<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cium Aroma Kecurangan Pemilu 2024, JK: Semua Mengindikasi Kita Menunggu</title><description>Ia mengatakan bahwa indikasi kecurangan telah tampak dan semuanya menunggu hasil resmi dari KPU soal Pemilu 2024.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/15/337/2970476/cium-aroma-kecurangan-pemilu-2024-jk-semua-mengindikasi-kita-menunggu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/15/337/2970476/cium-aroma-kecurangan-pemilu-2024-jk-semua-mengindikasi-kita-menunggu"/><item><title>Cium Aroma Kecurangan Pemilu 2024, JK: Semua Mengindikasi Kita Menunggu</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/15/337/2970476/cium-aroma-kecurangan-pemilu-2024-jk-semua-mengindikasi-kita-menunggu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/15/337/2970476/cium-aroma-kecurangan-pemilu-2024-jk-semua-mengindikasi-kita-menunggu</guid><pubDate>Kamis 15 Februari 2024 05:40 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/15/337/2970476/cium-aroma-kecurangan-pemilu-2024-jk-semua-mengindikasi-kita-menunggu-gjC7c9mgOq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jusuf Kalla (Foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/15/337/2970476/cium-aroma-kecurangan-pemilu-2024-jk-semua-mengindikasi-kita-menunggu-gjC7c9mgOq.jpg</image><title>Jusuf Kalla (Foto: dok Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xNC8xLzE3NzI4OC81L3g4c3A2eTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) RI ke-10 dan 12, Jusuf Kalla menyebut telah mencium aroma kecurangan dalam kontestasi Pemilu 2024. Ia mengatakan bahwa indikasi kecurangan telah tampak dan semuanya menunggu hasil resmi dari KPU soal Pemilu 2024.
&quot;Kalau itu (kecurangan Pemilu 2024) kan memang. Kalau kita lihat filmnya, berita-berita yang anda buat. Semuanya mengindikasikan (kecurangan), tapi kami menunggu. Semuanya menunggu hasil Pilpres,&quot; kata JK kepada wartawan di kediamannya Jalan Brawijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2024) malam.
JK enggan banyak komentar terkait kans pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN). Menurutnya soal satu atau dua putaran urusan mereka bersama partai pengusung.
&quot;Ya ndak tau lah, yang menentukan kan Capres-Cawapresnya dengan partai-partai yang ada. Partai pendukung,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
 Ratusan Surat Suara di Lampung Tercoblos Nama Dua Caleg, Bawaslu Turun Tangan

Sebelumnya, JK menyebut kedatangan Anies-Cak Imin untuk membicarakan terkait situasi hasil Pemilu 2024 versi Quick Count atau hitung cepat. Ia pun menekankan bahwa kami Timnas AMIN sepakat menunggu hasil resmi dari KPU.

BACA JUGA:
Pemilu 2024 Berjalan Kondusif, DPR: Terima Kasih untuk Aparat Keamanan

&quot;Ya tentu tadi datang untuk berbicara tentang situasi (hasil Pemilu 2024), semua sependapat bahwa kita menunggu hasil resmi dari KPU. Nah itu aja, bahwa tentu kita liat sebagai suatu perhitungan awal. Tapi itu yang menentukan under resmi KPU. Jadi kesimpulannya menunggu hasil rapat berubah. Baru teman-teman (Timnas AMIN) itu mengambil sikap,&quot; ucap JK.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xNC8xLzE3NzI4OC81L3g4c3A2eTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) RI ke-10 dan 12, Jusuf Kalla menyebut telah mencium aroma kecurangan dalam kontestasi Pemilu 2024. Ia mengatakan bahwa indikasi kecurangan telah tampak dan semuanya menunggu hasil resmi dari KPU soal Pemilu 2024.
&quot;Kalau itu (kecurangan Pemilu 2024) kan memang. Kalau kita lihat filmnya, berita-berita yang anda buat. Semuanya mengindikasikan (kecurangan), tapi kami menunggu. Semuanya menunggu hasil Pilpres,&quot; kata JK kepada wartawan di kediamannya Jalan Brawijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2024) malam.
JK enggan banyak komentar terkait kans pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN). Menurutnya soal satu atau dua putaran urusan mereka bersama partai pengusung.
&quot;Ya ndak tau lah, yang menentukan kan Capres-Cawapresnya dengan partai-partai yang ada. Partai pendukung,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
 Ratusan Surat Suara di Lampung Tercoblos Nama Dua Caleg, Bawaslu Turun Tangan

Sebelumnya, JK menyebut kedatangan Anies-Cak Imin untuk membicarakan terkait situasi hasil Pemilu 2024 versi Quick Count atau hitung cepat. Ia pun menekankan bahwa kami Timnas AMIN sepakat menunggu hasil resmi dari KPU.

BACA JUGA:
Pemilu 2024 Berjalan Kondusif, DPR: Terima Kasih untuk Aparat Keamanan

&quot;Ya tentu tadi datang untuk berbicara tentang situasi (hasil Pemilu 2024), semua sependapat bahwa kita menunggu hasil resmi dari KPU. Nah itu aja, bahwa tentu kita liat sebagai suatu perhitungan awal. Tapi itu yang menentukan under resmi KPU. Jadi kesimpulannya menunggu hasil rapat berubah. Baru teman-teman (Timnas AMIN) itu mengambil sikap,&quot; ucap JK.
</content:encoded></item></channel></rss>
