<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Timnas AMIN Duga Server KPU Punya Sistem Algoritma Menangkan Paslon Tertentu!</title><description>Tidak tanggung tanggung, penggelembungan terjadi sampai 50 persen lebih.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/17/337/2971510/timnas-amin-duga-server-kpu-punya-sistem-algoritma-menangkan-paslon-tertentu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/17/337/2971510/timnas-amin-duga-server-kpu-punya-sistem-algoritma-menangkan-paslon-tertentu"/><item><title>Timnas AMIN Duga Server KPU Punya Sistem Algoritma Menangkan Paslon Tertentu!</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/17/337/2971510/timnas-amin-duga-server-kpu-punya-sistem-algoritma-menangkan-paslon-tertentu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/17/337/2971510/timnas-amin-duga-server-kpu-punya-sistem-algoritma-menangkan-paslon-tertentu</guid><pubDate>Sabtu 17 Februari 2024 10:02 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Ma'ruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/17/337/2971510/timnas-amin-duga-kpu-punya-sistem-algoritma-menangkan-paslon-tertentu-GaEl9gpRp5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bambang Widjojanto (Foto: Dok) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/17/337/2971510/timnas-amin-duga-kpu-punya-sistem-algoritma-menangkan-paslon-tertentu-GaEl9gpRp5.jpg</image><title>Bambang Widjojanto (Foto: Dok) </title></images><description>JAKARTA - Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) menduga adanya dugaan pelanggaran pemilu dengan modus penggelembungan suara yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Dewan Pakar Timnas AMIN Bambang Widjojanto mengatakan dalam kajian foreksi terhadap server KPU menduga ada penggelembungan suara yang dilakukan melalui sistem teknologi informasi (TI). Tidak tanggung tanggung, penggelembungan terjadi sampai 50 persen lebih.
&quot;Kami menduga ada sistem logaritma yang sudah di-setting untuk pemenangan di Paslon tertentu yang secara otomatis pasti di atas 50 lebih,&quot; kata Bambang dalam konferensi pers, Jumat (16/2/2024).

BACA JUGA:
Banyak Kejanggalan, TPN Minta Investigasi dan Audit Aplikasi Sirekap

Dugaan indikasi kuat adanya dugaan kecurangan ini dikonfirmasi dengan ditemukannya kecurangan-kecurangan yang terjadi di sejumlah wilayah dengan modus data Sirekap berbeda dengan data form C Hasil. Dalam beberapa temuan dari data Sirekap, ada bagian yang ditutup dan direvisi datanya, setelah sebelumnya ditemukan kejanggalan.
Dia mengatakan, pihaknya akan melakukan forensik yang akan dibuka di depan Mahkamah Konstitusi. Hal itu dilakukan saat diperluhatkan kesalahan dalam server pihak KPU akan melakukan perbaikan dan melakukan dugaan kecurangan pada data lain.
Juru Bicara Timnas AMIN, Refly Harun menegaskan pihaknya bersiap membuka tabulasi nasional hasil pilpres 2024 yang dihimpun oleh internal Timnas Amin.

BACA JUGA:
Pemilu 2024, Roy Suryo Pertanyakan Sertifikasi Sirekap!

Refly meyakinkan banyak anomali, bahkan dugaan kecurangan dalam proses real count yang dilakukan KPU di aplikasi Sirekap. Refly menyinggung soal penggelembungan data ke paslon 02, hingga pemangkasan perolehan Anies-Muhaimin, terbesar sebanyak 3 juta suara, kemarin sore.
&quot;Kami punya tabulasi nasional yang setiap hari data dari saksi kami terima. Ini adalah data akurat yang bisa kami pertanggungjawabkan,&quot; ujar Refly.
&quot;Akan kami buka saat menjelang KPU memutuskan. Kami buka bila ada terjadi perbedaan. Tabulasi yang kami buat lengkap dengan form C hasil,&quot; tambah Refly.</description><content:encoded>JAKARTA - Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) menduga adanya dugaan pelanggaran pemilu dengan modus penggelembungan suara yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Dewan Pakar Timnas AMIN Bambang Widjojanto mengatakan dalam kajian foreksi terhadap server KPU menduga ada penggelembungan suara yang dilakukan melalui sistem teknologi informasi (TI). Tidak tanggung tanggung, penggelembungan terjadi sampai 50 persen lebih.
&quot;Kami menduga ada sistem logaritma yang sudah di-setting untuk pemenangan di Paslon tertentu yang secara otomatis pasti di atas 50 lebih,&quot; kata Bambang dalam konferensi pers, Jumat (16/2/2024).

BACA JUGA:
Banyak Kejanggalan, TPN Minta Investigasi dan Audit Aplikasi Sirekap

Dugaan indikasi kuat adanya dugaan kecurangan ini dikonfirmasi dengan ditemukannya kecurangan-kecurangan yang terjadi di sejumlah wilayah dengan modus data Sirekap berbeda dengan data form C Hasil. Dalam beberapa temuan dari data Sirekap, ada bagian yang ditutup dan direvisi datanya, setelah sebelumnya ditemukan kejanggalan.
Dia mengatakan, pihaknya akan melakukan forensik yang akan dibuka di depan Mahkamah Konstitusi. Hal itu dilakukan saat diperluhatkan kesalahan dalam server pihak KPU akan melakukan perbaikan dan melakukan dugaan kecurangan pada data lain.
Juru Bicara Timnas AMIN, Refly Harun menegaskan pihaknya bersiap membuka tabulasi nasional hasil pilpres 2024 yang dihimpun oleh internal Timnas Amin.

BACA JUGA:
Pemilu 2024, Roy Suryo Pertanyakan Sertifikasi Sirekap!

Refly meyakinkan banyak anomali, bahkan dugaan kecurangan dalam proses real count yang dilakukan KPU di aplikasi Sirekap. Refly menyinggung soal penggelembungan data ke paslon 02, hingga pemangkasan perolehan Anies-Muhaimin, terbesar sebanyak 3 juta suara, kemarin sore.
&quot;Kami punya tabulasi nasional yang setiap hari data dari saksi kami terima. Ini adalah data akurat yang bisa kami pertanggungjawabkan,&quot; ujar Refly.
&quot;Akan kami buka saat menjelang KPU memutuskan. Kami buka bila ada terjadi perbedaan. Tabulasi yang kami buat lengkap dengan form C hasil,&quot; tambah Refly.</content:encoded></item></channel></rss>
