<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Singgung Kejadian Boyolali, Megawati Minta Rakyat Pilih Pemimpin yang Mengayomi Bukan Tukang Intimidasi   </title><description>Megawati Soekarnoputri meminta rakyat untuk memilih pemimpin yang mengayomi bukan malah mengintimidasi.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/10/512/2968218/singgung-kejadian-boyolali-megawati-minta-rakyat-pilih-pemimpin-yang-mengayomi-bukan-tukang-intimidasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/10/512/2968218/singgung-kejadian-boyolali-megawati-minta-rakyat-pilih-pemimpin-yang-mengayomi-bukan-tukang-intimidasi"/><item><title> Singgung Kejadian Boyolali, Megawati Minta Rakyat Pilih Pemimpin yang Mengayomi Bukan Tukang Intimidasi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/10/512/2968218/singgung-kejadian-boyolali-megawati-minta-rakyat-pilih-pemimpin-yang-mengayomi-bukan-tukang-intimidasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/10/512/2968218/singgung-kejadian-boyolali-megawati-minta-rakyat-pilih-pemimpin-yang-mengayomi-bukan-tukang-intimidasi</guid><pubDate>Sabtu 10 Februari 2024 10:51 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Nalom</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/10/512/2968218/singgung-kejadian-boyolali-megawati-minta-rakyat-pilih-pemimpin-yang-mengayomi-bukan-tukang-intimidasi-j2rmi03Vlx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri (foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/10/512/2968218/singgung-kejadian-boyolali-megawati-minta-rakyat-pilih-pemimpin-yang-mengayomi-bukan-tukang-intimidasi-j2rmi03Vlx.jpg</image><title>Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri (foto: dok Okezone)</title></images><description>

SOLO - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri meminta rakyat untuk memilih pemimpin yang mengayomi bukan malah mengintimidasi. Hal itu disampaikannya dalam kampanye akbar Ganjar-Mahfud di Solo, Jawa Tengah.

Megawati awalnya menyinggung peristiwa intimidasi yang menimpa relawan Ganjar dan Mahfud di Boyolali. Saat itu tujuh relawan mendapatkan penganiayaan hingga babak belur.

&quot;Waktu kejadian Boyolali. Siapa yang nonton? Lho kok enak men, sampai anak itu saya lihat di rumah sakit pada bonyok mulutnya,&quot;  ucap Megawati, Sabtu (10/2/2024).

BACA JUGA:
 Di Hajatan Rakyat Solo, Megawati: Jangan Kesengsem Milih Orang Hanya karena Dikasih Bansos!

&quot;Terus mau dipilih? Ya ora usah,&quot; sambungnya.

Megawati lantas menyinggung sosok Presiden Pertama Soekarno yang memiliki jiwa kepemimpinan. Bukan mengintimidasi, Soekarno malah rela berkorban keluar dan masuk penjara hingga diasingkan.

&quot;Mereka ingin, pendiri bangsa itu ingin yang namanya nusantara itu menjadi sebuah negara merdeka dan berdaulat,&quot; kata Megawati.

BACA JUGA:
Megawati Ajak Pilih Pemimpin yang Mumpuni: Harus Punya Etika dan Moral
Presiden kelima Indonesia itu lantas mengingatkan rakyat untuk memilih pemimpin yang memiliki sikap serupa. Ia pun menyebut Ganjar Pranowo dan Mahfud MD adalah pilihan yang cocok.



&quot;Jadi pilih pemimpin yang mengayomi kalian, bukan yang mengintimidasi, bukan lalu membuat kecurangan. Tolong dijaga ya,&quot; tegasnya.</description><content:encoded>

SOLO - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri meminta rakyat untuk memilih pemimpin yang mengayomi bukan malah mengintimidasi. Hal itu disampaikannya dalam kampanye akbar Ganjar-Mahfud di Solo, Jawa Tengah.

Megawati awalnya menyinggung peristiwa intimidasi yang menimpa relawan Ganjar dan Mahfud di Boyolali. Saat itu tujuh relawan mendapatkan penganiayaan hingga babak belur.

&quot;Waktu kejadian Boyolali. Siapa yang nonton? Lho kok enak men, sampai anak itu saya lihat di rumah sakit pada bonyok mulutnya,&quot;  ucap Megawati, Sabtu (10/2/2024).

BACA JUGA:
 Di Hajatan Rakyat Solo, Megawati: Jangan Kesengsem Milih Orang Hanya karena Dikasih Bansos!

&quot;Terus mau dipilih? Ya ora usah,&quot; sambungnya.

Megawati lantas menyinggung sosok Presiden Pertama Soekarno yang memiliki jiwa kepemimpinan. Bukan mengintimidasi, Soekarno malah rela berkorban keluar dan masuk penjara hingga diasingkan.

&quot;Mereka ingin, pendiri bangsa itu ingin yang namanya nusantara itu menjadi sebuah negara merdeka dan berdaulat,&quot; kata Megawati.

BACA JUGA:
Megawati Ajak Pilih Pemimpin yang Mumpuni: Harus Punya Etika dan Moral
Presiden kelima Indonesia itu lantas mengingatkan rakyat untuk memilih pemimpin yang memiliki sikap serupa. Ia pun menyebut Ganjar Pranowo dan Mahfud MD adalah pilihan yang cocok.



&quot;Jadi pilih pemimpin yang mengayomi kalian, bukan yang mengintimidasi, bukan lalu membuat kecurangan. Tolong dijaga ya,&quot; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
