<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dendam Kesumat Ra Tanca Berujung Pembunuhan Raja Jayanegara yang Sedang Sakit Bisul   </title><description>Raja yang memiliki ilmu kebal ini mulanya disuruh melepas jimatnya saat akan diobati.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/17/337/2971440/dendam-kesumat-ra-tanca-berujung-pembunuhan-raja-jayanegara-yang-sedang-sakit-bisul</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/17/337/2971440/dendam-kesumat-ra-tanca-berujung-pembunuhan-raja-jayanegara-yang-sedang-sakit-bisul"/><item><title>Dendam Kesumat Ra Tanca Berujung Pembunuhan Raja Jayanegara yang Sedang Sakit Bisul   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/17/337/2971440/dendam-kesumat-ra-tanca-berujung-pembunuhan-raja-jayanegara-yang-sedang-sakit-bisul</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/17/337/2971440/dendam-kesumat-ra-tanca-berujung-pembunuhan-raja-jayanegara-yang-sedang-sakit-bisul</guid><pubDate>Sabtu 17 Februari 2024 07:02 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/17/337/2971440/dendam-kesumat-ra-tanca-berujung-pembunuhan-raja-jayanegara-yang-sedang-sakit-bisul-kwG2HRvr07.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/17/337/2971440/dendam-kesumat-ra-tanca-berujung-pembunuhan-raja-jayanegara-yang-sedang-sakit-bisul-kwG2HRvr07.jpeg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)</title></images><description>JAYANEGARA seorang Raja Majapahit mengalami nasib tragis di akhir hidupnya. Ia tewas ditusuk saat sedang diobati sakit bisulnya.

Raja yang memiliki ilmu kebal ini mulanya disuruh melepas jimatnya saat akan diobati. Namun, momen itu dimanfaatkan Ra Tanca, salah satu anggota Dharmaputra, jabatan yang dibentuk Raden Wijaya, pendiri kerajaan Majapahit. Ia melakukan itu karena dendam.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ramalan Jayabaya tentang Kemunculan Ratu Adil, Benarkah Ada pada Sosok Soekarno?&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dharmaputra beranggotakan tujuh orang, antara lain, Ra Kuti, Ra Semi, Ra Tanca, Ra Wedeng, Ra Yuyu, Ra Banyak, dan Ra Pangsa. Namun, para anggota Dharmaputra itu tewas karena melakukan pemberontakan. Hanya Ra Tanca yang selamat dari pemberontakan Ra Kuti tahun 1319.

Ra Tanca merupakan Tabib Istana. Dalam Serat Pararaton, dendamnya berkecamtuk pada Jayanegara setelah istrinya diperlakukan tidak senonoh oleh Raja. Ditambah dendam atas kematian teman-teman seperjuangannya di Dharmaputra.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kisah Seteru Ken Arok dan Kertajaya Berujung Tumbangnya Kerajaan Kediri

Ra Tanca pun menemui Gajah Mada pada 1328. Ia bermaksud untuk menyampaikan keluhan istrinya. Ra Tanca menerima laporan dari istrinya bahwa raja berniat menikahi dua saudara tirinya, Dyah Gitarja atau Tribhuwana Tunggadewi dan Dyah Wiyat atau Sri Rajadewi.

Namun, Gajah Mada tidak segera bertindak setelah menerima laporan itu. Hingga akhirnya Ra Tanca yang merupakan abdi setia mendiang Raden Wijaya, mengambil tindakan sendiri saat mendapatkan kesempatan mengobati Jayanegara.</description><content:encoded>JAYANEGARA seorang Raja Majapahit mengalami nasib tragis di akhir hidupnya. Ia tewas ditusuk saat sedang diobati sakit bisulnya.

Raja yang memiliki ilmu kebal ini mulanya disuruh melepas jimatnya saat akan diobati. Namun, momen itu dimanfaatkan Ra Tanca, salah satu anggota Dharmaputra, jabatan yang dibentuk Raden Wijaya, pendiri kerajaan Majapahit. Ia melakukan itu karena dendam.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ramalan Jayabaya tentang Kemunculan Ratu Adil, Benarkah Ada pada Sosok Soekarno?&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dharmaputra beranggotakan tujuh orang, antara lain, Ra Kuti, Ra Semi, Ra Tanca, Ra Wedeng, Ra Yuyu, Ra Banyak, dan Ra Pangsa. Namun, para anggota Dharmaputra itu tewas karena melakukan pemberontakan. Hanya Ra Tanca yang selamat dari pemberontakan Ra Kuti tahun 1319.

Ra Tanca merupakan Tabib Istana. Dalam Serat Pararaton, dendamnya berkecamtuk pada Jayanegara setelah istrinya diperlakukan tidak senonoh oleh Raja. Ditambah dendam atas kematian teman-teman seperjuangannya di Dharmaputra.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kisah Seteru Ken Arok dan Kertajaya Berujung Tumbangnya Kerajaan Kediri

Ra Tanca pun menemui Gajah Mada pada 1328. Ia bermaksud untuk menyampaikan keluhan istrinya. Ra Tanca menerima laporan dari istrinya bahwa raja berniat menikahi dua saudara tirinya, Dyah Gitarja atau Tribhuwana Tunggadewi dan Dyah Wiyat atau Sri Rajadewi.

Namun, Gajah Mada tidak segera bertindak setelah menerima laporan itu. Hingga akhirnya Ra Tanca yang merupakan abdi setia mendiang Raden Wijaya, mengambil tindakan sendiri saat mendapatkan kesempatan mengobati Jayanegara.</content:encoded></item></channel></rss>
