<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Pelajar SMP Tewas Usai Duel Satu Lawan Satu, Pisau Dapur Vs Celurit</title><description>Korban dibawa oleh temannya ke RS Betha Medika sudah dalam keadaan tidak bernyawa, ditinggalkan oleh teman-temannya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/12/338/2968734/5-fakta-pelajar-smp-tewas-usai-duel-satu-lawan-satu-pisau-dapur-vs-celurit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/12/338/2968734/5-fakta-pelajar-smp-tewas-usai-duel-satu-lawan-satu-pisau-dapur-vs-celurit"/><item><title>5 Fakta Pelajar SMP Tewas Usai Duel Satu Lawan Satu, Pisau Dapur Vs Celurit</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/12/338/2968734/5-fakta-pelajar-smp-tewas-usai-duel-satu-lawan-satu-pisau-dapur-vs-celurit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/12/338/2968734/5-fakta-pelajar-smp-tewas-usai-duel-satu-lawan-satu-pisau-dapur-vs-celurit</guid><pubDate>Senin 12 Februari 2024 04:07 WIB</pubDate><dc:creator>Dharmawan Hadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/11/338/2968734/5-fakta-pelajar-smp-tewas-usai-duel-satu-lawan-satu-pisau-dapur-vs-celurit-x9nnMDx9Sc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">TKP duel maut yang menewaskan pelajar SMP di Sukabumi (Foto : MNC Portal)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/11/338/2968734/5-fakta-pelajar-smp-tewas-usai-duel-satu-lawan-satu-pisau-dapur-vs-celurit-x9nnMDx9Sc.jpg</image><title>TKP duel maut yang menewaskan pelajar SMP di Sukabumi (Foto : MNC Portal)</title></images><description>SUKABUMI - Seorang pelajar SMP mengalami meninggal dunia usai luka parah akibat bacokan senjata tajam usai berduel dengan pelajar lain.

Berikut sejumlah fakta terkait peristiwa tersebut:

1. Ditinggal di Rumah Sakit

Korban dibawa oleh temannya ke RS Betha Medika sudah dalam keadaan tidak bernyawa, ditinggalkan oleh teman-temannya di rumah sakit.

Peristiwa tersebut menghebohkan warga Sukabumi, beberapa pengunjung rumah sakit yang melihat kejadian tersebut, lalu mengunggahnya sehingga viral di media sosial. Aparat Kepolisian bergerak cepat mengungkap kejadian tersebut.


BACA JUGA:
 Hendak Balik ke Rumah, Pemuda Ini Dibacok Kawanan Begal di Tanah Kusir&amp;nbsp; &amp;nbsp;


2. Lokasi Kejadian di Sukabumi

KBO Satreskrim Polres Sukabumi Kota, Iptu Agus Israwan mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan, kejadian tersebut terjadi di Kampung Lebak muncang RT 39/19, Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

&quot;Kejadiannya sekira pukul 17.30 WIB, korban berinisial MRA dulu sempat sekolah di salah satu SMP Negeri di wilayah Gunungguruh, yang kini mengikuti pendidikan kesetaraan Paket B,&quot; ujar Agus kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (11/2/2024).


BACA JUGA:
Megawati: Fakir Miskin Harus Betul-Betul Dipelihara, Bukan Hanya Kata-Kata


3. Satu Lawan Satu

Agus mengatakan, kronologinya, berawal saat kedua kelompok pelajar melakukan komunikasi melalui media sosial, janjian di suatu tempat untuk melakukan duel 1 vs 1.

Kelompok sekolah korban menamakan diri Bastard sedangkan kelompok lawan namanya adalah Zumad.4. Pisau Dapur Vs Celurit

Ketika itu dari pihak korban membawa pisau dapur sedangkan pelaku membawa celurit.

&quot;Akhirnya korban kalah (duel) dan mengalami luka pada bagian paha dan bagian pelipis kiri. Diduga korban meninggal dunia karena kehabisan darah,&quot; ujar Agus.


BACA JUGA:
 Bubarkan Tawuran Remaja di Bekasi, Polisi Sempat Ditantang Pelaku


5. Korban Divisum

Lebih lanjut Agus mengatakan, awalnya korban sempat dibawa ke RS Betha Medika namun sudah tidak bernyawa, yang akhirnya dibawa ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk dilakukan visum et repertum atas kematiannya.

&quot;Langkah kepolisian dengan mencari barang bukti, saksi-saksi dan secepat mungkin melakukan penangkapan terhadap pelaku yang sudah teridentifikasi. Diperkirakan ada 4 orang yang terlibat,&quot; tutup Agus.</description><content:encoded>SUKABUMI - Seorang pelajar SMP mengalami meninggal dunia usai luka parah akibat bacokan senjata tajam usai berduel dengan pelajar lain.

Berikut sejumlah fakta terkait peristiwa tersebut:

1. Ditinggal di Rumah Sakit

Korban dibawa oleh temannya ke RS Betha Medika sudah dalam keadaan tidak bernyawa, ditinggalkan oleh teman-temannya di rumah sakit.

Peristiwa tersebut menghebohkan warga Sukabumi, beberapa pengunjung rumah sakit yang melihat kejadian tersebut, lalu mengunggahnya sehingga viral di media sosial. Aparat Kepolisian bergerak cepat mengungkap kejadian tersebut.


BACA JUGA:
 Hendak Balik ke Rumah, Pemuda Ini Dibacok Kawanan Begal di Tanah Kusir&amp;nbsp; &amp;nbsp;


2. Lokasi Kejadian di Sukabumi

KBO Satreskrim Polres Sukabumi Kota, Iptu Agus Israwan mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan, kejadian tersebut terjadi di Kampung Lebak muncang RT 39/19, Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

&quot;Kejadiannya sekira pukul 17.30 WIB, korban berinisial MRA dulu sempat sekolah di salah satu SMP Negeri di wilayah Gunungguruh, yang kini mengikuti pendidikan kesetaraan Paket B,&quot; ujar Agus kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (11/2/2024).


BACA JUGA:
Megawati: Fakir Miskin Harus Betul-Betul Dipelihara, Bukan Hanya Kata-Kata


3. Satu Lawan Satu

Agus mengatakan, kronologinya, berawal saat kedua kelompok pelajar melakukan komunikasi melalui media sosial, janjian di suatu tempat untuk melakukan duel 1 vs 1.

Kelompok sekolah korban menamakan diri Bastard sedangkan kelompok lawan namanya adalah Zumad.4. Pisau Dapur Vs Celurit

Ketika itu dari pihak korban membawa pisau dapur sedangkan pelaku membawa celurit.

&quot;Akhirnya korban kalah (duel) dan mengalami luka pada bagian paha dan bagian pelipis kiri. Diduga korban meninggal dunia karena kehabisan darah,&quot; ujar Agus.


BACA JUGA:
 Bubarkan Tawuran Remaja di Bekasi, Polisi Sempat Ditantang Pelaku


5. Korban Divisum

Lebih lanjut Agus mengatakan, awalnya korban sempat dibawa ke RS Betha Medika namun sudah tidak bernyawa, yang akhirnya dibawa ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk dilakukan visum et repertum atas kematiannya.

&quot;Langkah kepolisian dengan mencari barang bukti, saksi-saksi dan secepat mungkin melakukan penangkapan terhadap pelaku yang sudah teridentifikasi. Diperkirakan ada 4 orang yang terlibat,&quot; tutup Agus.</content:encoded></item></channel></rss>
