<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Maret Ini, Sidang Perdana Kasus Uang Tutup Mulut Donald Trump Dimulai</title><description>Trump menyebut keputusan untuk memulai persidangan pada 25 Maret sebagai sebuah &quot;aib&quot;.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/16/18/2971332/maret-ini-sidang-perdana-kasus-uang-tutup-mulut-donald-trump-dimulai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/16/18/2971332/maret-ini-sidang-perdana-kasus-uang-tutup-mulut-donald-trump-dimulai"/><item><title>Maret Ini, Sidang Perdana Kasus Uang Tutup Mulut Donald Trump Dimulai</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/16/18/2971332/maret-ini-sidang-perdana-kasus-uang-tutup-mulut-donald-trump-dimulai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/16/18/2971332/maret-ini-sidang-perdana-kasus-uang-tutup-mulut-donald-trump-dimulai</guid><pubDate>Jum'at 16 Februari 2024 20:04 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/16/18/2971332/maret-ini-sidang-perdana-kasus-uang-tutup-mulut-donald-trump-dimulai-yaiV0c2BaR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sidang perdana kasus uang tutup mulut Donald Trump dimulai pada Maret mendatang (Foto: MEGA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/16/18/2971332/maret-ini-sidang-perdana-kasus-uang-tutup-mulut-donald-trump-dimulai-yaiV0c2BaR.jpg</image><title>Sidang perdana kasus uang tutup mulut Donald Trump dimulai pada Maret mendatang (Foto: MEGA)</title></images><description>NEW YORK - Pengadilan pidana pertama terhadap mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan dimulai pada Maret mendatang. Trump diketahui terus membantah terhadap tuduhan melakukan upaya menutup-nutupi uang tutup mulut.

Pria berusia 77 tahun itu muncul di pengadilan di New York pada Kamis (15/2/2024), meminta agar persidangan tersebut dibatalkan atau ditunda.

Namun Hakim Juan Merchan tidak terpengaruh oleh argumen bahwa jadwal persidangan akan merugikan kampanye presidennya.

Trump menyebut keputusan untuk memulai persidangan pada  25 Maret sebagai sebuah &quot;aib&quot;.


BACA JUGA:
Mantan Penasihat Peringatkan Donald Trump Akan Tarik AS Keluar dari NATO jika Menang Pemilu

&quot;Jelas saya mencalonkan diri lagi dalam pemilu. Bagaimana Anda bisa mencalonkan diri dalam pemilu dan duduk di gedung pengadilan di Manhattan sepanjang hari?&quot; ujarnya di luar ruang sidang, dikutip BBC.

BACA JUGA:
Tak Punya Kekebalan Hukum, Donald Trump Minta Mahkamah Agung AS Hentikan Kasus Pemilu 2020

Pengacara Trump telah menyampaikan argumen serupa selama sidang praperadilan, namun hakim negara bagian New York mengatakan argumen tersebut tidak berdasarkan hukum dan dia hanya akan menunda karena alasan hukum.

Trump diperkirakan akan menjadi calon presiden dari Partai Republik dan menghadapi Presiden Joe Biden, seorang Demokrat, dalam pemilu pada November mendatang. Dia masih harus melalui pemilihan pendahuluan negara bagian untuk mendapatkan nominasi.

Jaksa Wilayah Manhattan Alvin Bragg telah mendakwa mantan presiden tersebut dengan 34 tuduhan penipuan. Trump dituduh memalsukan catatan bisnis untuk menyamarkan pembayaran yang dia lakukan kepada aktris film dewasa Stormy Daniels sebagai biaya hukum.
Daniels mengaku dibayar USD130.000 pada 2016 untuk tetap diam tentang hubungan seks dengan kandidat presiden saat itu. Trump membantah mereka pernah berselingkuh.



Ini adalah satu dari empat kasus pidana yang menjerat mantan presiden tersebut.



Langkah pertama persidangan di New York adalah membentuk juri yang terdiri dari 12 orang.



Para pengacara dan hakim pada Kamis (15/2/2024) membahas cara memilih juri untuk kasus yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, mengingat ketenaran global Trump dan perpecahan politik yang mendalam di sekitarnya.



</description><content:encoded>NEW YORK - Pengadilan pidana pertama terhadap mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan dimulai pada Maret mendatang. Trump diketahui terus membantah terhadap tuduhan melakukan upaya menutup-nutupi uang tutup mulut.

Pria berusia 77 tahun itu muncul di pengadilan di New York pada Kamis (15/2/2024), meminta agar persidangan tersebut dibatalkan atau ditunda.

Namun Hakim Juan Merchan tidak terpengaruh oleh argumen bahwa jadwal persidangan akan merugikan kampanye presidennya.

Trump menyebut keputusan untuk memulai persidangan pada  25 Maret sebagai sebuah &quot;aib&quot;.


BACA JUGA:
Mantan Penasihat Peringatkan Donald Trump Akan Tarik AS Keluar dari NATO jika Menang Pemilu

&quot;Jelas saya mencalonkan diri lagi dalam pemilu. Bagaimana Anda bisa mencalonkan diri dalam pemilu dan duduk di gedung pengadilan di Manhattan sepanjang hari?&quot; ujarnya di luar ruang sidang, dikutip BBC.

BACA JUGA:
Tak Punya Kekebalan Hukum, Donald Trump Minta Mahkamah Agung AS Hentikan Kasus Pemilu 2020

Pengacara Trump telah menyampaikan argumen serupa selama sidang praperadilan, namun hakim negara bagian New York mengatakan argumen tersebut tidak berdasarkan hukum dan dia hanya akan menunda karena alasan hukum.

Trump diperkirakan akan menjadi calon presiden dari Partai Republik dan menghadapi Presiden Joe Biden, seorang Demokrat, dalam pemilu pada November mendatang. Dia masih harus melalui pemilihan pendahuluan negara bagian untuk mendapatkan nominasi.

Jaksa Wilayah Manhattan Alvin Bragg telah mendakwa mantan presiden tersebut dengan 34 tuduhan penipuan. Trump dituduh memalsukan catatan bisnis untuk menyamarkan pembayaran yang dia lakukan kepada aktris film dewasa Stormy Daniels sebagai biaya hukum.
Daniels mengaku dibayar USD130.000 pada 2016 untuk tetap diam tentang hubungan seks dengan kandidat presiden saat itu. Trump membantah mereka pernah berselingkuh.



Ini adalah satu dari empat kasus pidana yang menjerat mantan presiden tersebut.



Langkah pertama persidangan di New York adalah membentuk juri yang terdiri dari 12 orang.



Para pengacara dan hakim pada Kamis (15/2/2024) membahas cara memilih juri untuk kasus yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, mengingat ketenaran global Trump dan perpecahan politik yang mendalam di sekitarnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
