<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anies: Hitung-Hitungan Suara di KPU Belum Selesai, Kita Tunggu!</title><description>Calon Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan mengatakan bahwa saat ini proses hitung-hitungan suara Pilpres 2024 di KPU belum selesai.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/19/337/2972517/anies-hitung-hitungan-suara-di-kpu-belum-selesai-kita-tunggu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/19/337/2972517/anies-hitung-hitungan-suara-di-kpu-belum-selesai-kita-tunggu"/><item><title>Anies: Hitung-Hitungan Suara di KPU Belum Selesai, Kita Tunggu!</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/19/337/2972517/anies-hitung-hitungan-suara-di-kpu-belum-selesai-kita-tunggu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/19/337/2972517/anies-hitung-hitungan-suara-di-kpu-belum-selesai-kita-tunggu</guid><pubDate>Senin 19 Februari 2024 22:19 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/19/337/2972517/anies-hitung-hitungan-suara-di-kpu-belum-selesai-kita-tunggu-EBTl6ejUfJ.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/19/337/2972517/anies-hitung-hitungan-suara-di-kpu-belum-selesai-kita-tunggu-EBTl6ejUfJ.JPG</image><title></title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp;- Calon Presiden (Capres) nomor urut 1, Anies Baswedan mengatakan bahwa saat ini proses hitung-hitungan suara Pilpres 2024 di KPU belum selesai. Oleh karena itu, Ia meminta agar untuk menunggu sampai selesai rekapitulasi.

&quot;Hitung-hitungan suara di KPU belum selesai. Penyelenggara pemilu itu KPU, yang menghitung suara itu KPU, yang mengumumkan hasil itu KPU. Jadi kita tunggu sampai KPU selesai menghitung,&quot; kata Anies dalam siaran laman TikTok yang diunggah di kanal Youtube pribadi dikutip, Senin (19/2/2024).

Anies menambahkan jika proses penghitungan selesai dan diumumkan secara resmi pemenangnya agar terus memastikan proses yang dilalui benar hingga akurat. Ia menyinggung soal tekanan hingga imbalan terhadap pemilih.


BACA JUGA:
Real Count KPU 71.75% Suara Masuk: Anies-Cak Imin 24.26%, Prabowo-Gibran 58.61%, Ganjar-Mahfud 17.14%


&quot;Nah kalau sudah selesai, diumumkan kita pastikan kalau prosesnya benar, akurat, sebelum ke TPS tanpa tekanan, tanpa imbalan sehingga orang memilih sesuai aspirasinya. Kemudian ketika penghitungan dijaga suara dengan baik. Nah sesudah itu harus diterima oleh semua,&quot; ujarnnya.

Lebih lanjut, Eks Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 itu menekankan jika hasilnya bermasalah perlu dilakukan koreksi agar tidak menjadi problematika ke depan.

&quot;Kalau ada yang bermasalah, nah disitu kita permasalahkan. Kalau ada masalah harus dikoreksi karena berpotensi menjadi problematika ke depannya,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp;- Calon Presiden (Capres) nomor urut 1, Anies Baswedan mengatakan bahwa saat ini proses hitung-hitungan suara Pilpres 2024 di KPU belum selesai. Oleh karena itu, Ia meminta agar untuk menunggu sampai selesai rekapitulasi.

&quot;Hitung-hitungan suara di KPU belum selesai. Penyelenggara pemilu itu KPU, yang menghitung suara itu KPU, yang mengumumkan hasil itu KPU. Jadi kita tunggu sampai KPU selesai menghitung,&quot; kata Anies dalam siaran laman TikTok yang diunggah di kanal Youtube pribadi dikutip, Senin (19/2/2024).

Anies menambahkan jika proses penghitungan selesai dan diumumkan secara resmi pemenangnya agar terus memastikan proses yang dilalui benar hingga akurat. Ia menyinggung soal tekanan hingga imbalan terhadap pemilih.


BACA JUGA:
Real Count KPU 71.75% Suara Masuk: Anies-Cak Imin 24.26%, Prabowo-Gibran 58.61%, Ganjar-Mahfud 17.14%


&quot;Nah kalau sudah selesai, diumumkan kita pastikan kalau prosesnya benar, akurat, sebelum ke TPS tanpa tekanan, tanpa imbalan sehingga orang memilih sesuai aspirasinya. Kemudian ketika penghitungan dijaga suara dengan baik. Nah sesudah itu harus diterima oleh semua,&quot; ujarnnya.

Lebih lanjut, Eks Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 itu menekankan jika hasilnya bermasalah perlu dilakukan koreksi agar tidak menjadi problematika ke depan.

&quot;Kalau ada yang bermasalah, nah disitu kita permasalahkan. Kalau ada masalah harus dikoreksi karena berpotensi menjadi problematika ke depannya,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
