<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Usai Pemilu 2024, Asrorun Niam: Saatnya Merajut Kembali Kebersamaan Membangun Indonesia</title><description>Hal ini merupakan sebuah karunia dan nikmat yang harus disyukuri dan menunjukkan kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/14/337/2970369/usai-pemilu-2024-asrorun-niam-saatnya-merajut-kembali-kebersamaan-membangun-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/14/337/2970369/usai-pemilu-2024-asrorun-niam-saatnya-merajut-kembali-kebersamaan-membangun-indonesia"/><item><title>Usai Pemilu 2024, Asrorun Niam: Saatnya Merajut Kembali Kebersamaan Membangun Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/14/337/2970369/usai-pemilu-2024-asrorun-niam-saatnya-merajut-kembali-kebersamaan-membangun-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/14/337/2970369/usai-pemilu-2024-asrorun-niam-saatnya-merajut-kembali-kebersamaan-membangun-indonesia</guid><pubDate>Rabu 14 Februari 2024 20:16 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/14/337/2970369/usai-pemilu-2024-asrorun-niam-saatnya-merajut-kembali-kebersamaan-membangun-indonesia-1HLIDJSGMJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Asrorun Ni'am (Foto: Dok MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/14/337/2970369/usai-pemilu-2024-asrorun-niam-saatnya-merajut-kembali-kebersamaan-membangun-indonesia-1HLIDJSGMJ.jpg</image><title>Asrorun Ni'am (Foto: Dok MPI)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa Asrorun Niam mengapresiasi pelaksanaan Pemilu 2024 yang berjalan lancar dan tertib hingga waktu pencoblosan pada hari ini, Rabu (14/2/2024). Menurutnya, ini merupakan sebuah karunia dan nikmat yang harus disyukuri dan menunjukkan kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi.

&quot;Apresiasi kepada penyelenggara dan juga masyarakat. Semoga proses lanjutannya hingga penetapan hasilnya dapat berjalan lancar, tertib, damai, dan bermartabat, serta rekonsiliatif,&quot; ujarnya dalam keterangan tertulis.

BACA JUGA:
Ganjar-Mahfud Unggul di TPS Sri Sultan HB X Nyoblos


Niam menambahkan, Pemilu merupakan instrumen untuk mewujudkan tujuan bernegara, yang di antaranya adalah mewujudkan kedamaian dan kesejahteraan umum. Hak suara telah kita tunaikan bersama. Saatnya kembali membangun kebersamaan untuk membangun Indonesia.

Ikhtiar telah dilakukan, selama masa kampanye hingga pencoblosan. Bisa jadi selama kontestasi ada debat, adu program, adu gagasan, yang berdampak pada ketegangan dan perselisihan. &quot;Puncaknya, kita telah menunaikan pemilihan. Hasilnya harus diterima dengan lapang dada untuk kemenangan Indonesia,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:
Hitung Cepat Bukan Hasil Akhir Penghitungan Suara Pilpres!


Saat ini, proses penghitungan, pihaknya pun mengajak seluruh pihak harus legowo menerima hasilnya. Menang kalah adalah realitas dalam kontestasi. Perlu penyikapan yang positif untuk kemajuan dan kesejahteraan bersama.

&quot;Yang menang tidak jumawa dan menyikapinya dengan syukur serta bismillah untuk memulai khidmah. Yang kalah bisa menerima sebagai realitas tanpa melakukan tindakan yang melanggar hukum. Jika ada proses lanjutan, tetap dalam koridor hukum yang dimungkinkan oleha peraturan perundang-undangan,&quot; ujarnya.



Saatnya rekonsiliasi nasional dan mewujudkan harmoni, menguatkan ikatan persatuan nasional kita, membangun Indonesia menuju baldatun thayyibatun wa rabbun ghafuur.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa Asrorun Niam mengapresiasi pelaksanaan Pemilu 2024 yang berjalan lancar dan tertib hingga waktu pencoblosan pada hari ini, Rabu (14/2/2024). Menurutnya, ini merupakan sebuah karunia dan nikmat yang harus disyukuri dan menunjukkan kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi.

&quot;Apresiasi kepada penyelenggara dan juga masyarakat. Semoga proses lanjutannya hingga penetapan hasilnya dapat berjalan lancar, tertib, damai, dan bermartabat, serta rekonsiliatif,&quot; ujarnya dalam keterangan tertulis.

BACA JUGA:
Ganjar-Mahfud Unggul di TPS Sri Sultan HB X Nyoblos


Niam menambahkan, Pemilu merupakan instrumen untuk mewujudkan tujuan bernegara, yang di antaranya adalah mewujudkan kedamaian dan kesejahteraan umum. Hak suara telah kita tunaikan bersama. Saatnya kembali membangun kebersamaan untuk membangun Indonesia.

Ikhtiar telah dilakukan, selama masa kampanye hingga pencoblosan. Bisa jadi selama kontestasi ada debat, adu program, adu gagasan, yang berdampak pada ketegangan dan perselisihan. &quot;Puncaknya, kita telah menunaikan pemilihan. Hasilnya harus diterima dengan lapang dada untuk kemenangan Indonesia,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:
Hitung Cepat Bukan Hasil Akhir Penghitungan Suara Pilpres!


Saat ini, proses penghitungan, pihaknya pun mengajak seluruh pihak harus legowo menerima hasilnya. Menang kalah adalah realitas dalam kontestasi. Perlu penyikapan yang positif untuk kemajuan dan kesejahteraan bersama.

&quot;Yang menang tidak jumawa dan menyikapinya dengan syukur serta bismillah untuk memulai khidmah. Yang kalah bisa menerima sebagai realitas tanpa melakukan tindakan yang melanggar hukum. Jika ada proses lanjutan, tetap dalam koridor hukum yang dimungkinkan oleha peraturan perundang-undangan,&quot; ujarnya.



Saatnya rekonsiliasi nasional dan mewujudkan harmoni, menguatkan ikatan persatuan nasional kita, membangun Indonesia menuju baldatun thayyibatun wa rabbun ghafuur.</content:encoded></item></channel></rss>
