<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Fakta Mayjen Gabriel Lema Digeser Jadi Asops Panglima TNI</title><description>Salah satu jenderal yang dimutasi adalah Mayjen Gabriel Lema, dari Staf Khusus Kasad menjadi Asops Panglima TNI.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/14/337/2969814/3-fakta-mayjen-gabriel-lema-digeser-jadi-asops-panglima-tni</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/14/337/2969814/3-fakta-mayjen-gabriel-lema-digeser-jadi-asops-panglima-tni"/><item><title>3 Fakta Mayjen Gabriel Lema Digeser Jadi Asops Panglima TNI</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/14/337/2969814/3-fakta-mayjen-gabriel-lema-digeser-jadi-asops-panglima-tni</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/14/337/2969814/3-fakta-mayjen-gabriel-lema-digeser-jadi-asops-panglima-tni</guid><pubDate>Rabu 14 Februari 2024 06:10 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/13/337/2969814/3-fakta-mayjen-gabriel-lema-digeser-jadi-asops-panglima-tni-FAlFj1XGv6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mayjen Gabriel Lema (Foto: Ist/Ant)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/13/337/2969814/3-fakta-mayjen-gabriel-lema-digeser-jadi-asops-panglima-tni-FAlFj1XGv6.jpg</image><title>Mayjen Gabriel Lema (Foto: Ist/Ant)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan rotasi dan mutasi pada sejumlah jabatan strategis. Pergeseran itu dilakukan di tiga matra, baik TNI baik Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.

Salah satu jenderal yang dimutasi adalah Mayjen Gabriel Lema, dari Staf Khusus Kasad menjadi Asops Panglima TNI.

Berikut fakta-faktanya:

1. Memiliki Sejumlah Brevet

Jenderal kelahiran 24 Maret 1968 itu ternyata menyandang sejumlah brevet atau wing TNI. Adapun brevet/wing yang ada di lingkungan TNI AD diberikan kepada prajurit Angkatan Darat atas pencapaian keahliannya dalam bidang tertentu seusai menempuh pendidikan.

Brevet yang dimiliki Mayjen TNI Gabriel Lema terdiri dari brevet Raider, Para Dasar, Mobil Udara, Airborne, Air Assault, Recondo, Scuba Diver, Seskoad, Sesko TNI, dan Lemhanas RI.

BACA JUGA:
7.706 Personel TNI-Polri Diterjunkan Kawal TPS di Jakarta


2. Sabet Sejumlah Penghargaan

Penghargaan yang diterima Mayjen TNI Gabriel Lema terdiri dari Satya Lencana Kesetiaan VIII tahun, Satya Lencana Kesetiaan XVI tahun, Satya Lencana Kesetiaan XXIV tahun dan Satya Lencana Dwijachista Bidang Pendidikan.

BACA JUGA:
Lika-liku Perjuangan Hidup Agus Subiyanto, Kehilangan Orangtua saat Balita hingga Jadi Panglima TNI


Berikut penghargaan Satya Lencana Seroja, Satya Lencana Kebhaktian Sosial, Satya Lencana Dwidya Sistha, Satya Lencana Wira Dharma, Satya Lencana Wira Nusa, Satya Lencana Dharma Nusa, Satya Lencana GOM IX/Raksasa Dharma.



Mayjen TNI Gabriel Lema juga mendapat penghargaan Bintang Kartika paksi Naraya dan Penghargaan atas Penanggulangan Bencana Alam dan Perdamaian PBB.

BACA JUGA:
Aktor Pemeran Dirty Vote Dilaporkan, Mahfud MD: Boleh Saja Ini Negara Hukum





3. Mutasi di Tiga Matra



Rotasi dan mutasi dilakukan terhadap 61 perwira tinggi (pati) berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/168/II/2024 tanggal 7 Februari 2024 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.



&amp;ldquo;Telah resmi ditetapkan mutasi dan promosi jabatan 61 Pati TNI terdiri dari, 33 Pati TNI AD, 13 Pati TNI AL, dan 15 Pati TNI AU,&amp;rdquo; ujar Kapuspen TNI, Mayjen Nugraha Gumilar dalam keterangan tertulis diterima Okezone.


</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan rotasi dan mutasi pada sejumlah jabatan strategis. Pergeseran itu dilakukan di tiga matra, baik TNI baik Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.

Salah satu jenderal yang dimutasi adalah Mayjen Gabriel Lema, dari Staf Khusus Kasad menjadi Asops Panglima TNI.

Berikut fakta-faktanya:

1. Memiliki Sejumlah Brevet

Jenderal kelahiran 24 Maret 1968 itu ternyata menyandang sejumlah brevet atau wing TNI. Adapun brevet/wing yang ada di lingkungan TNI AD diberikan kepada prajurit Angkatan Darat atas pencapaian keahliannya dalam bidang tertentu seusai menempuh pendidikan.

Brevet yang dimiliki Mayjen TNI Gabriel Lema terdiri dari brevet Raider, Para Dasar, Mobil Udara, Airborne, Air Assault, Recondo, Scuba Diver, Seskoad, Sesko TNI, dan Lemhanas RI.

BACA JUGA:
7.706 Personel TNI-Polri Diterjunkan Kawal TPS di Jakarta


2. Sabet Sejumlah Penghargaan

Penghargaan yang diterima Mayjen TNI Gabriel Lema terdiri dari Satya Lencana Kesetiaan VIII tahun, Satya Lencana Kesetiaan XVI tahun, Satya Lencana Kesetiaan XXIV tahun dan Satya Lencana Dwijachista Bidang Pendidikan.

BACA JUGA:
Lika-liku Perjuangan Hidup Agus Subiyanto, Kehilangan Orangtua saat Balita hingga Jadi Panglima TNI


Berikut penghargaan Satya Lencana Seroja, Satya Lencana Kebhaktian Sosial, Satya Lencana Dwidya Sistha, Satya Lencana Wira Dharma, Satya Lencana Wira Nusa, Satya Lencana Dharma Nusa, Satya Lencana GOM IX/Raksasa Dharma.



Mayjen TNI Gabriel Lema juga mendapat penghargaan Bintang Kartika paksi Naraya dan Penghargaan atas Penanggulangan Bencana Alam dan Perdamaian PBB.

BACA JUGA:
Aktor Pemeran Dirty Vote Dilaporkan, Mahfud MD: Boleh Saja Ini Negara Hukum





3. Mutasi di Tiga Matra



Rotasi dan mutasi dilakukan terhadap 61 perwira tinggi (pati) berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/168/II/2024 tanggal 7 Februari 2024 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.



&amp;ldquo;Telah resmi ditetapkan mutasi dan promosi jabatan 61 Pati TNI terdiri dari, 33 Pati TNI AD, 13 Pati TNI AL, dan 15 Pati TNI AU,&amp;rdquo; ujar Kapuspen TNI, Mayjen Nugraha Gumilar dalam keterangan tertulis diterima Okezone.


</content:encoded></item></channel></rss>
