<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inilah Tujuan Terbesar Israel Berambisi Serang Rafah</title><description>Daerah yang luas ditempati oleh tenda-tenda perkemahan, yang bahkan telah menjadi beberapa kuburan di Rafah.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/13/18/2969583/inilah-tujuan-terbesar-israel-berambisi-serang-rafah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/13/18/2969583/inilah-tujuan-terbesar-israel-berambisi-serang-rafah"/><item><title>Inilah Tujuan Terbesar Israel Berambisi Serang Rafah</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/13/18/2969583/inilah-tujuan-terbesar-israel-berambisi-serang-rafah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/13/18/2969583/inilah-tujuan-terbesar-israel-berambisi-serang-rafah</guid><pubDate>Selasa 13 Februari 2024 14:39 WIB</pubDate><dc:creator>Maria Regina Sekar Arum</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/13/18/2969583/inilah-tujuan-terbesar-israel-berambisi-serang-rafah-Lt8oZAnSXT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Inilah tujuan terbesar Israel berambisi serang Rafah (Foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/13/18/2969583/inilah-tujuan-terbesar-israel-berambisi-serang-rafah-Lt8oZAnSXT.jpg</image><title>Inilah tujuan terbesar Israel berambisi serang Rafah (Foto: AP)</title></images><description>
ISRAEL - Ratusan ribu warga Palestina yang berdesakan di kota kecil Rafah, di perbatasan selatan Gaza terpaksa mempertimbangkan untuk mengungsi lagi ketika serangan Israel semakin dekat.

Daerah yang luas ditempati oleh tenda-tenda perkemahan, yang bahkan telah menjadi beberapa kuburan di Rafah.

Melansir AP News, kepanikan dan keputusasaan meningkat, setelah Israel mengatakan pihaknya berniat menyerang Rafah.


BACA JUGA:
Khawatir Dipakai di Perang Gaza, Belanda Perintahkan Stop Ekspor Suku Cadang Jet Tempur F-35 ke Israel

Diperkirakan 1,5 juta orang yang berlindung disana, lebih dari separuh populasi Gaza tidak punya tempat untuk mengungsi dalam menghadapi serangan yang telah meratakan sebagian besar wilayah perkotaan di wilayah tersebut.


BACA JUGA:
Kesal dengan Netanyahu, Joe Biden Dorong Gencatan Senjata Gaza Selama 6 Minggu

Para pejabat PBB memperingatkan bahwa serangan terhadap Rafah akan menjadi bencana besar. Pergerakan di kota dan daerah sekitarnya juga dapat menyebabkan gagalnya bantuan kemanusiaan yang berjuang untuk menjaga agar penduduk Gaza tetap hidup.

Israel mengatakan, bahwa mereka harus merebut Rafah untuk memastikan kehancuran Hamas. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, memerintahkan militer untuk membuat rencana evakuasi setelah Amerika Serikat mengatakan mereka menentang serangan terhadap Rafah, kecuali ada ketentuan yang dibuat untuk penduduknya.
Namun, Washington tetap melanjutkan dukungan militer dan diplomatiknya yang sepenuh hati terhadap kampanye Israel meskipun Israel mengabaikan seruan sebelumnya untuk mengurangi korban sipil.



Menanggapi seruan tersebut, Israel memperluas perintah evakuasi ketika pasukannya bergerak ke selatan, namun jumlah korban tewas di Gaza terus meningkat. Israel mengatakan Hamas bertanggung jawab memusatkan pasukannya di wilayah sipil.</description><content:encoded>
ISRAEL - Ratusan ribu warga Palestina yang berdesakan di kota kecil Rafah, di perbatasan selatan Gaza terpaksa mempertimbangkan untuk mengungsi lagi ketika serangan Israel semakin dekat.

Daerah yang luas ditempati oleh tenda-tenda perkemahan, yang bahkan telah menjadi beberapa kuburan di Rafah.

Melansir AP News, kepanikan dan keputusasaan meningkat, setelah Israel mengatakan pihaknya berniat menyerang Rafah.


BACA JUGA:
Khawatir Dipakai di Perang Gaza, Belanda Perintahkan Stop Ekspor Suku Cadang Jet Tempur F-35 ke Israel

Diperkirakan 1,5 juta orang yang berlindung disana, lebih dari separuh populasi Gaza tidak punya tempat untuk mengungsi dalam menghadapi serangan yang telah meratakan sebagian besar wilayah perkotaan di wilayah tersebut.


BACA JUGA:
Kesal dengan Netanyahu, Joe Biden Dorong Gencatan Senjata Gaza Selama 6 Minggu

Para pejabat PBB memperingatkan bahwa serangan terhadap Rafah akan menjadi bencana besar. Pergerakan di kota dan daerah sekitarnya juga dapat menyebabkan gagalnya bantuan kemanusiaan yang berjuang untuk menjaga agar penduduk Gaza tetap hidup.

Israel mengatakan, bahwa mereka harus merebut Rafah untuk memastikan kehancuran Hamas. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, memerintahkan militer untuk membuat rencana evakuasi setelah Amerika Serikat mengatakan mereka menentang serangan terhadap Rafah, kecuali ada ketentuan yang dibuat untuk penduduknya.
Namun, Washington tetap melanjutkan dukungan militer dan diplomatiknya yang sepenuh hati terhadap kampanye Israel meskipun Israel mengabaikan seruan sebelumnya untuk mengurangi korban sipil.



Menanggapi seruan tersebut, Israel memperluas perintah evakuasi ketika pasukannya bergerak ke selatan, namun jumlah korban tewas di Gaza terus meningkat. Israel mengatakan Hamas bertanggung jawab memusatkan pasukannya di wilayah sipil.</content:encoded></item></channel></rss>
