<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inilah Sosok Jenderal Kapolri Pemilik Brevet TNI Terbanyak</title><description>Brevet para dasar TNI AD merupakan lencana yang diberikan kepada anggota TNI AD yang telah lulus Pendidikan dasar (diksar) Para TNI AD.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/20/337/2972557/inilah-sosok-jenderal-kapolri-pemilik-brevet-tni-terbanyak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/02/20/337/2972557/inilah-sosok-jenderal-kapolri-pemilik-brevet-tni-terbanyak"/><item><title>Inilah Sosok Jenderal Kapolri Pemilik Brevet TNI Terbanyak</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/02/20/337/2972557/inilah-sosok-jenderal-kapolri-pemilik-brevet-tni-terbanyak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/02/20/337/2972557/inilah-sosok-jenderal-kapolri-pemilik-brevet-tni-terbanyak</guid><pubDate>Selasa 20 Februari 2024 06:28 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/02/20/337/2972557/inilah-sosok-jenderal-kapolri-pemilik-brevet-tni-terbanyak-SyFyV8y1ZW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi sosok Jenderal Kapolri ( Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/02/20/337/2972557/inilah-sosok-jenderal-kapolri-pemilik-brevet-tni-terbanyak-SyFyV8y1ZW.jpg</image><title>Ilustrasi sosok Jenderal Kapolri ( Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Inilah sosok Jenderal Kapolri pemilik Brevet TNI terbanyak yang jarang orang ketahui. Adapun  Brevet para dasar TNI AD merupakan lencana yang diberikan kepada anggota yang telah lulus Pendidikan dasar (diksar) tentara.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
TNI Kirim Logistik untuk Warga Yahukimo Usai Insiden Penembakan Wings Air

Pendidikan tersebut dilangsungkan selama 2 minggu yang dibagi dalam 2 tahap, yaitu ground training dan penerjunan. Lantas siapakah sosok yang memiliki banyak Brevet TNI?
Ternyata inilah  sosok Jenderal Kapolri pemilik Brevet TNI yakni Jenderal TNI Djoko Santoso. Dia osok pemilik 48 Brevet terbanyak sepanjang sejarah Indonesia. Adapun, Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso yang menjabat sebagai Panglima TNI pada 2007-2010 adalah jenderal bintang 4 lulusan penerima Adhi Makayasa Akmil 1975.
Beberapa brevet yang dimiliki Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso antara lain Brevet Penerbang Helikopter, Brevet Sniper, Brevet Airborne, Brevet Scuba Diving, Brevet Freefall, Brevet Counter-Terrorism, dan banyak lagi.

BACA JUGA:
Kisah Bung Hatta Bikin Kebijakan yang Buat Prajurit TNI Ketar-Ketir

Sebagai informasi, Djoko Santoso memiliki karier cukup moncer. Diangkat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi Kepala Staf TNI AD (KSAD) pada 18 Februari 2005.
Lulusan Akmil 1975 itu mengalahkan dua pesaingnya, Letjen Djaja Soeparman dan Letjen Hadi Waluyo, yang merupakan seniornya dari angkatan 1972.

