<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pesan Mbah Hasyim ke Gus Dur Ternyata Jadi Kenyataan</title><description>Pernyataan Gus Dur sering kali dianggap sebagai ejekan semata karena terkesan tak masuk akal dan logika.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/09/338/2967570/pesan-mbah-hasyim-ke-gus-dur-ternyata-jadi-kenyataan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/09/338/2967570/pesan-mbah-hasyim-ke-gus-dur-ternyata-jadi-kenyataan"/><item><title>Pesan Mbah Hasyim ke Gus Dur Ternyata Jadi Kenyataan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/09/338/2967570/pesan-mbah-hasyim-ke-gus-dur-ternyata-jadi-kenyataan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/09/338/2967570/pesan-mbah-hasyim-ke-gus-dur-ternyata-jadi-kenyataan</guid><pubDate>Jum'at 09 Februari 2024 05:12 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/08/338/2967570/pesan-mbah-hasyim-ke-gus-dur-ternyata-jadi-kenyataan-zHcWipNJpZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gus Dur (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/08/338/2967570/pesan-mbah-hasyim-ke-gus-dur-ternyata-jadi-kenyataan-zHcWipNJpZ.jpg</image><title>Gus Dur (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Pernyataan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sering kali dianggap sebagai ejekan semata karena terkesan tak masuk akal dan logika.
Misalnya, ketika Gus Dur mengklaim menerima pesan dari kakeknya, pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Hasyim Asy&amp;rsquo;ari, bahwa suatu hari nanti dirinya akan menjadi Presiden Indonesia.
Pada awalnya banyak yang menganggap ucapan dan tindakan Gus Dur itu tak masuk akal. Siapa sangka, ternyata pernyataan tersebut benar menjadi sebuah kenyataan.

BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Kalah Telak Sampai Mengelus Dada


Marsilam Simanjuntak, seorang mantan Menteri pada masa pemerintahan Gus Dur, menceritakan bahwa sebelumnya Gus Dur sudah mengetahui bahwa suatu saat nanti dirinya akan menjadi Presiden. Hal ini disampaikan langsung oleh Gus Dur kepada Marsilam.

Kisah ini diungkapkan Mahfud MD dalam bukunya yang berjudul &quot;Setahun bersama Gus Dur: Kenangan menjadi Menteri di saat Sulit,&quot; seperti yang dikutip.

BACA JUGA:
Istri Gus Dur hingga Kardinal Suharyo Mendadak Bertemu JK, Ada Apa?


Pada suatu kesempatan, Mahfud bertanya kepada Marsilam Simanjuntak, &amp;ldquo;Sebagai kawan lama Gus Dur, apakah Pak Marsilam mempercayai kegaiban,&amp;rdquo; tanya Mahfud.

Marsilam menceritakan bahwa jauh sebelum akhirnya menjadi Presiden, Gus Dur sudah menceritakan adanya pesan gaib bahwa suatu hari nanti dirinya akan menjadi Presiden.

Suatu hari, dalam rapat Forum Demokrasi (Fordem), muncul permintaan agar Gus Dur mundur atau berhenti sebagai ketua karena dianggap terlalu sibuk dan tak mampu mengurus Fordem dengan baik.

Menanggapi permintaan tersebut, Gus Dur merespons dengan ringan sambil mengatakan bahwa orang yang lebih pantas memimpin Fordem adalah orang tekun dan teliti seperti Marsilam.



&quot;Saya sendiri sudah sangat sibuk. Kata Mbah Hasyim, saya akan segera jadi presiden,&amp;rdquo; demikian Gus Dur menjawab tanpa beban.

BACA JUGA:
Putri Gus Dur Senggol Cuitan Kiky Saputri soal Bansos-Pilpres Satu Putaran: Berbahaya Sekali




Reaksi orang-orang di Fordem terhadap jawaban Gus Dur beragam. Ada yang tertawa karena mengira Gus Dur sedang bercanda seperti biasanya.



&amp;ldquo;Sebagai orang Kristen, saya tak percaya hal-hal begitu, tapi nyatanya Mas Dur benar-benar jadi presiden,&amp;rdquo; kata Marsillam.

</description><content:encoded>JAKARTA - Pernyataan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sering kali dianggap sebagai ejekan semata karena terkesan tak masuk akal dan logika.
Misalnya, ketika Gus Dur mengklaim menerima pesan dari kakeknya, pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Hasyim Asy&amp;rsquo;ari, bahwa suatu hari nanti dirinya akan menjadi Presiden Indonesia.
Pada awalnya banyak yang menganggap ucapan dan tindakan Gus Dur itu tak masuk akal. Siapa sangka, ternyata pernyataan tersebut benar menjadi sebuah kenyataan.

BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Kalah Telak Sampai Mengelus Dada


Marsilam Simanjuntak, seorang mantan Menteri pada masa pemerintahan Gus Dur, menceritakan bahwa sebelumnya Gus Dur sudah mengetahui bahwa suatu saat nanti dirinya akan menjadi Presiden. Hal ini disampaikan langsung oleh Gus Dur kepada Marsilam.

Kisah ini diungkapkan Mahfud MD dalam bukunya yang berjudul &quot;Setahun bersama Gus Dur: Kenangan menjadi Menteri di saat Sulit,&quot; seperti yang dikutip.

BACA JUGA:
Istri Gus Dur hingga Kardinal Suharyo Mendadak Bertemu JK, Ada Apa?


Pada suatu kesempatan, Mahfud bertanya kepada Marsilam Simanjuntak, &amp;ldquo;Sebagai kawan lama Gus Dur, apakah Pak Marsilam mempercayai kegaiban,&amp;rdquo; tanya Mahfud.

Marsilam menceritakan bahwa jauh sebelum akhirnya menjadi Presiden, Gus Dur sudah menceritakan adanya pesan gaib bahwa suatu hari nanti dirinya akan menjadi Presiden.

Suatu hari, dalam rapat Forum Demokrasi (Fordem), muncul permintaan agar Gus Dur mundur atau berhenti sebagai ketua karena dianggap terlalu sibuk dan tak mampu mengurus Fordem dengan baik.

Menanggapi permintaan tersebut, Gus Dur merespons dengan ringan sambil mengatakan bahwa orang yang lebih pantas memimpin Fordem adalah orang tekun dan teliti seperti Marsilam.



&quot;Saya sendiri sudah sangat sibuk. Kata Mbah Hasyim, saya akan segera jadi presiden,&amp;rdquo; demikian Gus Dur menjawab tanpa beban.

BACA JUGA:
Putri Gus Dur Senggol Cuitan Kiky Saputri soal Bansos-Pilpres Satu Putaran: Berbahaya Sekali




Reaksi orang-orang di Fordem terhadap jawaban Gus Dur beragam. Ada yang tertawa karena mengira Gus Dur sedang bercanda seperti biasanya.



&amp;ldquo;Sebagai orang Kristen, saya tak percaya hal-hal begitu, tapi nyatanya Mas Dur benar-benar jadi presiden,&amp;rdquo; kata Marsillam.

</content:encoded></item></channel></rss>
