<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pilpres 2024, OSO Ingatkan Masyarakat Jangan Mau Dipermainkan Hasil Quick Count</title><description>Masyarakat jangan sampai dipermainkan hasil quick qount (hitung cepat) untuk hasil Pilpres 2024.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/14/337/2970327/pilpres-2024-oso-ingatkan-masyarakat-jangan-mau-dipermainkan-hasil-quick-count</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/14/337/2970327/pilpres-2024-oso-ingatkan-masyarakat-jangan-mau-dipermainkan-hasil-quick-count"/><item><title>Pilpres 2024, OSO Ingatkan Masyarakat Jangan Mau Dipermainkan Hasil Quick Count</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/14/337/2970327/pilpres-2024-oso-ingatkan-masyarakat-jangan-mau-dipermainkan-hasil-quick-count</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/14/337/2970327/pilpres-2024-oso-ingatkan-masyarakat-jangan-mau-dipermainkan-hasil-quick-count</guid><pubDate>Rabu 14 Februari 2024 18:42 WIB</pubDate><dc:creator>Giffar Rivana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/14/337/2970327/pilpres-2024-oso-ingatkan-masyarakat-jangan-mau-dipermainkan-hasil-quick-count-wxhv55cCRK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/14/337/2970327/pilpres-2024-oso-ingatkan-masyarakat-jangan-mau-dipermainkan-hasil-quick-count-wxhv55cCRK.jpg</image><title>Ketum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (Foto: Ist)</title></images><description>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xNC8xLzE3NzI1Ni81L3g4c29lc2s=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Ketua Umum  Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Oesman Sapta Odang (OSO) mengimbau masyarakat jangan sampai dipermainkan hasil quick qount (hitung cepat) untuk hasil Pilpres 2024.

Hal tersebut disampaikan OSO, menanggapi hasil quick count yang dirilis Litbang Kompas dan sejumlah lembaga survei lainnya, bahwa Pilpres 2024 berlangsung satu putaran.

&amp;ldquo;Kita sudah menyebar 1,6 juta orang ke seluruh Indonesia dan sama sekali tidak terpancing dengan pihak-pihak lain. Penghitungan suara masih berproses, sebab yang menentukan semua ini adalah Tuhan, kebenaran. Rakyat tahu apa yang mereka pilih,&amp;rdquo; ujar OSO itu saat melakukan pemantauan hasil quick count di Posko Relawan Mahfud MD, Jakarta, Rabu (14/2/2024).

BACA JUGA:
Dua Orang Saksi Ganjar-Mahfud Dikeroyok Sejumlah Orang di TPS


OSO mengatakan, TPN Ganjar-Mahfud telah menyebarkan 1,6 juta orang saksi ke seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Indonesia untuk menjaga suara.

&amp;ldquo;Demi keadilan Pemilu ini, terutama wasit-wasit ya lantas jangan lupa, kita juga telah menyebarkan 1,6 juta relawan  ke seluruh TPS di Indonesia untuk mengawasi penghitungan suara, baik manual maupun secara elektoral,&amp;rdquo; ucap OSO.

BACA JUGA:
Mengenal Sosok Mirip Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, Informasi Selengkapnya di Okezone Updates!


Menurutnya, TPN Ganjar-Mahfud secara keseluruhan telah melakukan segala sesuatunya secara maksimal. Dan, ia meminta seluruh pihak agar menunggu hasil akhir dari penghitungan suara secara manual yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia, sehingga tidak terjebak dalam perang opini.

&amp;ldquo;Karena, di 03 semua sudah melakukan sesuatu secara maksimal  di semua  provinsi. Dan, hasilnya bagus sekali. Jadi, kalau dipermainkan  quick count, jangan sampai kita dipermalukan di dunia internasional. Tahu-tahu quick count di sini berbeda  dengan internasional. Di internasional mungkin punya kepentingan khusus. Pasti lebih fair.  Ya, terus terang saja, kita semua harus bersabar dan benar-benar kita jadikan ini sebagai landasan demi keadilan ya,&amp;rdquo; kata OSO.
</description><content:encoded>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xNC8xLzE3NzI1Ni81L3g4c29lc2s=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Ketua Umum  Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Oesman Sapta Odang (OSO) mengimbau masyarakat jangan sampai dipermainkan hasil quick qount (hitung cepat) untuk hasil Pilpres 2024.

Hal tersebut disampaikan OSO, menanggapi hasil quick count yang dirilis Litbang Kompas dan sejumlah lembaga survei lainnya, bahwa Pilpres 2024 berlangsung satu putaran.

&amp;ldquo;Kita sudah menyebar 1,6 juta orang ke seluruh Indonesia dan sama sekali tidak terpancing dengan pihak-pihak lain. Penghitungan suara masih berproses, sebab yang menentukan semua ini adalah Tuhan, kebenaran. Rakyat tahu apa yang mereka pilih,&amp;rdquo; ujar OSO itu saat melakukan pemantauan hasil quick count di Posko Relawan Mahfud MD, Jakarta, Rabu (14/2/2024).

BACA JUGA:
Dua Orang Saksi Ganjar-Mahfud Dikeroyok Sejumlah Orang di TPS


OSO mengatakan, TPN Ganjar-Mahfud telah menyebarkan 1,6 juta orang saksi ke seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Indonesia untuk menjaga suara.

&amp;ldquo;Demi keadilan Pemilu ini, terutama wasit-wasit ya lantas jangan lupa, kita juga telah menyebarkan 1,6 juta relawan  ke seluruh TPS di Indonesia untuk mengawasi penghitungan suara, baik manual maupun secara elektoral,&amp;rdquo; ucap OSO.

BACA JUGA:
Mengenal Sosok Mirip Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, Informasi Selengkapnya di Okezone Updates!


Menurutnya, TPN Ganjar-Mahfud secara keseluruhan telah melakukan segala sesuatunya secara maksimal. Dan, ia meminta seluruh pihak agar menunggu hasil akhir dari penghitungan suara secara manual yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia, sehingga tidak terjebak dalam perang opini.

&amp;ldquo;Karena, di 03 semua sudah melakukan sesuatu secara maksimal  di semua  provinsi. Dan, hasilnya bagus sekali. Jadi, kalau dipermainkan  quick count, jangan sampai kita dipermalukan di dunia internasional. Tahu-tahu quick count di sini berbeda  dengan internasional. Di internasional mungkin punya kepentingan khusus. Pasti lebih fair.  Ya, terus terang saja, kita semua harus bersabar dan benar-benar kita jadikan ini sebagai landasan demi keadilan ya,&amp;rdquo; kata OSO.
</content:encoded></item></channel></rss>
