<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>      Diguyur Hujan Deras, Dua Titik di Jalan Raya Cilebut Bogor Alami Longsor</title><description>Longsor memakan badan Jalan Raya Cilebut, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/19/338/2972341/diguyur-hujan-deras-dua-titik-di-jalan-raya-cilebut-bogor-alami-longsor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/19/338/2972341/diguyur-hujan-deras-dua-titik-di-jalan-raya-cilebut-bogor-alami-longsor"/><item><title>      Diguyur Hujan Deras, Dua Titik di Jalan Raya Cilebut Bogor Alami Longsor</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/19/338/2972341/diguyur-hujan-deras-dua-titik-di-jalan-raya-cilebut-bogor-alami-longsor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/19/338/2972341/diguyur-hujan-deras-dua-titik-di-jalan-raya-cilebut-bogor-alami-longsor</guid><pubDate>Senin 19 Februari 2024 15:36 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/19/338/2972341/diguyur-hujan-deras-dua-titik-di-jalan-raya-cilebut-bogor-alami-longsor-dIkJnWnG8T.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Longsor di Bogor (Foto: BPBD Kota Bogor)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/19/338/2972341/diguyur-hujan-deras-dua-titik-di-jalan-raya-cilebut-bogor-alami-longsor-dIkJnWnG8T.jpg</image><title>Longsor di Bogor (Foto: BPBD Kota Bogor)</title></images><description>


BOGOR - Longsor memakan badan Jalan Raya Cilebut, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Hal itu  disebabkan intensitas hujan dan luapan aliran kali.
&quot;Dikarenakan hujan deras dengan intensitas tinggi dan meluapnya aliran Kali Pakancilan sehingga mengakibatkan terkikisnya TPT (Tembok Penahan Tanah),&quot; kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M. Adam, Senin (19/2/2024).
Adapun longsor tersebut terjadi pada Minggu 18 Februari 2024 malam. Terdapat dua titik longsor yakni titik pertama lebar 8 meter, tinggi 20 meter dan titik kedua lebar 6 meter dan tinggi 20 meter.

BACA JUGA:
Longsor hingga Pohon Tumbang, 9 Bencana Melanda Kota Bogor Hari Ini Tewaskan 2 Orang

&quot;Saat ini longsoran sudah ditutup terpal dan sudah diberi garis rambu-rambu atau pengaman,&quot; jelasnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Tetapi, diperlukan adanya penanganan dari pihak terkait agar longsor tidak meluas memakan jalan.

BACA JUGA:
Longsor di Bogor, Total 4 Orang Tertimbun dan 2 Meninggal Dunia

&quot;Dibutuhkan penanganan lebih lanjut dari dinas terkait dikhawatirkan jika Kali Pakancilan meluap kembali akan memperluas longsoran,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>


BOGOR - Longsor memakan badan Jalan Raya Cilebut, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Hal itu  disebabkan intensitas hujan dan luapan aliran kali.
&quot;Dikarenakan hujan deras dengan intensitas tinggi dan meluapnya aliran Kali Pakancilan sehingga mengakibatkan terkikisnya TPT (Tembok Penahan Tanah),&quot; kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M. Adam, Senin (19/2/2024).
Adapun longsor tersebut terjadi pada Minggu 18 Februari 2024 malam. Terdapat dua titik longsor yakni titik pertama lebar 8 meter, tinggi 20 meter dan titik kedua lebar 6 meter dan tinggi 20 meter.

BACA JUGA:
Longsor hingga Pohon Tumbang, 9 Bencana Melanda Kota Bogor Hari Ini Tewaskan 2 Orang

&quot;Saat ini longsoran sudah ditutup terpal dan sudah diberi garis rambu-rambu atau pengaman,&quot; jelasnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Tetapi, diperlukan adanya penanganan dari pihak terkait agar longsor tidak meluas memakan jalan.

BACA JUGA:
Longsor di Bogor, Total 4 Orang Tertimbun dan 2 Meninggal Dunia

&quot;Dibutuhkan penanganan lebih lanjut dari dinas terkait dikhawatirkan jika Kali Pakancilan meluap kembali akan memperluas longsoran,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
