<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Idrus Marham Apresiasi Pertemuan Jokowi dan Surya Paloh di Istana</title><description>Memberikan apresiasi yang sangat luar biasa, dan bahkan dikatakan bahwa pertemuan ini sejatinya menjadi contoh teladan bagi kita semua.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/19/337/2972310/idrus-marham-apresiasi-pertemuan-jokowi-dan-surya-paloh-di-istana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/19/337/2972310/idrus-marham-apresiasi-pertemuan-jokowi-dan-surya-paloh-di-istana"/><item><title>Idrus Marham Apresiasi Pertemuan Jokowi dan Surya Paloh di Istana</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/19/337/2972310/idrus-marham-apresiasi-pertemuan-jokowi-dan-surya-paloh-di-istana</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/19/337/2972310/idrus-marham-apresiasi-pertemuan-jokowi-dan-surya-paloh-di-istana</guid><pubDate>Senin 19 Februari 2024 14:55 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/19/337/2972310/idrus-marham-apresiasi-pertemuan-jokowi-dan-surya-paloh-di-istana-wd3bHdhOZT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Idrus Marham (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/19/337/2972310/idrus-marham-apresiasi-pertemuan-jokowi-dan-surya-paloh-di-istana-wd3bHdhOZT.jpg</image><title>Idrus Marham (Foto : MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xOS8xLzE3NzQxMi81L3g4c3hybW0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Sekertaris Tim Kampanye Strategis (TKS) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Idrus Marham mengapresiasi pertemuan politik Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem, Surya Paloh di Istana Merdeka, Jakarta pada Minggu 18 Februari, malam.

&quot;Memberikan apresiasi yang sangat luar biasa, dan bahkan dikatakan bahwa pertemuan ini sejatinya menjadi contoh teladan bagi kita semua dalam rangka untuk menyelesaikan masalah-masalah kebangsaan,&quot; kata Idrus di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (19/2/2024) siang.


BACA JUGA:
Panggil Surya Paloh ke Istana, Jokowi Diduga Ajak Nasdem Terima Hasil Pemilu 2024


Idrus mengatakan bahwa Indonesia sebagai negara besar dan majemuk penting adanya komunikasi politik. Menurutnya jika tidak dengan komunikasi politik tidak akan masalah bisa selesai.

&quot;Bangsa yang besar apalagi majemuk seperti Indonesia ini komunikasi politik ini penting adalah sebuah keniscayaan, bagaimana sebuah masalah bisa diselesaikan kalau tidak ada komunikasi? ini tidak mungkin bisa,&quot; ucapnya.


BACA JUGA:
 Bacakan Gugatan Praperadilan, Pengacara Pertanyakan Izin Penyitaan Handphone Aiman Witjaksono


Idrus yang juga sebagai Sekertaris TKS itu menekankan pentingnya kesamaan motivasi dan niat untuk mendukung komunikasi politik antar elit terjadi. Ia menyoroti terkait dominasi 'tukang kompor' rawan menjadi sumber konflik.

&quot;Nah di dalam komunikasi itu perlu ada kesamaan motivasi, kesamaan niat kalau niat dan motivasinya sudah sama maka masalah yang besar bisa diperkecil dan masalah kecil bisa hilang. Tetapi kalau yang dominan adalah tukang kompor, tukang tafsir maka masalah kecil jadi besar dan masalah besar jadi sumber konflik,&quot; ungkapnya.Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui membahas mengenai politik saat bertemu dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di Istana Kepresidenan pada Minggu kemarin.

&quot;Ya pertemuan politik biasa. Bicara masalah politik juga biasa,&quot; kata Jokowi dalam keterangannya di RS Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Panglima Besar Soedirman, Jakarta.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xOS8xLzE3NzQxMi81L3g4c3hybW0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Sekertaris Tim Kampanye Strategis (TKS) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Idrus Marham mengapresiasi pertemuan politik Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem, Surya Paloh di Istana Merdeka, Jakarta pada Minggu 18 Februari, malam.

&quot;Memberikan apresiasi yang sangat luar biasa, dan bahkan dikatakan bahwa pertemuan ini sejatinya menjadi contoh teladan bagi kita semua dalam rangka untuk menyelesaikan masalah-masalah kebangsaan,&quot; kata Idrus di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (19/2/2024) siang.


BACA JUGA:
Panggil Surya Paloh ke Istana, Jokowi Diduga Ajak Nasdem Terima Hasil Pemilu 2024


Idrus mengatakan bahwa Indonesia sebagai negara besar dan majemuk penting adanya komunikasi politik. Menurutnya jika tidak dengan komunikasi politik tidak akan masalah bisa selesai.

&quot;Bangsa yang besar apalagi majemuk seperti Indonesia ini komunikasi politik ini penting adalah sebuah keniscayaan, bagaimana sebuah masalah bisa diselesaikan kalau tidak ada komunikasi? ini tidak mungkin bisa,&quot; ucapnya.


BACA JUGA:
 Bacakan Gugatan Praperadilan, Pengacara Pertanyakan Izin Penyitaan Handphone Aiman Witjaksono


Idrus yang juga sebagai Sekertaris TKS itu menekankan pentingnya kesamaan motivasi dan niat untuk mendukung komunikasi politik antar elit terjadi. Ia menyoroti terkait dominasi 'tukang kompor' rawan menjadi sumber konflik.

&quot;Nah di dalam komunikasi itu perlu ada kesamaan motivasi, kesamaan niat kalau niat dan motivasinya sudah sama maka masalah yang besar bisa diperkecil dan masalah kecil bisa hilang. Tetapi kalau yang dominan adalah tukang kompor, tukang tafsir maka masalah kecil jadi besar dan masalah besar jadi sumber konflik,&quot; ungkapnya.Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui membahas mengenai politik saat bertemu dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di Istana Kepresidenan pada Minggu kemarin.

&quot;Ya pertemuan politik biasa. Bicara masalah politik juga biasa,&quot; kata Jokowi dalam keterangannya di RS Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Panglima Besar Soedirman, Jakarta.</content:encoded></item></channel></rss>
