan yang diduga menjadi sarang partisan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/08/337/2967328/prabu-revolusi-lecehkan-civitas-akademik-karena-sebut-pengkritik-jokowi-partisan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/08/337/2967328/prabu-revolusi-lecehkan-civitas-akademik-karena-sebut-pengkritik-jokowi-partisan"/><item><title>Prabu Revolusi Lecehkan Civitas Akademik karena Sebut Pengkritik Jokowi Partisan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/08/337/2967328/prabu-revolusi-lecehkan-civitas-akademik-karena-sebut-pengkritik-jokowi-partisan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/08/337/2967328/prabu-revolusi-lecehkan-civitas-akademik-karena-sebut-pengkritik-jokowi-partisan</guid><pubDate>Kamis 08 Februari 2024 10:57 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/08/337/2967328/prabu-revolusi-lecehkan-civitas-akademik-karena-sebut-pengkritik-jokowi-partisan-xAnBDxxw4Z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prabu Revolusi/Foto: MNC Portal</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/08/337/2967328/prabu-revolusi-lecehkan-civitas-akademik-karena-sebut-pengkritik-jokowi-partisan-xAnBDxxw4Z.jpg</image><title>Prabu Revolusi/Foto: MNC Portal</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8wNy8xLzE3NzAyMC81L3g4c2FrdDI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pengamat Politik Ari Junaedi mengatakan bahwa adanya tuduhan partisan terhadap civitas akademik dianggap sangat melecehkan. Menurutnya para akademisi memiliki kredibilitas yang tinggi.
&quot;Tuduhan seperti itu sangat melecehkan akademisi. pertama tentu akademisi mempunyai kredibilitas keilmuan kepakaran dan janganlah dianggap atau dituding stigma bahwa suara-suara yang berbeda itu dituduh sebagai suara partisan,&quot; kata Ari dalam dialog Aksi Kawal Demokrasi yang ditayangkan YouTube Sindonews, Kamis (8/2/2024).

BACA JUGA:
Prabu Revolusi Sebut Akademisi Kritik Jokowi Pendapat Pribadi, Pengamat Beri Sindirian Menohok

Ari juga menyayangkan tuduhan yang dilontarkan oleh Prabu Revolusi terhadap para civitas akademik.

BACA JUGA:
 Cerita Ganjar saat Disambut Pendukung Prabowo-Gibran: Enggak Perlu Ngamuk dan Kerahkan Satgas!

Padahal, kata Ari, Prabu Revolusi sempat mendukung pasangan capres-cawapres tertentu dan pindah ke pasangan yang diduga menjadi sarang partisan.
&quot;Oleh karena itu saya menyayangkan tuduhan yang dianggap mereka-mereka yang mempunyai suara kejernihan sebagai partisan,&quot; kata Ari.


Ari mencatat sudah ada 50 perguruan tinggi baik swasta dan negeri yang ikut menyuarakan keprihatinan terhadap demokrasi di Indonesia.



&quot;Mereka ini menyuarakan apa yang dirasa dan dilihat bagaimana etika dilanggar bagaimana moral diporak-porandakan dan itu dilakukan oleh elit-elit yang selama ini menjadi panutan. Tidak ada lagi nilai panutan saat ini,&quot; kata Ari.



Ari menyebut saat ini bangsa Indonesia mengalami sebuah krisis moral yang sangat besar. Dan hal tersebut , katanya, berlangsung ketika pesta demokrasi akan segera kita lakukan


&quot;Oleh karena itu sekali lagi jangan menganggap atau menuding suara-suara kejujuran dari kampus dari berbagai pelosok Tanah air ini dianggap sebagai suara partisan,&quot;ujarnya.
&quot;Mereka tentu mempertaruhkan kredibilitas kebakaran keilmuannya dan harusnya ini menjadi perhatian besar,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8wNy8xLzE3NzAyMC81L3g4c2FrdDI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pengamat Politik Ari Junaedi mengatakan bahwa adanya tuduhan partisan terhadap civitas akademik dianggap sangat melecehkan. Menurutnya para akademisi memiliki kredibilitas yang tinggi.
&quot;Tuduhan seperti itu sangat melecehkan akademisi. pertama tentu akademisi mempunyai kredibilitas keilmuan kepakaran dan janganlah dianggap atau dituding stigma bahwa suara-suara yang berbeda itu dituduh sebagai suara partisan,&quot; kata Ari dalam dialog Aksi Kawal Demokrasi yang ditayangkan YouTube Sindonews, Kamis (8/2/2024).

BACA JUGA:
Prabu Revolusi Sebut Akademisi Kritik Jokowi Pendapat Pribadi, Pengamat Beri Sindirian Menohok

Ari juga menyayangkan tuduhan yang dilontarkan oleh Prabu Revolusi terhadap para civitas akademik.

BACA JUGA:
 Cerita Ganjar saat Disambut Pendukung Prabowo-Gibran: Enggak Perlu Ngamuk dan Kerahkan Satgas!

Padahal, kata Ari, Prabu Revolusi sempat mendukung pasangan capres-cawapres tertentu dan pindah ke pasangan yang diduga menjadi sarang partisan.
&quot;Oleh karena itu saya menyayangkan tuduhan yang dianggap mereka-mereka yang mempunyai suara kejernihan sebagai partisan,&quot; kata Ari.


Ari mencatat sudah ada 50 perguruan tinggi baik swasta dan negeri yang ikut menyuarakan keprihatinan terhadap demokrasi di Indonesia.



&quot;Mereka ini menyuarakan apa yang dirasa dan dilihat bagaimana etika dilanggar bagaimana moral diporak-porandakan dan itu dilakukan oleh elit-elit yang selama ini menjadi panutan. Tidak ada lagi nilai panutan saat ini,&quot; kata Ari.



Ari menyebut saat ini bangsa Indonesia mengalami sebuah krisis moral yang sangat besar. Dan hal tersebut , katanya, berlangsung ketika pesta demokrasi akan segera kita lakukan


&quot;Oleh karena itu sekali lagi jangan menganggap atau menuding suara-suara kejujuran dari kampus dari berbagai pelosok Tanah air ini dianggap sebagai suara partisan,&quot;ujarnya.
&quot;Mereka tentu mempertaruhkan kredibilitas kebakaran keilmuannya dan harusnya ini menjadi perhatian besar,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
