<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rehabilitasi Hutan Mangrove Baru Tercapai 130 Ribu Hektare, Masih Jauh dari Target Jokowi</title><description>Target rehabilitasi 600 ribu Ha hutan mangrove tak akan tercapai sampai berakhirnya pemerintahan Jokowi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/18/337/2971712/rehabilitasi-hutan-mangrove-baru-tercapai-130-ribu-hektare-masih-jauh-dari-target-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/18/337/2971712/rehabilitasi-hutan-mangrove-baru-tercapai-130-ribu-hektare-masih-jauh-dari-target-jokowi"/><item><title>Rehabilitasi Hutan Mangrove Baru Tercapai 130 Ribu Hektare, Masih Jauh dari Target Jokowi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/18/337/2971712/rehabilitasi-hutan-mangrove-baru-tercapai-130-ribu-hektare-masih-jauh-dari-target-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/18/337/2971712/rehabilitasi-hutan-mangrove-baru-tercapai-130-ribu-hektare-masih-jauh-dari-target-jokowi</guid><pubDate>Minggu 18 Februari 2024 04:50 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/18/337/2971712/rehabilitasi-hutan-mangrove-baru-tercapai-130-ribu-hektare-masih-jauh-dari-target-jokowi-kbX2dTt8hz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri LHK Siti Nurbaya (Foto: MPI/Carlos RF)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/18/337/2971712/rehabilitasi-hutan-mangrove-baru-tercapai-130-ribu-hektare-masih-jauh-dari-target-jokowi-kbX2dTt8hz.jpg</image><title>Menteri LHK Siti Nurbaya (Foto: MPI/Carlos RF)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMy8yMC8xNzMxNzYvNS94OHBibGVw&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menargetkan rehabilitasi hutan mangrove seluas 600 ribu hektare hingga 2024. Namun capaian tersebut dipastikan tidak akan terwujud. Pasalnya hingga akhir 2023 baru 130 ribu hektar lahan yang telah direhabilitasi.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar menjelaskan target rehabilitasi 600 ribu hektar itu tahun lalu untuk seluruh landscape.

&quot;Jadi jangan dibayangkan 600 ribu hektar itu pohon yang ditanam satu-satu,&quot; ujar Siti Nurbaya dalam perayaan Hari Pers Nasional 2024 di Taman Wisata Alam Angke, Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta Utara, Sabtu (17/2/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hari Pers Nasional, KLHK dan PWI Tanam Mangrove di Angke

Ia menyebutkan untuk target rehabilitasi hutan mangrove tahun 2024 ini diharapkan bisa mencapai kurang lebih 50 ribu hektar.

&quot;Sampai dengan tahun kemarin, mungkin sudah 130 ribu, tahun ini akan lebih banyak ada 50-70 ribu hektar akan ditanam,&quot; kata Siti.

Meskipun demikian Siti menegaskan keberlanjutan dalam rehabilitasi hutan mangrove tetap harus dilanjutkan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Terapkan Prinsip ESG, BRImo FSTVL Gandeng BenihBaik Tanam 33 Ribu Pohon Mangrove

&quot;Pada dasarnya sangat penting mengapa mangrove ditargetkan karena dia penyimpan karbon yang baik, dan bisa empat kali lipat hutan tropis normal. Akar nya itu naik ke atas, bisa delapan kali lebih banyak,&quot; tambah Siti.

Siti Nurbaya menjelaskan pengembangan pusat riset mangrove (Mangrove World Center) tengah dikembangkan di Bali. Tempat tersebut kata Siti bekerja sama dengan negara luar seperti Jepang, Jerman dan sejumlah negara lainnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMy8yMC8xNzMxNzYvNS94OHBibGVw&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menargetkan rehabilitasi hutan mangrove seluas 600 ribu hektare hingga 2024. Namun capaian tersebut dipastikan tidak akan terwujud. Pasalnya hingga akhir 2023 baru 130 ribu hektar lahan yang telah direhabilitasi.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar menjelaskan target rehabilitasi 600 ribu hektar itu tahun lalu untuk seluruh landscape.

&quot;Jadi jangan dibayangkan 600 ribu hektar itu pohon yang ditanam satu-satu,&quot; ujar Siti Nurbaya dalam perayaan Hari Pers Nasional 2024 di Taman Wisata Alam Angke, Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta Utara, Sabtu (17/2/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hari Pers Nasional, KLHK dan PWI Tanam Mangrove di Angke

Ia menyebutkan untuk target rehabilitasi hutan mangrove tahun 2024 ini diharapkan bisa mencapai kurang lebih 50 ribu hektar.

&quot;Sampai dengan tahun kemarin, mungkin sudah 130 ribu, tahun ini akan lebih banyak ada 50-70 ribu hektar akan ditanam,&quot; kata Siti.

Meskipun demikian Siti menegaskan keberlanjutan dalam rehabilitasi hutan mangrove tetap harus dilanjutkan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Terapkan Prinsip ESG, BRImo FSTVL Gandeng BenihBaik Tanam 33 Ribu Pohon Mangrove

&quot;Pada dasarnya sangat penting mengapa mangrove ditargetkan karena dia penyimpan karbon yang baik, dan bisa empat kali lipat hutan tropis normal. Akar nya itu naik ke atas, bisa delapan kali lebih banyak,&quot; tambah Siti.

Siti Nurbaya menjelaskan pengembangan pusat riset mangrove (Mangrove World Center) tengah dikembangkan di Bali. Tempat tersebut kata Siti bekerja sama dengan negara luar seperti Jepang, Jerman dan sejumlah negara lainnya.</content:encoded></item></channel></rss>
