<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kabar Mobilisasi Taruna di Pemilu 2024, STIN : Itu Hoaks!</title><description>Tuduhan mobilisasi taruna-taruni STIN pada Pemilu 2024 adalah berita bohong atau hoaks</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/14/337/2970051/kabar-mobilisasi-taruna-di-pemilu-2024-stin-itu-hoaks</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/14/337/2970051/kabar-mobilisasi-taruna-di-pemilu-2024-stin-itu-hoaks"/><item><title>Kabar Mobilisasi Taruna di Pemilu 2024, STIN : Itu Hoaks!</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/14/337/2970051/kabar-mobilisasi-taruna-di-pemilu-2024-stin-itu-hoaks</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/14/337/2970051/kabar-mobilisasi-taruna-di-pemilu-2024-stin-itu-hoaks</guid><pubDate>Rabu 14 Februari 2024 12:16 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/14/337/2970051/kabar-mobilisasi-taruna-di-pemilu-2024-stin-itu-hoaks-wYjMkrSG01.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi STIN (Foto : Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/14/337/2970051/kabar-mobilisasi-taruna-di-pemilu-2024-stin-itu-hoaks-wYjMkrSG01.jpg</image><title>Ilustrasi STIN (Foto : Istimewa)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xNC8xLzE3NzI1My81L3g4c29kZWk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Munculnya kabar yang menyebut adanya mobilisasi taruna-taruni Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) dalam memilih pada Pemilu 2024 dibantah dengan tegas oleh pihak terkait.

&amp;ldquo;Taruna STIN memiliki hak pilih sesuai dengan Undang-Undang,&amp;rdquo; dilansir dari penjelasan resmi STIN yang diterima, Rabu (14/2/2024).


BACA JUGA:
Dubes hingga PPLN Bantah Ada Intervensi Pemilu Indonesia di Malaysia


Menurut penjelasan resmi tersebut, taruna-taruni STIN, yang semuanya sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di daerah asal masing-masing, sedang menjalani tugas belajar dan tidak pulang ke domisili asal.

Karena itu, mereka mengurus pindah domisili pemilih di dekat kampus.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan KPU Kabupaten Bogor, para taruna-taruni STIN diperbolehkan melakukan pindah domisili pemilih di sekitar Bogor.


BACA JUGA:
Bertolak ke Jakarta Temui Megawati, Mahfud Optimis Menangi Pilpres 2024


Di mana salah satu persyaratan pindah domisili adalah adanya surat tugas belajar, yang kemudian dibuatkan surat resmi oleh Lembaga STIN.

Dalam klarifikasinya, STIN menegaskan mereka hanya melaksanakan hak konstitusional dan menggunakan hak pilihnya, bukan melakukan operasi intelijen seperti yang dituduhkan.Pihak KPU dan Bawaslu Bogor juga telah memperbolehkan dan tidak mempermasalahkan proses pindah domisili yang dilakukan oleh taruna-taruni STIN, sesuai dengan aturan hukum yang berlaku, dan telah melakukan koordinasi sebelumnya dengan pihak STIN.

&quot;Karena itu, tuduhan mobilisasi taruna-taruni STIN pada Pemilu 2024 adalah berita bohong atau hoaks dan bisa dikategorikan sebagai fitnah yang sangat tidak berdasar,&quot; tulis keterangan STIN.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xNC8xLzE3NzI1My81L3g4c29kZWk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Munculnya kabar yang menyebut adanya mobilisasi taruna-taruni Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) dalam memilih pada Pemilu 2024 dibantah dengan tegas oleh pihak terkait.

&amp;ldquo;Taruna STIN memiliki hak pilih sesuai dengan Undang-Undang,&amp;rdquo; dilansir dari penjelasan resmi STIN yang diterima, Rabu (14/2/2024).


BACA JUGA:
Dubes hingga PPLN Bantah Ada Intervensi Pemilu Indonesia di Malaysia


Menurut penjelasan resmi tersebut, taruna-taruni STIN, yang semuanya sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) di daerah asal masing-masing, sedang menjalani tugas belajar dan tidak pulang ke domisili asal.

Karena itu, mereka mengurus pindah domisili pemilih di dekat kampus.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan KPU Kabupaten Bogor, para taruna-taruni STIN diperbolehkan melakukan pindah domisili pemilih di sekitar Bogor.


BACA JUGA:
Bertolak ke Jakarta Temui Megawati, Mahfud Optimis Menangi Pilpres 2024


Di mana salah satu persyaratan pindah domisili adalah adanya surat tugas belajar, yang kemudian dibuatkan surat resmi oleh Lembaga STIN.

Dalam klarifikasinya, STIN menegaskan mereka hanya melaksanakan hak konstitusional dan menggunakan hak pilihnya, bukan melakukan operasi intelijen seperti yang dituduhkan.Pihak KPU dan Bawaslu Bogor juga telah memperbolehkan dan tidak mempermasalahkan proses pindah domisili yang dilakukan oleh taruna-taruni STIN, sesuai dengan aturan hukum yang berlaku, dan telah melakukan koordinasi sebelumnya dengan pihak STIN.

&quot;Karena itu, tuduhan mobilisasi taruna-taruni STIN pada Pemilu 2024 adalah berita bohong atau hoaks dan bisa dikategorikan sebagai fitnah yang sangat tidak berdasar,&quot; tulis keterangan STIN.</content:encoded></item></channel></rss>
