<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Heboh Surat Suara di Arab Saudi Direndam untuk Cegah Kecurangan, KPU: Tak Sesuai Aturan!</title><description>Seharusnya, kata Hasyim sisa surat suara yang tidak tergunakan itu diberi tanda silang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/12/337/2969315/heboh-surat-suara-di-arab-saudi-direndam-untuk-cegah-kecurangan-kpu-tak-sesuai-aturan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/12/337/2969315/heboh-surat-suara-di-arab-saudi-direndam-untuk-cegah-kecurangan-kpu-tak-sesuai-aturan"/><item><title>Heboh Surat Suara di Arab Saudi Direndam untuk Cegah Kecurangan, KPU: Tak Sesuai Aturan!</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/12/337/2969315/heboh-surat-suara-di-arab-saudi-direndam-untuk-cegah-kecurangan-kpu-tak-sesuai-aturan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/12/337/2969315/heboh-surat-suara-di-arab-saudi-direndam-untuk-cegah-kecurangan-kpu-tak-sesuai-aturan</guid><pubDate>Senin 12 Februari 2024 22:01 WIB</pubDate><dc:creator>Giffar Rivana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/12/337/2969315/heboh-surat-suara-di-arab-saudi-direndam-untuk-cegah-kecurangan-kpu-tak-sesuai-aturan-ovJUT3jv0g.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Surat Suara Direndam/Tangkapan layar media sosial</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/12/337/2969315/heboh-surat-suara-di-arab-saudi-direndam-untuk-cegah-kecurangan-kpu-tak-sesuai-aturan-ovJUT3jv0g.jpg</image><title>Surat Suara Direndam/Tangkapan layar media sosial</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xMi8xLzE3NzE5My81L3g4c2w2eWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy'ari menanggapi suara soal surat suara Pemilu 2024 di Arab Saudi yang direndam air sehingga videonya viral di internet. Seperti diketahui, surat suara yang direndam itu dilakukan agar tak bisa digunakan.
Dikatakan Hasyim, hal tersebut, tidak sesuai aturan. Seharusnya, kata Hasyim sisa surat suara yang tidak tergunakan itu diberi tanda silang.

BACA JUGA:
Mahkamah Agung Diminta Keluarkan Fatwa Boleh Nyoblos Pemilu 2024 dengan Kartu Identitas

&quot;Kalau tidak digunakan lagi kan dicoret, disimpan, nanti di hitung dan dimasukkan ke dalam penghitungan suara bahwa ada sekian surat yang tidak digunakan,&quot; kata Hasyim di Kantor KPU RI, Jakarta, Senin (12/2/2024).

BACA JUGA:
Haedar Nashir Minta Pemilu 2024 Tak Dijadikan Pasar Politik, Harus Demokratis Tanpa Tekanan

&quot;Itu harus diadministrasikan. Bisa dimusnahkan itu nanti, kalau sudah selesai, Kalau pejabat terpilih dilantik. Aturannya gitu,&amp;rdquo; tambah Hasyim.
Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PLPN) yang mana dia menyebut alasan surat suara itu direndam karena kesepakatan antar pengurus partai.
&amp;ldquo;Saya minta walaupun sudah basah ya harus di administrasi kan. Kan harus disimpan lagi,&amp;rdquo; tandasnya.

Sebelumnya, dalam media sosial X, ditampilkan sisa surat suara di Arab Saudi direndam air untuk antisipasi kecurangan.

&amp;ldquo;Baru pertama kali di Arab Saudi surat suara lebih direndam biar tidak curang. Viralkan IDE YG BAGUS UTK TPS TERDEKAT KITA,&amp;rdquo; tulis akun tersebut yang diunggah Minggu (11/2).</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xMi8xLzE3NzE5My81L3g4c2w2eWc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy'ari menanggapi suara soal surat suara Pemilu 2024 di Arab Saudi yang direndam air sehingga videonya viral di internet. Seperti diketahui, surat suara yang direndam itu dilakukan agar tak bisa digunakan.
Dikatakan Hasyim, hal tersebut, tidak sesuai aturan. Seharusnya, kata Hasyim sisa surat suara yang tidak tergunakan itu diberi tanda silang.

BACA JUGA:
Mahkamah Agung Diminta Keluarkan Fatwa Boleh Nyoblos Pemilu 2024 dengan Kartu Identitas

&quot;Kalau tidak digunakan lagi kan dicoret, disimpan, nanti di hitung dan dimasukkan ke dalam penghitungan suara bahwa ada sekian surat yang tidak digunakan,&quot; kata Hasyim di Kantor KPU RI, Jakarta, Senin (12/2/2024).

BACA JUGA:
Haedar Nashir Minta Pemilu 2024 Tak Dijadikan Pasar Politik, Harus Demokratis Tanpa Tekanan

&quot;Itu harus diadministrasikan. Bisa dimusnahkan itu nanti, kalau sudah selesai, Kalau pejabat terpilih dilantik. Aturannya gitu,&amp;rdquo; tambah Hasyim.
Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PLPN) yang mana dia menyebut alasan surat suara itu direndam karena kesepakatan antar pengurus partai.
&amp;ldquo;Saya minta walaupun sudah basah ya harus di administrasi kan. Kan harus disimpan lagi,&amp;rdquo; tandasnya.

Sebelumnya, dalam media sosial X, ditampilkan sisa surat suara di Arab Saudi direndam air untuk antisipasi kecurangan.

&amp;ldquo;Baru pertama kali di Arab Saudi surat suara lebih direndam biar tidak curang. Viralkan IDE YG BAGUS UTK TPS TERDEKAT KITA,&amp;rdquo; tulis akun tersebut yang diunggah Minggu (11/2).</content:encoded></item></channel></rss>
