<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Megawati Harap Pemilu 2024 Tak Ada Kecurangan</title><description>Megawati berharap insan pers untuk mengawal dengan seksama dugaan upaya kecurangan yang terjadi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/14/337/2970076/megawati-harap-pemilu-2024-tak-ada-kecurangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/14/337/2970076/megawati-harap-pemilu-2024-tak-ada-kecurangan"/><item><title>Megawati Harap Pemilu 2024 Tak Ada Kecurangan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/14/337/2970076/megawati-harap-pemilu-2024-tak-ada-kecurangan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/14/337/2970076/megawati-harap-pemilu-2024-tak-ada-kecurangan</guid><pubDate>Rabu 14 Februari 2024 13:00 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/14/337/2970076/megawati-harap-pemilu-2024-tak-ada-kecurangan-oM5AnebrLV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Megawati Soekarnoputri berharap Pemilu 2024 tidak ada kecurangan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/14/337/2970076/megawati-harap-pemilu-2024-tak-ada-kecurangan-oM5AnebrLV.jpg</image><title>Megawati Soekarnoputri berharap Pemilu 2024 tidak ada kecurangan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Kelima RI sekaligus Ketua Umum DPP PDI-Perjuangan, Megawati Soekarnoputri berharap Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 tak lagi diwarnai dengan berbagai bentuk kecurangan-kecurangan.


Pesan ini disampaikan Megawati usai menggunakan hak pilihnya di TPS 053, Kebagusan, Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2024).


&quot;Jadi saya sangat berharap bahwa Pemilu pun yang sekarang ini tidak ada lagi kecurangan,&quot; kata Megawati.



BACA JUGA:
Bertolak ke Jakarta Temui Megawati, Mahfud Optimis Menangi Pilpres 2024

Megawati berharap insan pers untuk mengawal dengan seksama dugaan upaya kecurangan yang terjadi selama proses pemungutan hingga penghitungan suara yang dilakukan secara berjenjang dari tingkat TPS hingga nasional nantinya.


BACA JUGA:
Usai Nyoblos, Megawati Langsung Tunjukkan Salam Metal


&quot;Jadi, kalian wartawan-wartawan, saya juga minta untuk ikut mengawasi siapapun yang melakukan intimidasi kecurangan dan lain sebagainya harus dilaporkan,&quot; ujarnya.

Pasalnya, ia mengaku mendapat kabar bahwa ada masyarakat yang tak bisa menggunakan hak pilihnya. Padahal, hak pilih itu telah diatur oleh konsitusi Indonesia.





&quot;Saya mendapatkan banyak berita bahwa banyak mereka yang seharusnya mampu untuk ikut mencoblos itu sepertinya tidak diberi kesempatan,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Kelima RI sekaligus Ketua Umum DPP PDI-Perjuangan, Megawati Soekarnoputri berharap Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 tak lagi diwarnai dengan berbagai bentuk kecurangan-kecurangan.


Pesan ini disampaikan Megawati usai menggunakan hak pilihnya di TPS 053, Kebagusan, Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2024).


&quot;Jadi saya sangat berharap bahwa Pemilu pun yang sekarang ini tidak ada lagi kecurangan,&quot; kata Megawati.



BACA JUGA:
Bertolak ke Jakarta Temui Megawati, Mahfud Optimis Menangi Pilpres 2024

Megawati berharap insan pers untuk mengawal dengan seksama dugaan upaya kecurangan yang terjadi selama proses pemungutan hingga penghitungan suara yang dilakukan secara berjenjang dari tingkat TPS hingga nasional nantinya.


BACA JUGA:
Usai Nyoblos, Megawati Langsung Tunjukkan Salam Metal


&quot;Jadi, kalian wartawan-wartawan, saya juga minta untuk ikut mengawasi siapapun yang melakukan intimidasi kecurangan dan lain sebagainya harus dilaporkan,&quot; ujarnya.

Pasalnya, ia mengaku mendapat kabar bahwa ada masyarakat yang tak bisa menggunakan hak pilihnya. Padahal, hak pilih itu telah diatur oleh konsitusi Indonesia.





&quot;Saya mendapatkan banyak berita bahwa banyak mereka yang seharusnya mampu untuk ikut mencoblos itu sepertinya tidak diberi kesempatan,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