Saat menjadi KSAD, Djoko Santoso melakukan pembenahan internal di tubuh TNI AD, salah satu gebrakan yang dilakukannya adalah penggeledahan rumah Wakil Asisten Kepala Staf TNI Angkatan Darat Bidang Logistik (Waaslog KSAD), Brigjen Koesmayadi. Saat pemeriksaan oleh POM TNI AD, ditemukan ratusan senapan, pistol dan puluhan ribu peluru.
Selang beberapa tahun, Presiden SBY pun mendampuknya sebagai Panglima TNI menggantikan Marsekal TNI Djoko Suyanto yang memasuki masa pensiun pada 2008.
Setelah akhir masa jabatannya sebagai Panglima TNI, Djoko Santoso digadang-gadang maju menjadi calon presiden 2014-2019. Namun dia menyatakan dukungannya kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto - Hatta Rajasa.
Dia pun mendirikan Djoko Santoso Center 328 yang merupakan gabungan puluhan organisasi kemasyarakatan kebangsaan, keagamaan, pemuda, kedaerahan dan berbagai kelompok organisasi profesi.
Kesetian pada Prabowo Subianto pun dia tunjukan kembali pada pilpres 2019-2024, bahkan pada 2019, dia didapuk oleh Ketua Umum Partai Gerindra tersebut sebagai Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo &amp;ndash; Sandiaga. Hingga tutup usia, Djoko Santoso menjabat sebagai salah satu anggota Dewan Pembina Partai Gerindra.
</description><content:encoded>JAKARTA - Inilah sosok Jenderal Kapolri pemilik Brevet TNI terbanyak yang jarang orang ketahui. Adapun  Brevet para dasar TNI AD merupakan lencana yang diberikan kepada anggota yang telah lulus Pendidikan dasar (diksar) tentara.&amp;nbsp;

BACA JUGA:
TNI Kirim Logistik untuk Warga Yahukimo Usai Insiden Penembakan Wings Air

Pendidikan tersebut dilangsungkan selama 2 minggu yang dibagi dalam 2 tahap, yaitu ground training dan penerjunan. Lantas siapakah sosok yang memiliki banyak Brevet TNI?
Ternyata inilah  sosok Jenderal Kapolri pemilik Brevet TNI yakni Jenderal TNI Djoko Santoso. Dia osok pemilik 48 Brevet terbanyak sepanjang sejarah Indonesia. Adapun, Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso yang menjabat sebagai Panglima TNI pada 2007-2010 adalah jenderal bintang 4 lulusan penerima Adhi Makayasa Akmil 1975.
Beberapa brevet yang dimiliki Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso antara lain Brevet Penerbang Helikopter, Brevet Sniper, Brevet Airborne, Brevet Scuba Diving, Brevet Freefall, Brevet Counter-Terrorism, dan banyak lagi.

BACA JUGA:
Kisah Bung Hatta Bikin Kebijakan yang Buat Prajurit TNI Ketar-Ketir

Sebagai informasi, Djoko Santoso memiliki karier cukup moncer. Diangkat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi Kepala Staf TNI AD (KSAD) pada 18 Februari 2005.
Lulusan Akmil 1975 itu mengalahkan dua pesaingnya, Letjen Djaja Soeparman dan Letjen Hadi Waluyo, yang merupakan seniornya dari angkatan 1972.

Saat menjadi KSAD, Djoko Santoso melakukan pembenahan internal di tubuh TNI AD, salah satu gebrakan yang dilakukannya adalah penggeledahan rumah Wakil Asisten Kepala Staf TNI Angkatan Darat Bidang Logistik (Waaslog KSAD), Brigjen Koesmayadi. Saat pemeriksaan oleh POM TNI AD, ditemukan ratusan senapan, pistol dan puluhan ribu peluru.
Selang beberapa tahun, Presiden SBY pun mendampuknya sebagai Panglima TNI menggantikan Marsekal TNI Djoko Suyanto yang memasuki masa pensiun pada 2008.
Setelah akhir masa jabatannya sebagai Panglima TNI, Djoko Santoso digadang-gadang maju menjadi calon presiden 2014-2019. Namun dia menyatakan dukungannya kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto - Hatta Rajasa.
Dia pun mendirikan Djoko Santoso Center 328 yang merupakan gabungan puluhan organisasi kemasyarakatan kebangsaan, keagamaan, pemuda, kedaerahan dan berbagai kelompok organisasi profesi.
Kesetian pada Prabowo Subianto pun dia tunjukan kembali pada pilpres 2019-2024, bahkan pada 2019, dia didapuk oleh Ketua Umum Partai Gerindra tersebut sebagai Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo &amp;ndash; Sandiaga. Hingga tutup usia, Djoko Santoso menjabat sebagai salah satu anggota Dewan Pembina Partai Gerindra.
</content:encoded></item></channel></rss>
