<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kronologi Bullying Santri Senior di Malang hingga Korban Alami Luka Bakar   </title><description>Peristiwa itu terjadi pada Senin 4 Desember 2023.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/15/519/2970848/kronologi-bullying-santri-senior-di-malang-hingga-korban-alami-luka-bakar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/15/519/2970848/kronologi-bullying-santri-senior-di-malang-hingga-korban-alami-luka-bakar"/><item><title>Kronologi Bullying Santri Senior di Malang hingga Korban Alami Luka Bakar   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/15/519/2970848/kronologi-bullying-santri-senior-di-malang-hingga-korban-alami-luka-bakar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/15/519/2970848/kronologi-bullying-santri-senior-di-malang-hingga-korban-alami-luka-bakar</guid><pubDate>Kamis 15 Februari 2024 18:51 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/15/519/2970848/kronologi-bullying-santri-senior-di-malang-hingga-korban-alami-luka-bakar-fJhwyk34xB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Korban bullying alami luka bakar. (Foto: Avirista Midaada)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/15/519/2970848/kronologi-bullying-santri-senior-di-malang-hingga-korban-alami-luka-bakar-fJhwyk34xB.jpg</image><title>Korban bullying alami luka bakar. (Foto: Avirista Midaada)</title></images><description>MALANG - Aksi perundungan atau bullying berujung seorang santri di Kabupaten Malang mengalami luka bakar tengah didalami polisi. Korban berinisial ST (15) telah dimintai keterangan oleh polisi bersama ayahnya YA (42), yang membuat laporan ke kepolisian.

Kasubsipenmas Humas Polres Malang Ipda Dicka Ermantara menjelaskan, berdasarkan keterangan korban, aksi perundungan itu dilakukan oleh salah satu santri senior di area Ponpes di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Peristiwa itu terjadi pada Senin 4 Desember 2023.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Di Depan Santri, Atikoh Ungkap Keberanian Melawan Pelaku Bullying

&quot;Saat itu korban hendak mengambil pakaian di binatu (laundry) yang ada di dalam lingkungan ponpes. Korban kemudian menanyakan kepada seniornya yang saat itu bertugas apakah baju yang telah dicuci sudah selesai disetrika,&quot; kata Dicka Ermantara, dikonfirmasi pada Kamis (15/2/2024).

Tapi tak disangka, santri seniornya itu merasa tersinggung oleh pertanyaan yang diutarakan oleh ST, langsung marah dan membekap korban. Tak hanya itu, terlapor yang sudah tersulut emosi, kemudian mengambil setrika uap dan langsung diarahkan ke bagian dada korban.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pelaku Bullying di Sukabumi Dikembalikan ke Orangtua, Keluarga Korban dan Sekolah Saling Lapor

&quot;Akibat kejadian itu, ST mengalami nyeri dan luka di bagian dada. Selain itu, korban juga mengalami trauma, hingga tidak berani menceritakan kejadian tersebut kepada siapapun,&amp;rdquo; jelasnya.&amp;nbsp;Ipda Dicka menyebut, pihaknya akan terus melakukan upaya sesuai prosedur yang berlaku. Kepolisian juga terus melakukan pendampingan terhadap korban yang merupakan anak yang masih dibawah umur.



&amp;ldquo;Prosesnya masih berlanjut, akan kita kawal terus termasuk pendampingan terhadap korban yang masih berusia dibawah umur,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>MALANG - Aksi perundungan atau bullying berujung seorang santri di Kabupaten Malang mengalami luka bakar tengah didalami polisi. Korban berinisial ST (15) telah dimintai keterangan oleh polisi bersama ayahnya YA (42), yang membuat laporan ke kepolisian.

Kasubsipenmas Humas Polres Malang Ipda Dicka Ermantara menjelaskan, berdasarkan keterangan korban, aksi perundungan itu dilakukan oleh salah satu santri senior di area Ponpes di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Peristiwa itu terjadi pada Senin 4 Desember 2023.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Di Depan Santri, Atikoh Ungkap Keberanian Melawan Pelaku Bullying

&quot;Saat itu korban hendak mengambil pakaian di binatu (laundry) yang ada di dalam lingkungan ponpes. Korban kemudian menanyakan kepada seniornya yang saat itu bertugas apakah baju yang telah dicuci sudah selesai disetrika,&quot; kata Dicka Ermantara, dikonfirmasi pada Kamis (15/2/2024).

Tapi tak disangka, santri seniornya itu merasa tersinggung oleh pertanyaan yang diutarakan oleh ST, langsung marah dan membekap korban. Tak hanya itu, terlapor yang sudah tersulut emosi, kemudian mengambil setrika uap dan langsung diarahkan ke bagian dada korban.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pelaku Bullying di Sukabumi Dikembalikan ke Orangtua, Keluarga Korban dan Sekolah Saling Lapor

&quot;Akibat kejadian itu, ST mengalami nyeri dan luka di bagian dada. Selain itu, korban juga mengalami trauma, hingga tidak berani menceritakan kejadian tersebut kepada siapapun,&amp;rdquo; jelasnya.&amp;nbsp;Ipda Dicka menyebut, pihaknya akan terus melakukan upaya sesuai prosedur yang berlaku. Kepolisian juga terus melakukan pendampingan terhadap korban yang merupakan anak yang masih dibawah umur.



&amp;ldquo;Prosesnya masih berlanjut, akan kita kawal terus termasuk pendampingan terhadap korban yang masih berusia dibawah umur,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
