<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dikritik Keras, Surya Paloh Seharusnya Bisa Menahan Diri Tak Bertemu Jokowi</title><description>Dia berpandangan, terlepas siapa pihak yang menginisasi, pertemuan ini dianggap terlalu terburu-buru dan cepat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/19/337/2972372/dikritik-keras-surya-paloh-seharusnya-bisa-menahan-diri-tak-bertemu-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/19/337/2972372/dikritik-keras-surya-paloh-seharusnya-bisa-menahan-diri-tak-bertemu-jokowi"/><item><title>Dikritik Keras, Surya Paloh Seharusnya Bisa Menahan Diri Tak Bertemu Jokowi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/19/337/2972372/dikritik-keras-surya-paloh-seharusnya-bisa-menahan-diri-tak-bertemu-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/19/337/2972372/dikritik-keras-surya-paloh-seharusnya-bisa-menahan-diri-tak-bertemu-jokowi</guid><pubDate>Senin 19 Februari 2024 16:23 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/19/337/2972372/dikritik-keras-surya-paloh-seharusnya-bisa-menahan-diri-tak-bertemu-jokowi-wVlYLSboAn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Surya Paloh Bertemu Jokowi/Foto: Antara</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/19/337/2972372/dikritik-keras-surya-paloh-seharusnya-bisa-menahan-diri-tak-bertemu-jokowi-wVlYLSboAn.jpg</image><title>Surya Paloh Bertemu Jokowi/Foto: Antara</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xOS8xLzE3NzQxNi81L3g4c3hzamk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti mengaku mengkritisi adanya pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh yang dilaksanakan pada Minggu (18/2) malam, di Istana Merdeka, Jakarta.
&quot;Hargailah dulu proses yang sedang dikawal oleh relawan dan saksi. Kalau sudah pakai ketemu, bisa-bisa membuat semangat relawan dan saksi yang kawal suara menjadi lemah,&quot; kata Ray, Senin (19/2/2024).

BACA JUGA:
Respons Pertemuan Jokowi-Surya Paloh, Hasto Ingatkan Pemilu Belum Selesai

Dia berpandangan, terlepas siapa pihak yang menginisasi, pertemuan ini dianggap terlalu terburu-buru dan cepat.

BACA JUGA:
Panggil Surya Paloh ke Istana, Jokowi Diduga Ajak Nasdem Terima Hasil Pemilu 2024

Ironisnya, pertemuan dilaksanakan bersamaan dengan banyak pihak, khususnya relawan dan saksi paslon 01 yang diusung Partai Nasdem masih berjibaku di lapangan untuk pelaksanaan Pemilu 2024 bisa berlangsung dengan baik, jujur dan adil.
&quot;Maka pertemuan itu, serasa mengaburkan semangat yang dimaksudkan tadi. Karena ya belum apa-apa istilahnya dua tokoh besar ini sudah ketemu,&quot;pungkasnya.Diberitakan sebelumnya, Pihak Istana Kepresidenan mengungkap topik yang menjadi pembahasan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Surya Paloh yang dilakukan di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (18/2/2024) malam.





Kordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi silaturahmi diantara keduanya. Banyak agenda-agenda kebangsaan yang dibicarakan hingga soal berbagai tantangan global yang akan dihadapi ke depan.





&quot;Termasuk hal-hal yang terkait dinamika politik dan pemilu,&quot; kata Ari saat dikonfirmasi wartawan.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMi8xOS8xLzE3NzQxNi81L3g4c3hzamk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti mengaku mengkritisi adanya pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh yang dilaksanakan pada Minggu (18/2) malam, di Istana Merdeka, Jakarta.
&quot;Hargailah dulu proses yang sedang dikawal oleh relawan dan saksi. Kalau sudah pakai ketemu, bisa-bisa membuat semangat relawan dan saksi yang kawal suara menjadi lemah,&quot; kata Ray, Senin (19/2/2024).

BACA JUGA:
Respons Pertemuan Jokowi-Surya Paloh, Hasto Ingatkan Pemilu Belum Selesai

Dia berpandangan, terlepas siapa pihak yang menginisasi, pertemuan ini dianggap terlalu terburu-buru dan cepat.

BACA JUGA:
Panggil Surya Paloh ke Istana, Jokowi Diduga Ajak Nasdem Terima Hasil Pemilu 2024

Ironisnya, pertemuan dilaksanakan bersamaan dengan banyak pihak, khususnya relawan dan saksi paslon 01 yang diusung Partai Nasdem masih berjibaku di lapangan untuk pelaksanaan Pemilu 2024 bisa berlangsung dengan baik, jujur dan adil.
&quot;Maka pertemuan itu, serasa mengaburkan semangat yang dimaksudkan tadi. Karena ya belum apa-apa istilahnya dua tokoh besar ini sudah ketemu,&quot;pungkasnya.Diberitakan sebelumnya, Pihak Istana Kepresidenan mengungkap topik yang menjadi pembahasan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Surya Paloh yang dilakukan di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (18/2/2024) malam.





Kordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi silaturahmi diantara keduanya. Banyak agenda-agenda kebangsaan yang dibicarakan hingga soal berbagai tantangan global yang akan dihadapi ke depan.





&quot;Termasuk hal-hal yang terkait dinamika politik dan pemilu,&quot; kata Ari saat dikonfirmasi wartawan.

</content:encoded></item></channel></rss>
