<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pendaki Cantik Alami Hipotermia di Gunung Agung, Evakuasi Berjalan Dramatis</title><description>Korban berhasil dievakuasi secara dramatis di pos 1 pendakian dengan ketinggian 1.500 mdpl.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/11/244/2968558/pendaki-cantik-alami-hipotermia-di-gunung-agung-evakuasi-berjalan-dramatis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/11/244/2968558/pendaki-cantik-alami-hipotermia-di-gunung-agung-evakuasi-berjalan-dramatis"/><item><title>Pendaki Cantik Alami Hipotermia di Gunung Agung, Evakuasi Berjalan Dramatis</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/11/244/2968558/pendaki-cantik-alami-hipotermia-di-gunung-agung-evakuasi-berjalan-dramatis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/11/244/2968558/pendaki-cantik-alami-hipotermia-di-gunung-agung-evakuasi-berjalan-dramatis</guid><pubDate>Minggu 11 Februari 2024 09:37 WIB</pubDate><dc:creator>Yunda Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/11/244/2968558/pendaki-cantik-alami-hipotermia-di-gunung-agung-evakuasi-berjalan-dramatis-R19ipqxM78.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pendaki Alami Hipotermia di Gunung Agung</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/11/244/2968558/pendaki-cantik-alami-hipotermia-di-gunung-agung-evakuasi-berjalan-dramatis-R19ipqxM78.jpg</image><title>Pendaki Alami Hipotermia di Gunung Agung</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8wNy8xLzE3Njk5My81L3g4c2ExeWU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BALI - Seorang pendaki Perempuan, mengalami hipotermia di ketinggian 1.700 mdpl saat mendaki Gunung Agung, Bali, Minggu, (11/2/2024).
Perempuan cantik tersebut Bernama Luh Asri Ningsih Widi asal Desa Jagaraga, Kabupaten Buleleng Bali. Dia mengalami hipotermia dan kaki keseleo saat mendaki Gunung Agung bersama keluarganya. Luh Asri langsung dievakuasi Tim SAR.

BACA JUGA:
Pendaki Gunung Everest Harus Bawa Kotoran Manusia ke Base Camp untuk Dibuang

Kepala Pos SAR Karangasem, Gusti Ngurah Eka mengatakan, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Polsek Rendang dan pemandu langsung mendaki untuk menjemput korban.
&amp;ldquo;Selanjutnya, korban  berhasil dievakuasi di pos 1 pendakian dengan ketinggian 1.500 mdpl,&amp;rdquo; ujar Gusti.

BACA JUGA:
Gunung Ibu Erupsi Lagi, Masyarakat Diimbau Tak Beraktivitas Radius 2 Kilometer

Korban langsung digendong dan dievakuasi turun, untuk mengecek kondisi, korban langsung di bawa ke Puskesmas Rendang oleh pihak keluarga.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8wNy8xLzE3Njk5My81L3g4c2ExeWU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BALI - Seorang pendaki Perempuan, mengalami hipotermia di ketinggian 1.700 mdpl saat mendaki Gunung Agung, Bali, Minggu, (11/2/2024).
Perempuan cantik tersebut Bernama Luh Asri Ningsih Widi asal Desa Jagaraga, Kabupaten Buleleng Bali. Dia mengalami hipotermia dan kaki keseleo saat mendaki Gunung Agung bersama keluarganya. Luh Asri langsung dievakuasi Tim SAR.

BACA JUGA:
Pendaki Gunung Everest Harus Bawa Kotoran Manusia ke Base Camp untuk Dibuang

Kepala Pos SAR Karangasem, Gusti Ngurah Eka mengatakan, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Polsek Rendang dan pemandu langsung mendaki untuk menjemput korban.
&amp;ldquo;Selanjutnya, korban  berhasil dievakuasi di pos 1 pendakian dengan ketinggian 1.500 mdpl,&amp;rdquo; ujar Gusti.

BACA JUGA:
Gunung Ibu Erupsi Lagi, Masyarakat Diimbau Tak Beraktivitas Radius 2 Kilometer

Korban langsung digendong dan dievakuasi turun, untuk mengecek kondisi, korban langsung di bawa ke Puskesmas Rendang oleh pihak keluarga.
</content:encoded></item></channel></rss>
