<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lagi, Anggota KPPS di Malang Meninggal Dunia karena Kelelahan</title><description>Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia di Malang bertambah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/16/519/2971060/lagi-anggota-kpps-di-malang-meninggal-dunia-karena-kelelahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/16/519/2971060/lagi-anggota-kpps-di-malang-meninggal-dunia-karena-kelelahan"/><item><title>Lagi, Anggota KPPS di Malang Meninggal Dunia karena Kelelahan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/16/519/2971060/lagi-anggota-kpps-di-malang-meninggal-dunia-karena-kelelahan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/16/519/2971060/lagi-anggota-kpps-di-malang-meninggal-dunia-karena-kelelahan</guid><pubDate>Jum'at 16 Februari 2024 10:26 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/16/519/2971060/lagi-anggota-kpps-di-malang-meninggal-dunia-karena-kelelahan-7x5umpYi96.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anggota KPPS meninggal dunia (Foto: Avirista M)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/16/519/2971060/lagi-anggota-kpps-di-malang-meninggal-dunia-karena-kelelahan-7x5umpYi96.jpg</image><title>Anggota KPPS meninggal dunia (Foto: Avirista M)</title></images><description>KOTA MALANG - Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia di Malang bertambah. Kali ini, seorang petugas bernama Sigit Widodo, warga Jalan Puntodewo Nomor 7, Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, dinyatakan meninggal pada Kamis malam kemarin (15/2/2024).
Pria yang menjabat sebagai Ketua KPPS 20, ini meninggal dunia di usia 54 tahun setelah melakukan tugas penyelenggaraan Pemilu, sepanjang hari Rabu hingga Kamis pagi (15/2/2024). Tampak pada Jumat pagi, ratusan keluarga, tetangga, dan teman-temannya, bertakziah ke rumah duka.

BACA JUGA:
 Tabrak Trotoar Gegara Kelelahan saat Antar Logistik Pemilu, Petugas KPPS di Jakpus Tewas&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Daniel Adista, anak dari Ketua KPPS 20 menyatakan, bila ayahnya dinyatakan meninggal dunia pada Kamis malam sekitar pukul 19.20 WIB. Saat itu, sang ayah Sigit Widodo, diminta untuk mengantarkan anak dari tantenya yang sakit ke rumah sakit.
&quot;Pas ngangkat anaknya itu ayah bilang nggak kuat, aku tak mengeluarkan mobil buat ke RSI (Rumah Sakit Islam), habis dikeluarkan mobilnya orangnha langsung kena serangan jantung,&quot; ungkap Daniel Adista, saat ditemui MPI pada Jumat pagi (16/2/2024).
Kemudian oleh keluarga, Sigit dibawa ke RSI bersamaan dengan anak tantenya yang akan berobat sekitar pukul 18.30 WIB. Tapi setibanya di rumah sakit ternyata korban sudah dinyatakan meninggal dunia oleh dokter.
&quot;Di rumah sakit ayah didiagnosa jantungnya berhenti, sama gagal napas, sudah nggak ada di perjalanan. (Jadi penyebabnya) gagal napas sama henti jantung,&quot; ujar pemuda berusia 24 tahun, anak pertama korban.

BACA JUGA:
Anggota KPPS Meninggal, KPUD Bogor Bongkar Penyebabnya
Menurutnya, selama menjalankan tugas sebagai Ketua KPPS 20 memang ayahnya cukup terforsir secara tenaga. Bahkan ayahnya baru pulang ke rumah pukul 05.00 WIB, Kamis pagi 15 Februari 2024 usai bertugas menyiapkan segala keperluan sejak Selasa malam dan sepanjang Rabu 14 Februari di hari H pencoblosan suara.
&quot;Surat kematiannya itu jam setengah 8 kurang 10, sempat ngeluh kelelahan waktu nganter ibu dan adik sekolah paginya,&quot; tandasnya.
Sebagai informasi, di Malang ini merupakan kematian kedua anggota KPPS di Malang raya. Sebelumnya Salmiati Ningsih (56) anggota KPPS yang betugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 7 Desa Ngadirojo, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, juga meninggal dunia pada Kamis siang pukul 14.24 WIB.</description><content:encoded>KOTA MALANG - Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia di Malang bertambah. Kali ini, seorang petugas bernama Sigit Widodo, warga Jalan Puntodewo Nomor 7, Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, dinyatakan meninggal pada Kamis malam kemarin (15/2/2024).
Pria yang menjabat sebagai Ketua KPPS 20, ini meninggal dunia di usia 54 tahun setelah melakukan tugas penyelenggaraan Pemilu, sepanjang hari Rabu hingga Kamis pagi (15/2/2024). Tampak pada Jumat pagi, ratusan keluarga, tetangga, dan teman-temannya, bertakziah ke rumah duka.

BACA JUGA:
 Tabrak Trotoar Gegara Kelelahan saat Antar Logistik Pemilu, Petugas KPPS di Jakpus Tewas&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Daniel Adista, anak dari Ketua KPPS 20 menyatakan, bila ayahnya dinyatakan meninggal dunia pada Kamis malam sekitar pukul 19.20 WIB. Saat itu, sang ayah Sigit Widodo, diminta untuk mengantarkan anak dari tantenya yang sakit ke rumah sakit.
&quot;Pas ngangkat anaknya itu ayah bilang nggak kuat, aku tak mengeluarkan mobil buat ke RSI (Rumah Sakit Islam), habis dikeluarkan mobilnya orangnha langsung kena serangan jantung,&quot; ungkap Daniel Adista, saat ditemui MPI pada Jumat pagi (16/2/2024).
Kemudian oleh keluarga, Sigit dibawa ke RSI bersamaan dengan anak tantenya yang akan berobat sekitar pukul 18.30 WIB. Tapi setibanya di rumah sakit ternyata korban sudah dinyatakan meninggal dunia oleh dokter.
&quot;Di rumah sakit ayah didiagnosa jantungnya berhenti, sama gagal napas, sudah nggak ada di perjalanan. (Jadi penyebabnya) gagal napas sama henti jantung,&quot; ujar pemuda berusia 24 tahun, anak pertama korban.

BACA JUGA:
Anggota KPPS Meninggal, KPUD Bogor Bongkar Penyebabnya
Menurutnya, selama menjalankan tugas sebagai Ketua KPPS 20 memang ayahnya cukup terforsir secara tenaga. Bahkan ayahnya baru pulang ke rumah pukul 05.00 WIB, Kamis pagi 15 Februari 2024 usai bertugas menyiapkan segala keperluan sejak Selasa malam dan sepanjang Rabu 14 Februari di hari H pencoblosan suara.
&quot;Surat kematiannya itu jam setengah 8 kurang 10, sempat ngeluh kelelahan waktu nganter ibu dan adik sekolah paginya,&quot; tandasnya.
Sebagai informasi, di Malang ini merupakan kematian kedua anggota KPPS di Malang raya. Sebelumnya Salmiati Ningsih (56) anggota KPPS yang betugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 7 Desa Ngadirojo, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, juga meninggal dunia pada Kamis siang pukul 14.24 WIB.</content:encoded></item></channel></rss>
