<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Gus Ipul Ajak PKB Kembali ke Jalan yang Benar</title><description>&amp;ldquo;Kembalilah ke jalan yang benar yakni jalan yang sesuai dengan Nahdlatul Ulama,&amp;rdquo; kata Gus Ipul, Minggu (18/2/2024).</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/18/337/2971950/gus-ipul-ajak-pkb-kembali-ke-jalan-yang-benar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/18/337/2971950/gus-ipul-ajak-pkb-kembali-ke-jalan-yang-benar"/><item><title> Gus Ipul Ajak PKB Kembali ke Jalan yang Benar</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/18/337/2971950/gus-ipul-ajak-pkb-kembali-ke-jalan-yang-benar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/18/337/2971950/gus-ipul-ajak-pkb-kembali-ke-jalan-yang-benar</guid><pubDate>Minggu 18 Februari 2024 18:32 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/18/337/2971950/gus-ipul-ajak-pkb-kembali-ke-jalan-yang-benar-nfkrLyOHCJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gus Ipol (Foto: dok istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/18/337/2971950/gus-ipul-ajak-pkb-kembali-ke-jalan-yang-benar-nfkrLyOHCJ.jpg</image><title>Gus Ipol (Foto: dok istimewa)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xOC8xLzE3NzM4My81L3g4c3cxemk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;mdash; Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajak Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) segera kembali ke jalan yang benar sesuai dengan Nahdlatul Ulama (NU).
&amp;ldquo;Kembalilah ke jalan yang benar yakni jalan yang sesuai dengan Nahdlatul Ulama,&amp;rdquo; kata Gus Ipul, Minggu (18/2/2024).
Sebagai partai yang selama ini mengklaim partainya warga NU, ujar Gus Ipul, PKB sudah selayaknya segera kembali bersama NU dengan bisa menerima apapun hasil Pemilu.
&amp;ldquo;PBNU sudah menerima dan marilah kita sama-sama menghormati hasil Pemilu. Kalau PKB mengaku partainya NU, ya mari bersama PBNU menyejukkan suasana,&amp;rdquo; kata Gus Ipul.

BACA JUGA:
Guru Besar Unpad: Moral Seakan Dipinggirkan pada Pemilu 2024

Dikatakan Gus Ipul, PKB juga bukan pertama kali ini ambil bagian dalam Pemilu, sehingga tahu persis bahwa hasil quick count sangat akurat. Apalagi, lanjut eks Wagub Jawa Timur ini, mayoritas lembaga tidak ada satu pun yang berbeda tentang prosentase quick count.

BACA JUGA:
KPU Depok Mulai Rekapitulasi Suara Pemilu 2024 Tingkat Kecamatan

Jika memang ada masalah, saran Gus Ipul, silakan dilaporkan agar diproses. Tapi, Gus Ipul mengingatkan, PKB harus ikut menjaga kesejukan proses demokrasi ini. Pemilu sudah usai sehingga tidak perlu lagi berlarut-larut mempermasalahkan prosesnya.Gus Ipul yang juga pernah menjabat Sekjen PKB di era dekade 2000-an ini mengatakan, PBNU juga telah menyatakan bahwa Pilpres berjalan dengan baik dan lancar.

&amp;ldquo;(PKB) Mintalah nasihat kepada Rais Aam dan Ketua Umum (PBNU) bagaimana langkah-langkah PKB ke depan. Kalau menyadari bahwa partai ini didirikan NU, sudah sepantasnya PKB kembali ke NU,&amp;rdquo; katanya.

PKB kata Gus Ipul, sebenarnya masih dipercaya warga NU, tapi keputusan PKB dalam mendukung calon Presiden, jauh dari harapan ulama.

Ditegaskan Gus Ipul, PBNU tidak pernah memusuhi PKB. Hanya saja, kata eks Menneg PDT ini, PBNU menyayangkan langkah-langkah politik elit PKB yang tidak pernah mendengarkan apa kata ulama dan kiai.



&amp;ldquo;PKB salah mengambil jalan sehingga menimbulkan langkah yang membingungkan ulama, kiai, juga membingungkan warga NU. Bisa dilihat hasil pemilu ini. Jadi, segeralah kembali ke pangkuan NU,&amp;rdquo; kata Gus Ipul yang juga keponakan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xOC8xLzE3NzM4My81L3g4c3cxemk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;mdash; Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajak Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) segera kembali ke jalan yang benar sesuai dengan Nahdlatul Ulama (NU).
&amp;ldquo;Kembalilah ke jalan yang benar yakni jalan yang sesuai dengan Nahdlatul Ulama,&amp;rdquo; kata Gus Ipul, Minggu (18/2/2024).
Sebagai partai yang selama ini mengklaim partainya warga NU, ujar Gus Ipul, PKB sudah selayaknya segera kembali bersama NU dengan bisa menerima apapun hasil Pemilu.
&amp;ldquo;PBNU sudah menerima dan marilah kita sama-sama menghormati hasil Pemilu. Kalau PKB mengaku partainya NU, ya mari bersama PBNU menyejukkan suasana,&amp;rdquo; kata Gus Ipul.

BACA JUGA:
Guru Besar Unpad: Moral Seakan Dipinggirkan pada Pemilu 2024

Dikatakan Gus Ipul, PKB juga bukan pertama kali ini ambil bagian dalam Pemilu, sehingga tahu persis bahwa hasil quick count sangat akurat. Apalagi, lanjut eks Wagub Jawa Timur ini, mayoritas lembaga tidak ada satu pun yang berbeda tentang prosentase quick count.

BACA JUGA:
KPU Depok Mulai Rekapitulasi Suara Pemilu 2024 Tingkat Kecamatan

Jika memang ada masalah, saran Gus Ipul, silakan dilaporkan agar diproses. Tapi, Gus Ipul mengingatkan, PKB harus ikut menjaga kesejukan proses demokrasi ini. Pemilu sudah usai sehingga tidak perlu lagi berlarut-larut mempermasalahkan prosesnya.Gus Ipul yang juga pernah menjabat Sekjen PKB di era dekade 2000-an ini mengatakan, PBNU juga telah menyatakan bahwa Pilpres berjalan dengan baik dan lancar.

&amp;ldquo;(PKB) Mintalah nasihat kepada Rais Aam dan Ketua Umum (PBNU) bagaimana langkah-langkah PKB ke depan. Kalau menyadari bahwa partai ini didirikan NU, sudah sepantasnya PKB kembali ke NU,&amp;rdquo; katanya.

PKB kata Gus Ipul, sebenarnya masih dipercaya warga NU, tapi keputusan PKB dalam mendukung calon Presiden, jauh dari harapan ulama.

Ditegaskan Gus Ipul, PBNU tidak pernah memusuhi PKB. Hanya saja, kata eks Menneg PDT ini, PBNU menyayangkan langkah-langkah politik elit PKB yang tidak pernah mendengarkan apa kata ulama dan kiai.



&amp;ldquo;PKB salah mengambil jalan sehingga menimbulkan langkah yang membingungkan ulama, kiai, juga membingungkan warga NU. Bisa dilihat hasil pemilu ini. Jadi, segeralah kembali ke pangkuan NU,&amp;rdquo; kata Gus Ipul yang juga keponakan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini.</content:encoded></item></channel></rss>
