<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasutri Penjual Bakso di Malang Tertimpa Pohon Tumbang Setinggi 16 Meter</title><description>Sepasang suami istri (Pasutri) di Malang tertimpa pohon tumbang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/13/519/2969360/pasutri-penjual-bakso-di-malang-tertimpa-pohon-tumbang-setinggi-16-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/13/519/2969360/pasutri-penjual-bakso-di-malang-tertimpa-pohon-tumbang-setinggi-16-meter"/><item><title>Pasutri Penjual Bakso di Malang Tertimpa Pohon Tumbang Setinggi 16 Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/13/519/2969360/pasutri-penjual-bakso-di-malang-tertimpa-pohon-tumbang-setinggi-16-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/13/519/2969360/pasutri-penjual-bakso-di-malang-tertimpa-pohon-tumbang-setinggi-16-meter</guid><pubDate>Selasa 13 Februari 2024 06:23 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/13/519/2969360/pasutri-penjual-bakso-di-malang-tertimpa-pohon-tumbang-setinggi-16-meter-eQrt7UVy0g.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pohon tumbang timpa pasutri di Malang (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/13/519/2969360/pasutri-penjual-bakso-di-malang-tertimpa-pohon-tumbang-setinggi-16-meter-eQrt7UVy0g.jpg</image><title>Pohon tumbang timpa pasutri di Malang (Foto: Istimewa)</title></images><description>MALANG - Sepasang suami istri (Pasutri) di Malang tertimpa pohon tumbang. Beruntung para korban hanya mengalami luka ringan.
Pohon berdiameter tinggi 16 meter itu roboh saat hujan disertai angin kencang menerjang kawasan Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

BACA JUGA:
Sopir Setubuhi Kekasihnya yang Masih SMP Puluhan Kali

Kepala BPBD Kota Malang Prayitno menyatakan, pihaknya menerima kejadian pohon tumbang sekitar pukul 16.12 WIB. Saat itu hujan deras dan angin kencang memang menerjang kawasan Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
&quot;Peristiwanya sekitar pukul 16.15 WIB Senin sore, penyebabnya hujan intensitas tinggi disertai angin, laporannya kami terima pukul 16.30 WIB, di Jalan Raya Arjowinangun,&quot; ucap Prayitno.
Menurutnya, pohon tumbang itu juga sempat membuat jalan alternatif dari Kota Malang menuju Kabupaten Malang, melalui Kelurahan Arjowinangun, sempat tertutup. Pasalnya pohon setinggi 16 meter dengan diameter nyaris satu meter menutupi seluruh jalan.
&quot;Pohon tumbang berjenis Pohon Trembesi berukuran tinggi 16 meter dan diameter kurang lebih 70 sentimeter menimpa teras rumah milik Bapak Imam Anwari, bengkel reparasi, dan sejumlah warung makan,&quot; ungkap dia.

BACA JUGA:
Begini Kronologi Mahasiwa Indonesia yang Tewas Tertimpa Pohon Seberat 10 ton di Australia

Tingginya pohon yang tumbang juga menimpa satu unit sepeda motor, dan pasutri bernama Suwinarno Adi Prasetyo dan istrinya Hasanah, yang mengalami luka-luka. Sementara satu sepeda motor Honda Vario juga ikut terdampak dengan mengalami kerusakan pada spion.
&quot;Pemilik warung Mie Bakso atas nama Suwinarno Adi Prasetyo mengalami luka ringan pada dahi, dan Istri Hasanah luka ringan pada kaki. Kami melakukan pemangkasan dan penanganan evakuasi pohon tumbang bersama Satgas Kecamatan dan DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Malang,&quot; jelasnya.Proses evakuasi pohon tumbang sendiri disebut Prayitno selesai pada Senin malam 12 Februari 2024, sekira pukul 18.30 WIB.
Arus lalu lintas dari Kota Malang menuju Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, melalui Jalan Raya Arjowinangun, pun kembali bisa dilalui.</description><content:encoded>MALANG - Sepasang suami istri (Pasutri) di Malang tertimpa pohon tumbang. Beruntung para korban hanya mengalami luka ringan.
Pohon berdiameter tinggi 16 meter itu roboh saat hujan disertai angin kencang menerjang kawasan Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

BACA JUGA:
Sopir Setubuhi Kekasihnya yang Masih SMP Puluhan Kali

Kepala BPBD Kota Malang Prayitno menyatakan, pihaknya menerima kejadian pohon tumbang sekitar pukul 16.12 WIB. Saat itu hujan deras dan angin kencang memang menerjang kawasan Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
&quot;Peristiwanya sekitar pukul 16.15 WIB Senin sore, penyebabnya hujan intensitas tinggi disertai angin, laporannya kami terima pukul 16.30 WIB, di Jalan Raya Arjowinangun,&quot; ucap Prayitno.
Menurutnya, pohon tumbang itu juga sempat membuat jalan alternatif dari Kota Malang menuju Kabupaten Malang, melalui Kelurahan Arjowinangun, sempat tertutup. Pasalnya pohon setinggi 16 meter dengan diameter nyaris satu meter menutupi seluruh jalan.
&quot;Pohon tumbang berjenis Pohon Trembesi berukuran tinggi 16 meter dan diameter kurang lebih 70 sentimeter menimpa teras rumah milik Bapak Imam Anwari, bengkel reparasi, dan sejumlah warung makan,&quot; ungkap dia.

BACA JUGA:
Begini Kronologi Mahasiwa Indonesia yang Tewas Tertimpa Pohon Seberat 10 ton di Australia

Tingginya pohon yang tumbang juga menimpa satu unit sepeda motor, dan pasutri bernama Suwinarno Adi Prasetyo dan istrinya Hasanah, yang mengalami luka-luka. Sementara satu sepeda motor Honda Vario juga ikut terdampak dengan mengalami kerusakan pada spion.
&quot;Pemilik warung Mie Bakso atas nama Suwinarno Adi Prasetyo mengalami luka ringan pada dahi, dan Istri Hasanah luka ringan pada kaki. Kami melakukan pemangkasan dan penanganan evakuasi pohon tumbang bersama Satgas Kecamatan dan DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Malang,&quot; jelasnya.Proses evakuasi pohon tumbang sendiri disebut Prayitno selesai pada Senin malam 12 Februari 2024, sekira pukul 18.30 WIB.
Arus lalu lintas dari Kota Malang menuju Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, melalui Jalan Raya Arjowinangun, pun kembali bisa dilalui.</content:encoded></item></channel></rss>
