<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banyak Kejanggalan, TPN Minta Investigasi dan Audit Aplikasi Sirekap</title><description>Hal tersebut perlu dilakukan menyusul banyaknya dugaan kejanggalan yang terjadi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/17/337/2971496/banyak-kejanggalan-tpn-minta-investigasi-dan-audit-aplikasi-sirekap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/17/337/2971496/banyak-kejanggalan-tpn-minta-investigasi-dan-audit-aplikasi-sirekap"/><item><title>Banyak Kejanggalan, TPN Minta Investigasi dan Audit Aplikasi Sirekap</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/17/337/2971496/banyak-kejanggalan-tpn-minta-investigasi-dan-audit-aplikasi-sirekap</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/17/337/2971496/banyak-kejanggalan-tpn-minta-investigasi-dan-audit-aplikasi-sirekap</guid><pubDate>Sabtu 17 Februari 2024 09:53 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/17/337/2971496/banyak-kejanggalan-tpn-minta-investigasi-dan-audit-aplikasi-sirekap-9IJdyNzy4m.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KPU RI (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/17/337/2971496/banyak-kejanggalan-tpn-minta-investigasi-dan-audit-aplikasi-sirekap-9IJdyNzy4m.jpg</image><title>KPU RI (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>


JAKARTA - Tim Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Finsensius Mendrofa meminta agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) menginvestigasi aplikasi Sirekap. Hal ini menyusul banyaknya dugaan kejanggalan yang terjadi.

&amp;ldquo;Meskipun KPU sudah dua kali minta maaf minta, tapi kita meminta perlu dilakukan investigasi, permasalahannya di mana dan kemudian bisa dilihat dan dibentuk tim independen,&amp;rdquo; katanya kepada iNews Media Group, Sabtu (17(2(2024).

Salah satu kejanggalan yang terjadi ialah banyaknya jumlah suara yang tidak sesuai saat diinput.

&amp;ldquo;Kalau sebuah kelemahan dan merata terjadi penambahan pengurangan di ketiga paslon sistem random kita mungkin berasumsi oh memang sistem aplikasinya memang yang parah,&quot; ucap dia.

BACA JUGA:
Pemilu 2024, Roy Suryo Pertanyakan Sertifikasi Sirekap!


Menurut Finsensius kelemahan pada aplikasi Sirekap menguntungkan pasangan calon tertentu. Oleh karenanya investigasi dan audit perlu dilakukan.

&quot;Kita enggak tahu itu ditambah oleh sistem otomatis atau ditambahkan seseorang,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Suara Prabowo-Gibran Gelembung 136 Ribu dalam Satu TPS di Malang, Begini Kata KPU


</description><content:encoded>


JAKARTA - Tim Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Finsensius Mendrofa meminta agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) menginvestigasi aplikasi Sirekap. Hal ini menyusul banyaknya dugaan kejanggalan yang terjadi.

&amp;ldquo;Meskipun KPU sudah dua kali minta maaf minta, tapi kita meminta perlu dilakukan investigasi, permasalahannya di mana dan kemudian bisa dilihat dan dibentuk tim independen,&amp;rdquo; katanya kepada iNews Media Group, Sabtu (17(2(2024).

Salah satu kejanggalan yang terjadi ialah banyaknya jumlah suara yang tidak sesuai saat diinput.

&amp;ldquo;Kalau sebuah kelemahan dan merata terjadi penambahan pengurangan di ketiga paslon sistem random kita mungkin berasumsi oh memang sistem aplikasinya memang yang parah,&quot; ucap dia.

BACA JUGA:
Pemilu 2024, Roy Suryo Pertanyakan Sertifikasi Sirekap!


Menurut Finsensius kelemahan pada aplikasi Sirekap menguntungkan pasangan calon tertentu. Oleh karenanya investigasi dan audit perlu dilakukan.

&quot;Kita enggak tahu itu ditambah oleh sistem otomatis atau ditambahkan seseorang,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Suara Prabowo-Gibran Gelembung 136 Ribu dalam Satu TPS di Malang, Begini Kata KPU


</content:encoded></item></channel></rss>
